
Pagi hari pun tiba,Zora sudah siap dengan seragam nya
Ia berjalan menuju meja makan dan memakan sarapan nya
Seluruh keluarga nya sudah pergi duluan
Mommy yang sedang ada urusan di butik nya, Daddy dan Varo yang sedang ada meeting serta Adrian dan Revan yang entah ada urusan apa
Sebenarnya mereka ingin menunggu Zora,namun Zora menolak karena ia baru bangun
Kalau mereka menunggu nya pasti mereka akan terlambat, dengan berat hati mereka pun mengiyakan nya
Setelah Zora selesai sarapan Zora pun pergi ke sekolah nya
__Became The Male Lead Is Friends__
Zora sudah sampai di sekolah,ia melirik jam yang melingkar di pergelangan tangan nya
Jam menunjukkan pukul 7.28 wib,berarti 2 menit lagi bel masuk berbunyi
Dengan segera ia berjalan cepat menuju kelas nya,saat sampai di kelas Zora langsung mendudukan diri nya di bangku nya
Ia bersyukur tidak melihat Alva,Zora berpikir mungkinkah Alva Bolos atau tidak masuk sekolah,jika benar semoga saja ia sering sering bolos agar hidup Zora di kelas lebih bebas dan Tenang
__Became The Male Lead Is Friends__
Bel istirahat berbunyi baru aja Zora hendak beranjak dari tempat duduk nya menuju perpustakaan
Ia melihat Alva bersedikap dada sambil bersandar di pinggir pintu,raut wajah nya pucat pasi melihat Alva di sana
"Eh Lo ngapain di situ Va?"tanya Zora
Alva menatap nya tajam, seketika Zora terheran apa salah nya
"Kenapa Lo bisa telat"tanya Alva dengan suara beratnya
Ingin rasa nya Zora menjatuhkan rahang nya mendengar Pertanyaan Alva
Jadi dia natap Zora tajam karena Zora telat
Memang nya dia ketua OSIS
Dan jangan bilang kalau Alva Bolos karena Zora terlambat
Sungguh Zora rasa nya ingin mencakar Wajah tampan Alva dengan kuku kuku panjang nya
Ia kesal seakan akan Alva itu adalah pengendali setiap ala yang di lakukan nya
Bahkan wajah Zora sudah memerah karena kesal dan marah
Kenapa juga Zora asli mau mau nya menurut
Hey ia ini Jessi bukan Zora yang mau mau nya menurut dengan Alva
Kalau itu menguntungkan nya dan tidak membahayakan nya ia akan menurut
Tapi kalau itu merugikan nya dan membahayakan nya maka ia akan memberontak
"Anu gue maksudnya aku kesiangan"jawab nya
Lelaki itu masih diam, kemudian berkata"mulai besok gue yang jemput Lo"kata nya tak ingin di bantah
Sontak Zora melotot dan protes,tapi sebelum ia berucap Alva memotong nya
"Atau Lo mau pindah aja ke mansion Maxime hm,biar sama gue aja"potong nya membuat Zora hanya bisa pasrah
Ia berpikir kenapa semua Male Lead itu seakan akan adalah pemerintah
Bayangkan saja sekali berucap tidak bisa di bantah aneh kan?
__Became The Male Lead Is Friends__
Zora duduk termenung di pinggir tempat tidur
Ia berusaha menahan keinginan gila nya saat menjadi Jessi kembali kambuh
Nafsu membunuh nya tiba tiba menyeruak karena hari ini begitu banyak menguras emosi
"Sistem tolongin gue gimana nih, gue lagi males nyari mangsa"Zora berucap panik dengan nafas terengah-engah karena menahan nafsu membunuh nya
**Ting!
"Sistem tidak tau tuan rumah,coba anda tenangkan diri dan jangan mengingat hal yang membuat anda emosi"jelas sistem tenang walaupun sebenarnya ia juga panik**
Zora mencoba menenangkan dirinya,ia mengatur nafas nya yang memburu sambil memejamkan mata nya
Setelah beberapa menit ia membuka mata nya,deru nafas nya sudah beraturan
Sistem menghela nafas lega saat tuan nya berhasil mengalah kan sisi lain dari diri nya yang haus akan darah
__Became The Male Lead Is Friends__