Because You Are My Destiny

Because You Are My Destiny
Bab 1



Di sebuah kamar yang kecil dan sempit, terbaring seorang gadis lemah yang telah tertidur selama dua hari akibat jatuh tenggelam di kolam. selama dua hari juga ia demam tinggi namun keluarganya tak ada yang mau membawanya kerumah sakit. bukan karena tak mampu, melainkan keluarganya tak mau merawat seorang sampah.


Park Hyuna, adalah putri dari Park Dong Jae sekaligus cucu dari Park Suonghun, seorang CEO LV.P Group. sebuah perusahaan ternama di kota Seoul. siapa yang tak kenal dengan keluarga Park ??, keluarga yang di hormati dan di segani karena ketenaran dan kesuksesan nya.


Hyuna merupakan Putri tertua di keluarga Park, Ibu Hyuna meninggal saat melahirkan nya, ayah nya pun menikah lagi. diam-diam sang ayah sudah menikah sirih dengan wanita lain saat ibu Hyuna masih hidup dan sudah memiliki anak dengan istri sirihnya. kini anak Dong Jae dengan istri sirihnya seumuran dengan Hyuna. ketika ibu Hyuna meninggal, barulah Dong Jae menikah secara resmi dengan Song Rae.


Setelah dua hari tak sadarkan diri, akhirnya Hyuna membuka matanya. "Ssst aww"ringis Hyuna sambil memegang kepalanya.


"Dimana ini??" gumam Hyuna sambil melihat kesekelilingnya.


KLEK, suara pintu terbuka.


"Non Hyuna???"ucap seorang wanita yang baru saja masuk.


GRABB, wanita itu tiba-tiba memeluk Hyuna. Hyuna yang tiba-tiba di peluk sangat terkejut dan melepaskan pelukan wanita itu kasar hingga wanita itu terjatuh kelantai.


"Siapa kau?? dan dimana ini?? lalu, mengapa kau memakai pakaian seperti itu??"tanya Hyuna dingin.


"Nona ini bibi, bibi Ahnjung. pelayan nona"jawab bibi Anhjung yang merupakan pelayan setia Hyuna.


"Pelayan?? nona?? aku tidak mengenalmu, katakan siapa kau sebenarnya?? apa kau mata-mata musuh??"tanya Hyuna dingin pada bibi Ahnjung.


"Nona Hyuna, apa yang terjadi padamu?? apakah ini efek dari demam selama 2 hari?? apakah nona baik-baik saja??"tanya bibi Ahnjung khawatir.


"Nona?? Hyuna?? Pelayan?? apa yang dia katakan?? aku adalah Nana, aku Goo Hanna, Jenderal kerajaan Cheon"batin Hanna yang tak sadar jika dirinya tengah melintasi waktu dan berada dalam tubuh seorang gadis bernama Hyuna.


"Tunggu dulu, kau, cepat katakan ini kerajaan apa?? apakah aku di sandera disini??"tanya Hanna yang berada dalam tubuh Hyuna dingin.


"Kerajaan?? Nona, kita sekarang berada di rumah nona, rumah keluarga Park"jawab bibi Ahnjung setengah bingung.


"Nona,,, nona tidak apa?? apa yang terjadi??"tanya bibi Ahnjung khawatir saat melihat Hyuna kesakitan.


Hanna yang merasa bibi Ahnjong berisik dan membuatnya semakin sakit kepala, ia pun membentak bibi Ahnjung dan menyuruhnya keluar.


"Keluar"perintah Hyuna pada bibi Ahnjung.


"Tapi nona.... nona sed.."


"AKU BILANG KELUAR" bentak Hyuna sambil menatap bibi Ahnjong penuh tekanan.


Bibi Ahnjung yang terkejut dengan teriakan Hyuna dan takut ketika mendapatkan tatapan penuh tekanan, ia pun memilih keluar.


setelah bibi Ahnjung keluar, Hyuna merasa agak lega karena tidak ada suara berisik yang membuat kepalanya semakin sakit.


Lagi-lagi Hyuna melihat bayangan-bayangan kehidupan seorang gadis. "Siall, bayangan-bayangan apa tadi?? siapa gadis itu??"umpat Hanna kesal.


Seketika Hanna melihat kearah tubuhnya, dilihatnya ia sedang memakai baju yang sama dengan wanita yang dia usir barusan.


" Baju ini... mengapa aku bisa memakai baju ini?? baju kerajaan mana ini?? dan tunggu, rambutku... mengapa rambutku berwarna hitam pekat?? bukan kah rambutku berwarna pirang??"tanya Hanna semakin tak mengerti dengan apa yang terjadi.


Seketika Hanna melihat sekelilingnya di lihatnya ada sebuah cermin kecil di atas nakas, ia pun pergi mengambil cermin itu dan melihat dirinya di cermin.


"Aaa aapa yang terjadi, wajah ini bukan aku"


bersambung...