
Di sisi lain Devani dan Cecep janjian untuk ketemuan di sebuah tempat tongkrongan mereka biasa berkumpul, tetapi hanya mereka berdua saja tidak dengan sahabat-sahabat yang lain nya, Cecep pun mengirim pesan BBM kepada Devani bahwasalnya dirinya akan sampai di tempat mereka sering nongkrong tersebut pada pukul 4 sore
Devani pun menjawab pesan Cecep dengan tulisan oke.
Sekarang sudah pukul 2:30 siang, Cecep dan Devani pun bersiap-siap untuk saling berjumpa, sesudah Cecep bersiap-siap, Cecep pun kembali mengirim pesan BBM ke pada Devani yang berisi bahwa Cecep akan menjemput nya di rumah nya, menurut Cecep lebih baik berangkat bersamaan saja, dan memakai satu kendaraan saja, dan Cecep akan menjemput Devani di kediaman rumah nya dan saat pukul 3:40 Cecep akan sampai di kediaman rumah nya.
Devani yang mendapatkan pesan BBM dari Cecep yang ingin menjemputnya ke rumah, Devani pun merasa senang dan berfikir ini kesempatan baik untuk nya dan juga awal yang baik untuk nya agar bisa membuat Cecep jatuh hati pada nya, karena menurut Devani jarang sekali mereka nongkrong hanya berduaan saja, biasa nya selalu beramai-ramai dengan sahabat-sahabat lain nya.
Tiba waktunya pukul 3:30, Cecep pun bergegas ingin menjemput Devani di kediaman rumah nya, tetapi Cecep tidak mengendarai motor kali ini melainkan mengendarai mobil sport nya yang baru di belikan papanya untuk dirinya.
Kita semua tau Cecep, Reynold, Ken, Naya, Devani berasal dari keluarga yang berkecukupan dan bisa di bilang bisnis keluarga nya cukup sukses, berbeda dari Fira yang dari keluarga sederhana dan hanya mempunyai bisnis kecil-kecilan.
Akhirnya Cecep pun mengirim pesan BBM lagi ke Devani bahwa dirinya segera on the way menuju ke rumah nya.
Setelah mendapatkan pesan tersebut Devani pun meminta izin ke pada mamanya untuk izin keluar nongkrong bersama Cecep, akhirnya mama Devani pun memberi izin anak nya tersebut.
10 menit kemudian akhirnya Cecep pun sampai di kediaman rumah Devani, security yang menjaga kediaman rumah Devani pun membuka kan pagar untuk Cecep masuk. Rupanya Devani pun sudah menunggu Cecep di depan taman halaman rumah nya, dan Cecep pun membuka kan pintu mobil nya untuk Devani.
"Devani, kak Cep waaaahhhh mobil baru yaaaaa, keren abis ahhh
"Cecep, alhamdullilah iya ni Dev, papa gue ada rezeki lebih nih...hi hi hi
Dan mereka pun akhirnya pergi menuju ke tempat tongkrongan mereka, di dalam perjalanan mereka berdua pun saling berbincang tentang prihal hubungan persahabatan mereka yang sekarang.
"Devani, Kak Cep...kakak berfikir dan ngerasa gak sekarang kita mulai berbeda
"Cecep, berbeda gimana yaa !!! maksudnya Dev ?
"Devani, yach berbeda dulu kita berenam saling kompak satu sama lain dan saling bercanda satu sama lain, sekarang saya merasa semenjak orang tua kita membuat rencana ingin menjodohkan kita tersebut persahabatan kita merasa seperti jadi mulai retak dan kaku, tidak seperti dulu
"Cecep, iya sih Dev gue pun juga merasa seperti itu, tapi sebentar lagi kan kita mau sampai nih ke tempat tongkrongan, nanti kita bahas di sana aja sambil minum-minum santai ok...
"Devani, baik lah kalau begitu kak
3 menit lagi mereka berdua segera sampai ke tempat tujuan mereka.
Akhirnya pun mereka sampai di tempat tongkrongan mereka, Cecep pun memarkirkan mobil nya tersebut, sesudah memarkirkan mobilnya, mereka pun masuk ke dalam cafe tersebut dan duduk, mereka juga pun memesan minuman mereka masing-masing.
Cecep pun memulai pembicaraan
"Cecep, sekarang bro Ken sudah tau hubungan Fira dan Reynold, saya berharap apa pun yang terjadi persahabatan kita jangan sampai hancur gara-gara karena cinta
"Cecep, oh iya Dev, lo dengar bro Ken ngomong begitu?
"Devani, iya kak saya dengar sendiri Ken berbicara seperti itu
"Cecep, Btw gue mau tanya ni Dev sama lo, lo enggak marah yaa dengan hubungan Fira dan Reynold, secara kan Reynold dijodohkan nya dengan lo
"Devani, Yaa kagak lah kak saya enggak ada perasaan sama Reynold, lagian saya tidak terlalu memperdulikan tentang perjodohan tersebut.
Mereka pun terus berbincang dan saling sesi curhat satu sama lain sampai akhirnya minuman yang mereka pesan pun sampai, Cecep pun juga bertanya kepada Devani tentang siapa lelaki yang di sukainya, mendengar pertanyaan Cecep tersebut Devani pun sempat kebingungan dan gugup.
Devani menceritakan memang benar awalnya dirinya memiliki perasaan terhadap Reynold tetapi seiring berjalan nya waktu dan Devani pun melihat kelakuan Reynold yang suka genit-genit ke cewek-cewek di sekolah, akhirnya Devani pun bertekad untuk membuang perasaan nya itu kepada Reynold, sampai akhirnya dirinya menyukai satu pria yang termasuk cukup dekat kenal dengan dirinya juga, tetapi dirinya tau kalau pria yang di taksir nya itu menyukai cewek lain, tetapi dengan tekat dan pantang menyerah dirinya akan membuktikan bahwasalnya pria tersebut akan jatuh hati padanya setelah semua pengorbanan dan perjuangan nya kelak.
Cecep pun penasaran dengan curhatan Devani tersebut dan ingin tau pria mana sebenarnya yang di taksir Devani sekarang, Cecep pun sambil menggoda Devani dan sambil bercandaan juga memencet hidung Devani agar Devani kasih tau siapa nama pria yang di taksir nya itu.
Tetapi Devani tidak menyebutkan siapa nama pria tersebut dan membalas kejahilan Cecep dengan mencubit dan menggelitik pinggang Cecep sambil tertawa, karena keasikan bercandaan tidak sengaja Cecep memegang tangan Devani dan mereka berdua pun saling pandang-pandangan.
Setelah saling pandangan mereka pun saling gugup dan senyum-senyum.
Devani juga mengungkap kan kepada Cecep dirinya berdoa di dalam hati nya, apapun yang terjadi ke depan nya dirinya berharap kita berenam tidak akan terpisahkan apa lagi sampai terpecah belah, dan Devani juga berdoa untuk Fira dan Reynold bisa melewati tantangan ini ke depan nya bersama-sama dan tidak ada membuat kebencian ke depan nya atau sampai bermusuhan ke pada Ken, dan juga sebaliknya untuk Ken, Devani mendoakan Ken agar bisa move on dari Fira dan menemukan kebahagian untuk dirinya ke depan nya.
Cecep pun mengamini harapan dan doa Devani tersebut, Cecep juga berkata ke Devani semoga ayahnya Fira tidak marah ke Fira dan Fira bisa menyelesaikan masalah ini dengan ayah nya secara baik-baik tanpa ada percekcokan besar, dan juga Cecep berharap Fira dan Reynold bisa menyelesaikan hal ini berdua dan memberi pengertian terhadap bro Ken secara baik-baik.
Sepanjang obrolan dan sesi curhat mereka berdua, Cecep mulai tertarik dengan Devani yang ternyata rupanya Devani memiliki sifat yang bisa ngelucu juga, tidak seperti Devani yang Cecep kenal pada biasa nya, yang selalu kaku, sedikit pendiam dan putu buku.
Tetapi sambil meminum-minuman nya, Cecep sambil melirik Devani sambil curi-curi pandang ke Devani, dirinya masih penasaran siapa sebenarnya pria yang di taksir Devani, Cecep pun mulai kepo tentang itu, dan mulai berinisiatif untuk mencari tau nama pria yang di sukai Devani tersebut.
Cecep pun mulai menjahili Devani kembali dan memaksa Devani untuk menyebutkan nama pria yang di taksirnya itu, tetapi Devani masih tutup mulut dan tidak mau menyebutkan nama pria tersebut, karena terus bercanda, kursi yang di duduki Devani hampir saja terlentang ke belakang, tetapi dengan sigap Cecep menarik tangan Devani dan tak sengaja memeluk Devani, Cecep pun meminta maaf kepada Devani bahwa tadi bercanda nya sudah kelewatan, dan hampir membuat Devani celaka.
Devani pun menjawab it's okay kak, kagak perlu minta maaf.
( sambil berpelukan )
Mereka berdua pun tidak sadar kalau mereka berdua masih saja berpelukan, sampai-sampai pelayan cafe tersebut menggoda Devani dan Cecep dan berbicara bahwa mereka berdua sangat cocok dan serasi, karena mereka berdua di godain oleh pelayan cafe tersebut, wajah Devani dan Cecep pun memerah seketika dan seperti malu-malu kucing.
Karena Cecep terus di godain oleh pelayan cafe yang sudah mereka kenal lama itu, akhirnya Cecep pun mengajak Devani untuk balik, dan Cecep pun membayar bill minuman mereka berdua sambil senyum-senyum dan curi-curi pandang kembali ke Devani.
BERSAMBUNG