AREGANIA

AREGANIA
BAB 2 (PERTEMUAN)



..."HELLO READERS"...


...TANDAI JIKA ADA KESALAHAN...


...ATAU TYPO!!!...


..."HAPPY READING"...


Hari menunjukan pukul 20.00 WIB,


Ania gadis itu bersiap akan pergi ke supermarket untuk membeli cemilan yang biasa menjadi temanya saat sedang menonton drakor atau mengerjakan tugas.


"Hay Dad, baru pulang kah?" Ania mengucapkan lalu mencium tangan Ayah nya.


"Ya little princess,bagaimana dengan sekolah mu hari ini ?" Sungguh seorang Ayah yang idaman bagi semua anak perempuan bukan?


"semua biasa saja dad,hanya saja aku sudah memiliki teman ya katakan 11,12 sama Ania" Jawab Ania mengambil buah apel di meja makan yang berada di depan nya.


"apa kau akan pergi?"tanya ayah Ania.


"iya dad hanya ke supermarket sebentar semua keperluan Ania sudah habis jadi Ania akan pergi ke supermarket untuk itu"seru Ania.


"baiklah hati hati dan segera kembali hmm"


"okey dad,see you"Anin mengambil kunci mobil nya dan keluar menuju supermarket.


Disisi lain Regan sedang bersiap menuju markas,biasa lah kemana lagi dia akan pergi jika bukan ke markas rumah kedua setelah mansion nya,Ia akan mampir ke supermarket dekat markas nya untuk membeli rokok dan beberapa minuman untuk Anggota nya.Jalanan malam cukup ramai menambah kesan ibu kota Jakarta.


Ania telah sampai di depan supermarket,setelah memarkir kan mobil nya ia melengang masuk ke dalam dan mengambil keperluan yang ia butuhkan lalu pergi ke kasir untuk membayar barang barang yang sudah dia ambil.


"semua totalnya 450 ribu kak"ujar mbak kasir pada Ania,


"baik ini uang nya"balas Ania,


"Trimakasih kak uang nya pas ya"setelah itu Ania mengambil beberapa tas kresek yang di gunakan membungkus barang nya itu.


Ania berjalan keluar supermarket sambil menenteng tas kresek tersebut namun pandangan nya fokus pada handpone nya sehingga membuat ia menabrak punggung orang yang sedang bertelfonan di depan nya.


BRUK,,


"OWSHH,,,,,,,"


"Sory aku ga sengaja ya maaf"


Ucap Ania yang sedang memunguti barang belanjaan nya.


"Ckk,,,,punya mata ga sih Lo?"Orang itu  berdecak kesal.Ania yang sudah selesai membereskan barang barang nya itu berdiri mendongak menatap pria yang tinggi nya jauh di atas Ania.


"loo?yang tadi teriak teriak di lampu merah kan?!"tunjuk nya pada Ania.


"Oh lo Orang Conge itu ya?!" Ania memandang sinis pada Orang itu,


"Apa kata Lo ??Gua Conge??elo tu yang bego anjir,Lo belum tau gua ya ??Kenalin gua AREGAN EXYLEON KETUA GENG AREGROS!!"Ujar Regan sedikit meninggi menekan kata Ketua geng AREGROS di sebelah telinga Ania,Sumpah demi apapun baru pertama kali ini ada orang yang berani menatap seorang KETUA AREGROS se intens itu


"Gausah teriak gua ga Conge!!!"kesal Ania yang mendapat tatapan tajam dari Regan.


"Minggir gua mau lewat"Lanjut Ania melangkah menabrak lengan kiri Regan.Namun baru beberapa langkah tangan nya di cekal oleh Regan,Ania memutar tubuh nya wajah nya menghadap laki-laki itu,


"Apa lagi?"


"Lo gaakan bebas dari gua"Peringat Regan menatap lekat manik coklat milik Ania,tatapan mereka terkunci beberapa saat.


DEG DEG DEG DEG.


Jantung Ania berdetak tak karuan,


Ania mencoba tetap tenang lalu sesegera mungkin memutuskan tatapan nya terhadap pria tampan di depan nya itu.


Jantung Regan juga tak jauh berbeda,Setelah 3 Tahun tak merasakan jantungnya berdegup kencang hanya karna Seorang Gadis.


Sebab kejadian 3 Tahun silam yang membuat hati Regan tertutup untuk wanita manapun,dimana ia di tipu habis habisan Oleh satu satu wanita yang sangat di cintainya hingga membuat suatu tragedi yang menghilangkan nyawa kakek Regan.


tragedi itu masih membekas di pikiran Regan, sanggat.


"Ngelamun Lo?lepasin tangan gua,gua mau pulang udah malem juga gara gara Lo nih"Sadar dengan apa yang ia lakukan ia segera melepaskan tangan Ania yang ia cekal,dan berlalu begitu saja meningal kan Ania yang menatap heran punggung tegap itu.


"aneh"gumam Ania dalam hati,namun ia tak memperdulikan hal itu segera ia masuk kedalam mobil dan mengendarai mobilnya pulang ke rumah.




"Dadyyy Ania pulang"teriakan Ania membuat Aero yang baru datang memekik menutup telinga nya.



"kuping gue astaga ANIA" tekan Aero kesal sanggat sanggat kesal dengan Terikan Ania,"Disini gaada yang Conge"lanjutnya mengeram tertahan.



"apasi lo marah marah mulu kerjaan nya"Dengan santai nya Ania berjalan menuju sofa dimana Ayah dan bunda nya duduk dengan santai nya.



"dad besok Ania mau bawa mobil sendiri"kata Ania yang duduk di sebelah Ayah nya dengan memeluk lengan sang ayah.




"Ayah mengejek Ania?Ania sudah dewasa ayahh"rengek Ania yang membuat sang ayah mencubit pipinya gemas.



"baiklah baiklah"putus sang ayah yang membuat Ania tersenyum senang.



Di tempat yang berbeda kini Regan dan kawan kawan sedang menikmati keindahan ibu kota di malam hari dari rotpoff markas nya yang memang sengaja didirikan di tengah tengah kota.



"Lo udah tau rencana Fios yang akan menyerang kita kan?"Tanya Vio pada Regan,



"hmm gua udah tau"Dengan pandangan yang mengarah ke lurus kedepan memperhatikan gedung gedung yang menjulang tinggi Regan menjawab dengan santai nya.



"lalu rencana Lo selanjutnya??"lanjut Vio,Regan menatap dalam mata vio,



"gua nunggu mereka yang datang pada kita,karna gua masih punya harga diri untuk tidak main licik"inilah Regan,dengan pemikiran yang luas dan tidak gegabah hal yang membuat nya di angkat menjadi ketua geng AREGROS,Walau terkenal brutal dan dia sering di cap berandal karna yang orang tau dia suka membuat onar dan suka berantem itu yang orang tau,mereka tidak mengetahui sisi bijak dari seorang ketua AREGROS ini.



"ini yang gua suka dari Lo bro" tidak,bukan Vio tapi Deren yang berbicara,


"Lo memang pemimpin kita yang terbaik Gan"sambung nya.



"gua boleh curhat kan ya??yaudah nih gua curhat ya,Lo tau ga stella adkel itu loh,pelet gua kuat banget ya sampai dia nempel Mulu ke gua dari kelas 10 loh,jujur risih sih gua kapan dia behenti ganggu gua ck" ujar Deren,



"jangan sampai Lo kasarin dia,nyesel tau rasa Lo"


"Dia adik sepupu gua kalau Lo lupa" balas Dion dengan raut datar nya,mengapa Dion bisa tau semuanya? karna Stella sering bercerita padanya tentang hubungan dia dengan Daren,Sepupu Dion berarti masih saudara Regan bukan.



"iya tau gua juga ga pikun"sarkas Deren.



"Lo ngapain anjir ketawa ketawa kayak orang gila kesasar"Evan yang sejak tadi memperhatikan Vio itu bicara juga karna melihat tingkah laku Sahabat nya itu,



"Lo ngapain tuyul??kayak orang bucin aja"Regan yang hanya menyimak dari tadi juga ikut menimpali pembicaraan itu.



"eh dia beneran bucin Lo woyy"Kini giliran Deren yang berbicara,


"Lo pasti lagi chat an sama anu ya??"sambung Deren Menaik turunkan alis nya sambil menatap Vio,


"apaan sih Lo orang gua lagi lihat history aja kok"Vio yang masih menahan senyum itu mencoba menetral kan dirinya.



"anu anu siapa bang??anak baru itu kah??"bukan lagi inti geng AREGROS yang berbicara namun Anggota AREGROS yang lain juga ikut berbicara,


"bukan,itu loh yang anak kelas 12 MIPA EM-"Belum selesai Deren bicara mulutnya sudah di tutup oleh telapak tangan Vio,


" DIEM" Ujar Vio memekik tertahan,


"sesak bodoh tolol Lo kalau gua mati masuk penjara Lo"Deren yang kesal dengan Vio lantaran susah bernafas karna bekapan tangan Vio itu mengumpati nya.



                 "TO BE CONTINUED"


   


            MAMPIR KE IG AKU YUK🥰



                        IG : ll\_ajng



                                 🥰