
Gemes sendiri!
Shin susah diprediksi...
Kadang Fast Update, kadang Slow Update
malah kadang menghilang π€ͺπ€ͺ
Nulis tergantung mood soalnya!
Makasih yah, yg sudah ninggalin komen di part sebelumnya...
Shin syuka, Shin Syuka ππ»ππ»ππ»
Happy Reading
πΈπΈπΈπΈπΈ
Hari ini Kianna kesiangan lagi. Post it yang ia sudah siapkan semalam nyatanya tidak jadi lagi diselipkan di laci meja Gior. Kali ini, kesiangannya disponsori oleh papanya yang ketinggalan ponsel, jadi harus puter balik kerumah lagi.
Dua hari absen ngirim post it ke laci Gior. Kianna cuma berdoa kalau cowok itu otaknya tidak konslet seperti kemarin. Ia sudah cukup pusing menghadapi Gior jika bertingkah absurd. Kianna lebih memilih untuk bisa memandangi Gior dari kejauhan saja dibanding dekat tapi bikin mati gaya.
Setelah berpamitan dan bersalaman dengan papanya, Kianna masuk ke dalam gerbang sekolahnya dengan wajah datar seperti biasa. Meskipun ia tidak berekspresi apapun, Kianna tetap terlihat cantik dan imut.
Sebenarnya tidak sedikit cowok disekolahnya yang menyukai Kianna, tapi cewek itu terlalu dingin dan pendiam untuk didekati. Kebanyakan mundur teratur karena Kianna benar-benar slow respon. Contoh terbarunya saja Lutfi. Cowok itu menyerah mendekati Kianna, karena sekian banyak perhatian dan godaan dilayangkan nyatanya tidak mempan untuk membuka pintu hati Kianna.
"Buat elo," Kianna menatap setangkai kembang sepatu berwarna merah jambu diberikan oleh seorang cowok seangkatannya tapi di jurusan IPS
Cowok itu masih menunggu Kianna menerimanya. Kianna diam dan masih memperhatikan cowok yang tidak diketahui namanya tapi mukanya cukup manis.
"Itu kembang sepatu di halaman depan kantor Kepala Sekolah?" Kianna menunjuk kembang yang masih dipegang cowok asing itu
Cowok itu mengangguk. "Kalo mau bunga mawar merah hasil impor yang dijual di toko bunga, tunggu elo mau jadi pacar gue,"
Kianna menaikkan kedua alisnya mendengar ucapan blak-blakan cowok yang di nametag-nya bernama Budi Budiman.
Baru saja Kianna mau mengambil kembang yang diberikan Budi karena tak enak hati, nyatanya ada tangan yang lebih dulu lebih gesit mengambilnya.
Tersangka utamanya yaitu Giorgio Fernandes. Kakak kelasnya itu tanpa dosa merebut kembang sepatu dari tangan Budi, mematahkan tangkainya dan menyelipkan bunga tersebut disamping telinganya. Ia melenggang santai sambil bersiul meninggalkan Kianna dan Budi yang melongo melihatnya.
Baik Budi dan Kianna tidak mengucapkan sepatah katapun, mereka berdua memilih untuk kembali melanjutkan jalan masing-masing kearah yang berlawanan. Kianna berjalan pelan dibelakang Gior yang terlihat ramah menyapa teman-teman tetangga kelasnya dan tidak menghiraukan Kianna dibelakangnya.
"Anjir! Unyu banget lo, Gi," goda Paiman, salah satu teman satu geng Gior
"Gue gak nyangka lo terlihat cantik kalo begini, Gi," ucap Della, teman sekelas Gior
"Itu kembang di depan kantor KepSek kan? Ketauan Bu KepSek, mampus lo!" kata Bambang
Kianna mendengar percakapan Gior dan teman-temannya didalam kelas ketika ia melewati kelas Gior. Dengan terburu-buru, Kianna menaiki anak tangga untuk sampai cepat dikelasnya.
Kianna menghela napas lega saat sudah duduk manis di kursinya. Kianna membuka ponsel dan mengecek notif wattpadnya, tidak jauh berbeda dari semalam, isinya kolom komentarnya kebanyakan, Jangan lama Updatenya, Buruan Update, Kapan Update, Gemes sama pasangan ini.
Kianna menutup wattpad lalu beralih ke instagram. Begitu ia membuka timeline-nya, nama Gior beserta postingannya muncul paling atas.
οΏΌ
576 likes
GiorgioFd : Nembak cewek ngasih kembang π₯΄! Emangnya doi kuburan π€«π€ Kalo mau nembak cewek tuh kasih kemoceng aja π€ͺ biar bulu ayamnya bisa dipake buat ngegelitikin doi, jadi mukanya gak datar kayak triplek mulu π₯Ί
View all 30 comments
7 minutes ago
NadaNada : Masih pagi udah kode aja π€π€
BambangPembelaNegara : Terima kasih sarannya, akan saya coba π₯³ππ»
KunyitAsem : Kak Gior bisa ae, pagi2 udah bikin nyut2an hati dedek β€οΈβ€οΈ
GiorgioFanbase : Kak Nada mukanya gak kayak triplek kok kak Gior π, Langgeng Gior β€οΈ Nada Forever
Kianna mengerenyitkan dahi, kembang sepatu yang tadi mau diberikan Budi padanya kini diposting Gior di feed instagramnya. Kianna takut akan terjadi perkelahian sengit karena Gior secara terselubung menyindir Budi, jika Budi melihat postingan Gior itu.
"Makin kesini malah makin ruwet!" gumam Kianna
πΈπΈπΈπΈπΈ
Suasana hening di dalam kelas membuat sebagian besar murid merasakan kantuk yang luar biasa. Apalagi jika Bu Manise memberikan penjelasan mengenai mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Buku paket rata-rata diberdirikan diatas meja masing-masing, terutama deretan meja cowok. Mereka semua menelungkupkan kepala diatas meja. Suara Bu Manise seakan alunan musik selow pengantar tidur nyenyak mereka semua.
Abraham, ketua kelas Kianna menusuk lengan Kianna dengan ujung penanya, membuat Kianna terkejut dan menoleh.
Tanpa banyak bicara Kianna mengikuti permintaan ketua kelasnya itu lalu Kianna kembali menyimak penjelasan gurunya.
"Ki, kak Gior sama kak Nada putus yah?" bisik Andara tiba-tiba
Kianna menoleh cepat memandang wajah Andara dengan ekspresi kaget.
"Kata siapa? Gosip kamu," bisik Kianna dengan tatapan lurus ke papan tulis
"Tsk! Serius, kak Nada bikin postingan barusan," ucap Andara
Kianna melirik tangan Andara dibawah meja yang sedang memainkan ponselnya. Salah satu hal yang dilarang oleh sekolahnya, memainkan ponsel saat jam pelajaran.
Andara menyodorkan ponselnya ke Kianna namun Kianna menolak, tidak ingin kejadian kedua kali diusir dari kelas.
"Nanti aja nunggu istirahat aja," bisik Kianna
"Takut kena usir lagi yah, hehehe, peace, Ki!" goda Andara dan Kianna kembali memperhatikan Bu Manise
Tatapannya fokus ke whiteboard tapi pikirannya dipenuhi rasa penasaran yang menggebu karena ucapan Andara tadi. Apa Nada sudah benar-benar mengakhiri hubungannya dengan Gior? Bagaimana tanggapan Gior? Apa yang bakal dilakuin Nada? Fans berat Nada-Gior bagaimana? Semua pemikiran itu muncul di otak Kianna.
Semua kejadian ini akan berimbas pada cerita yang ia tulis di wattpad pula. Ia makin bingung mau dibawa kemana cerita itu? Sudah mendekati endingkah atau masih edisi tebak-menebak?
Bel berbunyi, seisi kelasnya langsung riuh tanpa menghiraukan Bu Manise yang masih berada di dalam kelas. Yang tertidur lelap, langsung terjaga mengelap liur yang mungkin menetes dipinggir bibir masing-masing. Sedangkan yang lain langsung bergerumun pada Dina, si biang gosip dikelasnya.
Andara menyikut Kianna, "Lihat nih," Andara menyodorkan layar ponselnya ke Kianna
οΏΌ
2.769 likes
NadaNada : My bunny "Agam" β€οΈ lopelope
view all 3002 comments
BambangPembelaNegara : Congrat, mbaknya!
HateMePlease : Kak Gior gimana? π€
SantiSusan : Udah Go Public aja siy β€οΈππ»
AkumakanHati : Kak Gior ππππ
Tikaselalucendiri : πππ
GiorgioFd : Bilang Agam, gue mau pinjem bandananya πππ°π°
Paiman_Ganteng : π€€π€€ Gue nafsu sama pacar lo, Da!
GueUnyuUnyu : Kapan putusnya sm kak Gior, kok tiba2 punya pacar baru? π€
Budak_Cinta : Kak @GiorgioFd sini pacaran sama dedek aja, dijamin bahagia sejahtera sentosa dan masuk surga ππ»
Kianna selesai men-scroll semua komentar-komentar yang memenuhi postingan terbaru Nada. Ternyata benar-benar Nada akhirnya memposting sosok Agam. Nama Gior ternyata ada dikolom komentar.
"Wagelaseeee... kak Nada selama ini selingkuh dong yah dari kak Gior. Kesian amat kak Gior. Eh, apa mereka udah lama putus tapi gak konfirmasi ke kita-kita yah?" Andara membuat tebakannya sendiri
"by the way, aku penasaran mau liat mukanya kak Gior atau kak Nada. Turun yok, Ki. Sekalian ke toilet sama kantin. Aku traktir batagor deh," bujuk Andara pada Kianna
Mereka berdua keluar kelas dan berjalan menuju toilet serta kantin, sekalian memata-matai ekspresi Gior dan Nada. Kianna setuju ide Andara kali ini, karena ia pun super kepo dengan mereka berdua.
Kianna pikir, Gior akan duduk termenung dan tercenung ketika putus dari Nada, sang primadona sekolahnya. Sedangkan Nada, dipikiran Kianna akan duduk manis dikelasnya, bergosip dengan teman-temannya. Tapi, pikiran Kianna lagi-lagi salah.
Nada dan Gior duduk bersebelahan dikursi kantin sedang asik memakan gorengan dan juga bakso dikelilingi Gior's Squad seperti biasanya. Mereka bercanda gurau seakan tidak terjadi apapun.
Andara membisikkan sesuatu di telinga Kianna.
"Mereka kok biasa-biasa aja yah? Gak gontok-gontokan?" bisik Andara.
Kianna hanya mengedikkan bahu menanggapi bisikan Andara. Matanya masih sibuk mengamati Gior yang terlihat sangat biasa dengan tawa lebarnya.
"Calon cewek gue datang," teriak Bambang ketika Kianna dan Andara berjalan hampir melewati meja mereka.
Bukan cuma Kianna dan Andara yang terkejut dengan teriakan membahana Bambang. Tapi seisi kantin ikut menoleh dan memandang mereka berdua, termasuk Gior yang kini menopang kepalanya dengan sebelah telapak tangannya.
"Calon cewek gue juga," gumam Gior
πΈπΈπΈπΈπΈ
π₯³π₯³π₯³π₯³
Semoga suka sama cerita teenlit ala BebbyShin yang super absurd ini!