Allesyia Master of Pretending

Allesyia Master of Pretending
Bunda mah gitu



lesy telah berada dirumah,dia baru saja pulang sekolah dengan wajah nya yang kusut tampak kelelahan.


"Bundaaa lesy pulang" ucap lesy tampak lesu.


"bunda disini lesy jadi jangan teriak-teriak,sakit telinga bunda dengernya!!" jawab bunda lesy yang duduk disofa sambil menonton tv.


"hehe...maaf bunda" ucap lesy nyengir kuda,dan langsung duduk dipinggir bundanya dan sedikit menundukkan kepalanya.


Melihat wajah lesy yang tampak lesu,Bunda lesy memikirkan hal jahil untuk anak nya itu.


"muka mu jelek lesy" kata bunda lesy yang tampak menahan tawa nya.


"Apaa!!" lesy langsung mengangkat kepalanya dan menatap lekat bundanya itu.


"muka mu jelek kalau manyun gitu" jawab bunda lesy enteng.


"bunda yang bener aja kalau ngomong" ucap lesy dengan bibirnya yang manyun tak terima dibilang jelek oleh bunda nya.


Bunda lesy yang melihat ekspresi anaknya itu tampak tak bisa lagi menahan tawanya dan langsung tertawa terbahak-bahak.


"hahahaha...... ekspresi mu lucu lesy, bunda cuman bercanda dan malah kamu anggap serius" kata bunda lesy yang masih tertawa itu.


"ish bunda mah nyebelin" lesy melipat tangan nya di dada dan membuang muka.


Bunda lesy menghentikan tawanya dan langsung menarik lesy kedalam pelukannya.


"bunda hanya bercanda lesy....kamu adalah anak yang paling cantik menurut bunda" kata bunda lesy tersenyum tipis.


mendengar hal itu lesy lantas tersenyum lebar menoleh ke bundanya itu


"beneran bunda" kata lesy masih dalam senyum nya yang lebar.


"iya sayang" jawab lesy yang gemas melihat tingkah anak nya itu dan langsung mencubit pipi anak nya itu.


"sakit bundaa" ucap lesy kesakitan.


"haha...maaf lesy, kamu terlalu lucu" kata bunda lesy langsung melepaskan tangan dan pelukan nya.


lesy tidak bisa marah dengan bunda nya itu, bagaimanapun dia tetap bunda nya dan dia beruntung mendapatkan orang tua yang sebaik bunda nya itu' pikir lesy


"gapapa kok bunda,aku sayang banget sama bunda" ucap lesy tulus dan langsung memeluk bunda nya.


"bunda juga sayang banget sama kamu" jawab bunda lesy dan membalas pelukan anak nya itu.


Sungguh sangat indah bukan hubungan antara lesy dan bundanya.


***


Malam sudah tiba.


Tampak dua orang yang sedang menikmati makan malam sedang berbincang bincang dan sedikit bercanda.


lesy yang sedang menikmati makan malam nya tiba-tiba meletakkan sendok nya.


"kenapa lesy?" tanya bunda lesy yang tampak bingung dengan anak nya yang tiba-tiba meletakkan sendok nya.


"bunda ada lihat buku lesy gak?" tanya lesy kepada bundanya.


"buku yang mana?" jawab bunda lesy mengernyit kan dahinya.


"buku yang tadi lesy letakkan di atas meja dekat sofa" kata lesy tampak khawatir.


"bukan nya tadi kamu udah menaruh nya dikamarmu" kata bunda lesy.


"buku itu tadi lesy pisah sama tas lesy, karena tas lesy berat banget jadi buku itu lesy pegang aja" jawab lesy dengan wajah polosnya


"aduh lesy.....makanya pulang sekolah itu langsung rapiin dulu barang-barang sekolahmu....kan gini jadi nya kalau kamu milih duduk dan istirahat dulu" kata bunda lesy mengomel kepada nya.


"iya-iya maaf lesy udah ceroboh bunda" jawab lesy menunduk merasa bersalah.


"huh.....lain kali jangan begitu lagi" kata bunda lesy tampak menahan amarahnya. mendengar itu lesy langsung mengangkat kepalanya karena bundanya ternyata tidak marah kepadanya.


"iya bunda" ucap lesy dengan senyuman tipis dan langsung berdiri melangkah kan kaki berniat mencari bukunya.


Melihat itu bunda lesy langsung mencegah nya karena dia belum menyelesaikan makan malam nya


"eh mau kemana kamu?" tanya bunda lesy menatap tajam.


"nanti saja, selesai kan dulu makan malam nya baru pergi mencari buku mu itu" kata bunda lesy.


lesy masih berdiri menatap bunda nya itu, malam ini dia beruntung karena bunda nya tidak memarahi nya karena kecerobohan nya.


"kenapa masih berdiri disitu, cepat makan!!" kata bunda lesy sedikit meninggikan suaranya karena anak nya sedari tadi hanya berdiri menatap nya saja.


"e-eh iya bunda" jawab lesy terkejut karena bunda nya sedikit meninggikan suara nya.


20 menit telah berlalu, sekarang mereka telah menyelesaikan acara makan malam dan telah merapikan meja makan mereka.


Lesy yang tampak begitu lelah dan mengantuk malah melupakan kalau dia Ingin mencari buku nya yang entah berada dimana.


"aku ke kamar dulu bunda" ucap lesy sempoyongan.


"eh-eh anak ini malah lupa segala, cari buku mu dulu sana" jawab bunda lesy yang melihat anak nya berjalan menaiki tangga menuju kemar nya.


"iyaa aku hampir lupa....untung saja bunda ngeingetin aku" kata lesy yang tiba-tiba rasa kantuk dan lelahnya telah menghilang.


"bukan hampir lupa, tapi emang pelupa!!" ucap bunda lesy penuh penekanan.


"ih bunda mah gitu" kata lesy tidak terima bunda nya mengatakan kalau dia pelupa.


"udah-udah jangan banyak drama, sana pergi cari buku mu dan setelah itu langsung istirahat ingat cari buku mu dulu!, bunda juga mau langsung ke kamar mau istirahat , dan satu lagi...." kata bunda lesy menghentikan kalimatnya.


"apa bundaa, jangan bikin lesy penasaran deh" ucap lesy penasaran.


"bunda gak mau lihat kamu kesiangan dan telat, cepat cari buku mu itu" usir bunda lesy menyuruh anak nya itu mencari buku nya dan dia langsung pergi meninggalkan anak nya itu ke kamar.


"ck, iya-iya" jawab lesy malas.


lesy berkeliling mencari buku nya kesana kemari, ia sudah hampir putus asa karena belum menemukan buku yang di cari nya sedari tadi, dia kembali ke kamar berniat untuk istirahat saja karena buku nya tak kunjung ia temukan.


Lesy menghempaskan badan nya dan berbaring di atas ranjang.


"rasanya capek ku hilang setelah berbaring" ujarnya tersenyum tipis dan menoleh ke arah kanan dan beruntung nya dia, ternyata buku yang dia cari berada di atas meja di dekat lampu tidur nya.


"ternyata di sini, aku udah cari kamu kemana-mana wahai buku ku" gumam lesy berbicara kepada buku nya, padahal buku nya pasti tidak akan menjawab bukan?.


karena sudah menemukan buku nya ia keluar kamar dengan cepat sedikit berlari, lebih cepat dia memberitahu bundanya lebih cepat pula dia beristirahat' pikir nya, dia sekarang berada di depan pintu kamar bunda nya, ia mengetok pintu kamar bunda nya karena tidak mau mengganggu istirahat bunda nya.


tok tok tok


setelah tiga kali mengetok pintu dia tidak mendapatkan jawaban apa pun dari dalam sana, sehingga Membuat nya kebingungan.


"apa bunda udah tidur ya?" gumam lesy.


entahlah dia juga tidak memastikan itu apakah benar bunda nya telah tidur atau belum, tapi karena penasaran lesy memberanikan diri membuka pintu kamar bunda nya itu.


Ceklek


Ternyata pintu kamar bunda nya tidak terkunci sama sekali.


"ternyata gak ke kunci....bunda ceroboh sekali" ujar nya.


jika bunda nya mendengar kalau putri nya mengatakan kalau dia ceroboh pasti lesy sudah mendapat kan amukan dari bunda nya itu.


di saat dia masuk ternyata bunda nya sudah tertidur pulas.


"udah tidur ternyata" gumam lesy berjalan mendekat ke arah bundanya


Cup


lesy mengecup pipi bunda nya.


"selamat malam bunda" ucap nya tersenyum tipis, dan dia berjalan menuju pintu ingin keluar kamar, karena tidak mau mengganggu ibu nya yang sedang Tertidur pulas, ia menutup pelan pintu kamar bunda nya, apa gapapa kalau pintu kamar bunda gak ke kunci?' pikirnya tapi dia menepis pikiran negatif nya itu dan lesy langsung keluar dari kamar bundanya dan berjalan ke arah kamarnya.


Ceklek


klick


lesy membuka pintu dan mengunci kamar nya.


ia berjalan menuju ke arah kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci wajah nya.


lesy sekarang sudah berada di atas ranjang nya menutupi diri nya menggunakan selimut dan menutup mata nya, lesy sangat cantik jika sedang tertidur bulu mata nya yang lentik, wajah nya yang putih mulus, dan bibir nya yang pink membuat nya semakin cantik ditambah lagi sinar bulan yang menyelusup di antara Tirai kamar nya mengenai wajah cantik nya, dan sekarang lesy Sudak tertidur pulas.