
Seperti biasa lesy pergi sekolah dengan bis.
setelah tiba ia segera menuju ke kelas, yang ternyata sudah ada Vira dan Lia.
lesy tidak menyangka ia satu kelas dengan dua temannya yang baru saja ia kenal.
" wahh aku gk nyangka banget kita bisa satu kelas".
" aku sih udah biasa aja karena hal biasa bagi ku" Jawab Lia
" kalau aku sama kayak lesy, gk nyangka banget, tapi aku gk suka sekelas sama nenek lampir itu" tutur Vira kesal
" nenek lampir" Jawab spontan lesy
" hsstt diam-diam aja jangan teriak!!".
" aku tuh gk suka sama dia dari SMP, tapi apa boleh buat, aku gk bisa apa-apa" jawab Vira sambil melihat sekeliling.
" maksudnya kamu takut gitu" Jawab Lia.
"iya tuh" jawab lesy dengan jahilnya.
"ngelantur banget sih kalian" kata Vira dengan kesal dan pergi meninggalkan mereka berdua begitu saja.
Vira tidak suka dengan perkataan Lia dan lesy yang membuat Vira menjadi kesal.
Dan pergi meninggalkan mereka dengan begitu saja.
namun lesy dan Lia berusaha mengejar Vira.
"viraaa tunggu" jawab lesy sambil mengejar nya yang diikuti oleh lia.
"kamu mau kemana sih" jawab lesy yang sudah berada di samping Vira.
"terserah gue mau kemana" jawab Vira dengan bibinya yang manyun.
Karena tidak fokus melihat jalan Vira tanpa sengaja menabrak seorang wanita cantik yang berada didepan nya dan menatap tidak suka
"eh maaf, aku gak senga-" ucapan Vira. terpotong karena wanita didepan nya itu adalah wanita yang ia sebut sebagai nenek lampir itu.
" Vira kamu gk kenapa² kan" kata lesy yang terlihat khawatir.
" gk apa² kok".
"kalau jalan pake mata" ucap wanita yang ditabrak oleh Vira dengan emosi.
"kalau jalan ya pake kaki bukan mataa!!" jawab Vira dengan kesal.
"Vira² ternyata lu sama aja ya kayak dulu, gk pernah berubah".
"maksud lo apa jes" kata Vira dengan penuh emosi.
"pikir aja sendiri, kan punya otak" jawab wanita itu.
" upps lupa Lo kan gk punya otak" ucap wanita tersebut sambil tertawa.
"udah² jangan ribut disini, ayo Vira kita pergi" jawab lesy mencegah keributan.
"jaga mulut Lo!!" wanita tersebut emosi.
"biasa aja kali gk usah teriak" jawab Lia
wanita tersebut ingin menjawab perkataan Lia namun, ia melihat ada guru yang akan melewati Mereka ia tidak ingin mendapat masalah.
"ihh, ayo guys pergi" ujar wanita tersebut langsung meninggalkan tempat tersebut dengan geng nya.
"sana huss, pergi Lo nenek lampir"kata Vira sambil berteriak
"udah viraa" jawab lesy
"iya²" jawab Vira mendengus
dan mereka pergi meninggalkan tempat tersebut
"btw, nama cewe tadi siapa?" ujar lesy dipertengahan jalan mereka.
" kelihatannya Lo udah akrab deh sama cewek tadi" Lia menambahkan.
"Jessica,cewek paling caper, penindas, centil di SMP" kata vira menjawab.
"benarkah?" kata lesy kebingungan
"iyaa lesy, kamu gk percaya " jawab Vira.
"hmmm, bisa dibilang gak sih" ujar lesy jujur.
Sulit bagi lesy untuk percaya apa lagi baru bertemu dengan Jesica, apakah yang dikatakan Vira itu benar atau tidak.
namun lesy tidak ingin ambil pusing kebenaran pasti terungkap.
" jadi kalian satu SMP dong" Ujar Lia
" sebenarnya gue males bilang iya,tapi memang kenyataannya ya..mau gimana lagi" jawab vira
"kalian liat aja nanti saat kita jam pelajaran dikelas dia kayak gimana".
"emangnya dia kenapa?" lesy bertanya kepada vira
"liat aja lesy" ujar Vira kesal
Lesy dibuat bingung dan penasaran oleh Vira tentang sosok Jessica
"iya deh" jawab lesy cengengesan.
Ditempat lain
"siapa sih cewek yang bilang Lo gak penting tadi"kata teman Jessica yang bernama Reyna.
"gue juga penasaran siapa sih dia berani banget, dia gk tau aja" kata Jessica.
" iya dia sok berani, gk tau lagi ber urusan sama siapa " elin menambahkan.
" kita liat aja nanti.." Jessica dengan tersenyum