
Bibi Ahnjung yang melihat Hyuna tiba-tiba terdiam, ia pun segera menyadarkan Hyuna. Bibi Ahnjung memegang telapak tangan Hyuna yang membuat Hyuna tersadar.
"Nona, apakah nona baik-baik saja?? mengapa nona tiba-tiba terdiam?? apa ada yang sakit??"tanya Bibi Ahnjung khawatir.
"Emmm, tidak. aku tidak apa-apa, oh iya emm sudah berapa lama Bibi tinggal disini??"
"Mengapa nona menanyakan itu?? bukan kah Bibi pernah cerita tentang hal itu pada nona?? Bibi' bekerja disini sudah lama, jauh sebelum tuan Dong Jae menikahi mendiang ibu nona"
"Bagus, kalau begitu aku bisa menggunakan wanita ini untuk mendapatkan informasi tentang dunia ini dan juga tentang Hyuna. kelihatan nya wanita ini berada di pihakku dan bisa di percaya, baguslah kalau begitu"batin Hanna senang karena sudah menemukan orang yang bisa di percayai.
Bibi Ahnjung yang lagi-lagi melihat Hyuna terdiam sempat berfikir apakah benar nonanya hilang ingatan akibat tenggelam di air. "Apakah tenggelam dapat membuat orang Amnesia?? tapi nona bilang tadi kalau kepalanya sempat terbentur benda keras saat di dalam air, mungkin saja karena benturan itu nona menjadi Amnesia. malang sekali nasibnya"batin Bibi Ahnjung sendu.
"Emm, Bibi bisa kembali sekarang karena aku mau istirahat"ucap Hyuna tiba-tiba.
"Tapi.. benar nona tidak apa?? dan apa nona tidak lapar?? mau bibi buatkan makanan??"tanya Bibi' Ahnjung.
"Tidak, aku ingin tidur dan istirahat. bawakan aku makanan besok saja"jawab Hyuna dingin.
"Baiklah, kalau begitu Bibi pamit yah nona. kalau nona butuh apa-apa, panggil saja bibi. kamar bibi bersebelahan dengan kamar nona ini"ucap Bibi Ahnjung.
Hyuna tak menjawab, ia hanya menganggukkan kepalanya pertanda iya. Bibi Ahnjung pun berdiri dan melangkah pergi. setelah bibi Ahnjung pergi, Hyuna mencoba untuk berbaring kembali namun ia merasakan sakit di sekujur tubuh nya.
"Ba bagaimana bisa tubuh ini penuh lebam?? apakah Hyuna selalu di siksa?? dan ini... (melihat pundak nya yang terdapat luka yang masih basah) Awww... Ssttt " gumam Hyuna dan seketika Hyuna merasakan sakit yang tak tertahankan di kepalanya.
Terlihat jelas bagaimana Hyuna menangis saat di pukuli, menjerit saat di cambuk, merintih saat dirinya merasakan lapar. tidak ada yang menolongnya, bahkan Bibi Ahnjung pun ikut di hukum saat mencoba menolong Hyuna dan memberikan makanan kepada Hyuna.
Terlihat jelas malam-malam penuh air mata yang di lalui oleh Hyuna, bukan hanya keluarganya, bahkan tunangan nya pun tak menganggapnya. tunangan nya malah diam-diam menjalin hubungan dengan saudari tirinya tanpa memperdulikan perasaan Hyuna.
Hyuna yang bodoh dan polos malah mencintai orang yang salah. Hyuna tergila-gila pada lelaki berengsek yang tak pernah mencintainya. namun begitu, Hyuna masih mencintai tunangan nya meski dirinya tak pernah sekalipun di anggap ada oleh tunangan nya.
"Ahh... kepalaku sakit sekali. bayangan apa tadi itu?? apa itu ingatan Hyuna?? jika benar iya, sungguh malang sekali nasibnya. tapi... bukan kah Hyuna sudah pergi, lalu kenapa ingatan nya masih ada dalam tubuh ini??" gumam Hanna yang berada dalam tubuh Hyuna.
"Jika di pikir-pikir, baguslah jika ingatan Hyuna masih tertinggal. dengan begitu aku bisa mengetahui tentang dunia ini dan belajar tentang kehidupan sekarang melalui ingatan Hyuna"
Hanna yang bearada dalam tubuh Hyuna sejenak tersenyum senang karena ia legah, ia takkan kesulitan kedepannya karena ia memiliki ingatan Hyuna sang pemilik tubuh. namun sesaat senyum Hanna menghilang berganti kesedihan karena mengetahui bagaimana kehidupan Hyuna selama ini.
"Hyuna, karena kau sudah mengizinkanku menempati tubuhmu dan hidup sebagai diriku maka aku berjanji, aku akan membantumu mencari tau tentang kematian ibumu. aku berjanji juga akan melindungi kakekmu. jadi, kau bisa tenang di sana"batin Hanna sendu.
"Tapi Hyuna... aku masih bingung dengan apa yang kau katakan padaku. apa maksud dari sebuah harapan, Cinta sejati, dan takdir ?? kau bilang padaku aku adalah kau, dan kau adalah aku. terus apa itu sebuah harapan yang kuat?? dan juga tentang Takdir, takdirku adalah dia dan takdirnya adalah aku. apa maksudnya?? dia itu siapa??? ini benar-benar membuatku frustasi. lebih baik aku tidur, besok pagi baru aku kan mencoba mengobati luka-luka ini"
Hyuna memutuskan untu berbaring di kasur kerasnya dan mencoba memejamkan mata dan akhirnya tertidur pulas.
bersambung,,,