Arkan&haura

Arkan&haura
Surai yang wangi



beberapa saat kemudian.


jam menunjukkan pukul 12.00 dan itu adalah saat nya para siswa start hight menuju ke kantin sekolah ,tapi tidak untuk anak inti askercecinio mereka menuju lapangan basket dan tidak hanya beberapa anak inti yang ikut tetapi ketua dan wakilnya pun ikut pula dalam permainan bola basket,beberapa poin telah di cetak oleh Arkan dan sudah pasti kemenangan di dalam permainan akan ada di tangan Arkan ,saat Sean ingin mencetak poin tak sengaja di hempas oleh tangan Arkan dan lemparan bola tersebut mengenai Haura yang sedang berjalan dipinggir lapangan basket.


'brakk'suara seseorang yang terjatuh.


anak inti askercecinio pun tercengang karna yang jatuh adalah Haura sebab ia terkena lemparan bola dari lapangan oleh Arkan.


"aduh-duh sakit bangett,kepala gua sakit"ucap rintisan Haura ,Arkan pun melihat Haura yang sedang kesakitan, Elgrad yang melihat yah pun menyenggol lengan Arkan yang memberi isyarat agar Arkan membantu Haura pergi ke UKS,"eh Ar kasian tuh si Haura bantu lah dia pergi ke UKS lagian lu sih menghempas bola nya sampe sejauh itu trs kena anak perempuan lagi"ucap Sean dan Elgrad dan Arkan pun berjalan mendekati Haura yang sedang berusaha untuk berdiri.


"tck...sialan banget sih yang lempar bola"ucap Haura dengan marah,saat ia masih menundukkan kepalanya ia melihat tangan yang mengulurkan tangannya untuk membantu Haura berdiri,dan seketika Haura pun menengadah menatap tangan yang mengulurkan itu ,saat ia melihat ternyata tangan tersebut milik Arkan.


"gak usah gua bisa sendiri" ucap Haura ,Arkan yang mendengar perkataan Haura pun langsung meraih tangannya Haura dan mengendong nya ,lalu Arkan pun berdiri dan berjalan meninggalkan lapangan tersebut.


Haura yang digendong oleh Arkan ia pun merasa tak enak hati karna ia melihat disekelilingnya ia sudah di kelilingi oleh para perempuan yang memang fens nya askercecinio terutama mereka selalu mengidolakan sosok Arkan yang jarang dekat atau bisa di sebut tak pernah dekat dengan seorang perempuan tapi entah mengapa Arkan malah bisa dekat dengan sosok Haura yang nampaknya ia adalah siswi baru di sekolah start hight.


dan saat Arkan mengendong Haura ia merasa datang jantungnya berdetak kencang seperti tak biasanya dan tak sengaja pula surainya gadis itu menutupi pandangan nya,dan ia juga bisa mencium wangi mint dan stoberi yang terletak di surainya.


"eh bisa gak rambut lu,lu iket nutupin pandangan gua"ucap Arkan sembari berjalan,Haura pun sontak mengikat rambut nya menjadi ikat kuda,tiba tiba di saat Arkan dan Haura ingin menuju ruangan UKS ada banyak siswa start hight yang berlarian dari gerbang depan dan disitu pula yang membuat Haura dan Arkan menjadi bingung,dan Arkan pun menghentikan salah satu adik kelasnya yang sedang berlari.


"dek ada apa yah kenapa kalian pada berlarian"ucap Arkan dan Haura pun memukul pelan punggung Arkan yang ngeisyaratkan agar Arkan menurun kan nya "Arkan turunin gua"bisik Haura saat Arkan mendengar perkataan Haura ia tampak ragu untuk menurunkan Haura karna tadi kepalanya Haura terkena hempasan kencang dari Arkan.