AREGANIA

AREGANIA
BAB 7 (SIRKUIT)



...HELLO READERS...


...TANDAI JIKA ADA KESALAHAN...


...ATAU TYPO!!!...


..."HAPPY READING"...


Malam ini Sesuai rencana AREGROS akan ada balapan di sirkuit pribadi milik Regan,semua sudah siap dengan matang saat ini semua anggota dari kedua tim akan menyaksikan bagaimana ketua mereka saling beradu kecepatan,Regan dan Elang sudah siap di garis start dimana terdapat wanita cantik dengan pakaian sexy Tengah mengangkat bendera di tengah tengah mereka berdua,tepat saat bendera di kibarkan dengan cekatan Regan dan Elang menancap gas motor mereka.


Elang memimpin untuk saat ini dengan berada di urutan pertama,


"lo yakin bisa menang dari gua?"masih dengan fokusnya berada di jalan Elang bicara dengan smirk nya yang hanya di balas kekehan oleh Regan.


Finish sudah di depan mata dengan kecepatan penuh Regan melajukan motornya hingga mampu melewati Elang dan berakhir di garis finish.Regan di sambut dengan sorakan kemenangan dari teman teman nya .


"selamat broo gua bangga punya ketua kayak Lo"


"Lo paling best bro"


"selamat bro gaada yang bisa ngalahin Lo gua berani taruhan soal itu"


"gua yakin Lo menang dan itu kenyataan sekarang ,thank u bro Lo udah bikin AREGROS menang " ucapan selamat bertubi tubi dari anggota nya membuat si tampan tersenyum manis sekalii uhhh siapa yang tahan kalau di senyumin gitu, author nya pun melelehh cairr hehe.


Seusai itu Regan menghampiri Elang ,


"jadi gimana ?Lo siap akan menyerahkan lambang kebanggaan Lo itu ??"tanya Regan sinis yang mendapat tatapan tajam dari Elang.


"brengsek Lo" sarkas Elang


"sesuai perjanjian"dengan smirk khas nya Regan terlihat semakin tampak nihh huhh 😍


"anjing"umpat Elang


"seloww man "tenang Evan ikut menimpali


"Mana nihh jaket nyaa" timpal Deren


Dengan sangat terpaksa Elang melepaskan jaket kebanggaan nya kepada AREGROS dia tidak ingin di cap pengecut.


"thanks ya man "ucap Regan mengambil jaket itu


"Zii sesuai rencana"tambahnya lagi.


Di saksikan AREGROS dan anggota FIOS, Zio membakar jaket kebanggaan milik ketua FIOS, Elang dengan amarah menggebu menghampiri Zio dan melayangkan pukulan di rahang Zio,sontak hal itu membuat Regan dan anggota AREGROS lainya langsung berdiri dan menghampiri Elang.


"Anjing maksud Lo apa bangsat"emosi elang sudah tak terkontrol lagi.


"Lo kalah man,trima aja kalau Lo itu kalah" sangat santai sekali Zio berbicara seolah tidak terjadi apa apa,hal itu membuat geng Fios dengan di pimpin Elang menyerang AREGROS saat itu juga.


BRUK,,,


Pukulan itu di layangkan Elang pada Regan,sudah dari tadi rasanya Regan ingin menghajar balik Elang namun ia tahan,tapi sepertinya tidak berlaku untuk sekarang dan


BRUK ,,,


Pukulan balasan Regan tepat mengenai rahang Elang.


"gua udah nahan diri dari tadi tapi sepertinya ga lagi ,sini maju Lo anjing" triakan Regan mengema di tengah ramai nya aksi tawuran tersebut


BRUK ,,,


BRUK ,,,


BRUK ,,,


Suara pukulan hantaman terdengar nyaring di sana kegaduhan tidak bisa di halangi lagi.


Regan memukuli Elang dengan membabi buta,


"Lo bangsat" Elang yang tak mau kalah pun membalas pukulan Regan,


Koma?mungkin,,,,atau,,,,,mati?entah lah Regan tak peduli itu.


"bangsat setan loo"ucap Regan setelahnya atensi nya mengarah berbalik ke Elang yang di sana tengah mengusap darah di sudut bibir nya.


Tak banyak berfikir Regan juga menghajar Elang dengan sangat brutal Elang yang tidak siap pun terkejut ia tak bisa berbuat lebih selain berontak namun itu pun tidak membuat Regan berhenti menghajar nya.


Tepar, kata itu lah yang menggambarkan keadaan elang saat ini.


"Gan udah " Deren menarik lengan Regan namun ia tetap berontak.


"Bisa mati gan dia udah" ujarnya lagi,


Dengan nafas memburu Regan beranjak seraya memegangi kepala nya yang berdenyut hebat,hal itu membuat anak anak AREGROS membopong tubuh nya dan membawa nya ke rumah sakit.


Malam semakin larut kini Ania dan Celin yang berada di cafe dekat mall itu beranjak untuk pulang tapi Ania masih ingin membeli martabak telur di dekat pasar yang berada tak jauh dari cafe ini.


"Celine yukk Anter aku beli martabak dulu yukk" ucap Ania yang mengimut imutkan nada bicaranya berharap Celine luluh padanya.


"Biasa aja kali mukanya gausah di imut imutin jijik anjir"kata Celine dengan kekehan.


"Maksud Lo bilang gua jijik apa njirr?"sarkas Ania tak terima.


"iya iya ga lagi,tapi gausah di imut imutin lain Kali gua gasuka hehe"bals Celine seraya memasukan stik kentang miliknya.


"hmm iya udah ayok laper nih" timpal Ania cepat.


"ck,giliran makan aja nomor 1 hehh"celine geleng geleng kepala melihat tingkah Ania itu.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 menit mereka telah sampai di depan pasar tepat nya penjual martabak telur di samping mini market,Celine berjalan mendahului Ania menuju penjual martabak.


"Misi pak mau martabak telur special 2 ya"ucap Celine pada penjual.


"di tunggu neng"sahut bapak penjual.


"Celine,gua ke mini market bentar ya mau beli cemilan"kata Ania yang langsung pergi,Lagi lagi Celine di buat geleng geleng kepala oleh Ania giliran makanan aja gamau ketingalan pikirnya.


Ania memasuki mini market dan mengambil makanan juga barang barang kebutuhan nya yang sudah abis tetapi,


BRUK,,,


Tubuhnya tak sengaja bertabarakan dengan tubuh seorang pria yang wajah yang sudah babak belur,Ania menduga ia habis tawuran.


"sory ga sengaja "kata pria itu.


"Kamu kan yang di sekolah waktu itu kan ?yang nanyain hubungan aku sama siapa yang kamu sebut lupa aku" ujar Ania


"Regan" kata pria itu yang di angguki antusias oleh Ania.


"udah ah gua mau ke kasir dulu"lanjut pria itu meninggal kan Ania yang benggong dari tadi,tak mau ambil pusing Ania juga segera pergi ke kasir dan keluar menemui Celine .


"Celine udah toh beli martabak nya tadi?" Tanya Ania.


"Udah nih "kata celine mengangkat martabak yang di belinya tadi.


"ah okeyy" Ania berjalan masuk ke dalam mobil,


Jalanan Jakarta saat itu sudah sepi karna hari sudah larut,jam menunjukan pukul 22.20,mobil Celine sudah berada di depan rumah Ania.


"Thank u ya Celine udah mau anterin beli martabak"dengan menampilkan gigi putihnya Ania berkata demikian.


"Iyaa udah ya aku balik dulu babay Ania,"balas Celine.


"babay,hati hati Celine pulangnya" kata Ania.


"okeyyyy"mobil Celine melaju meninggalkan rumah Ania.


..."TO BE CONTINUED"...