Zefmar

Zefmar
Episode 4



Asisten Kai yang melihat bos nya tersenyum tipis pun terheran-heran karna bosnya itu sangat jarang tersenyum pada orang-orang bahkan bisa di hitung berapa kali bosnya itu tersenyum, tapi ini benar-benar buat Kai heran bosnya tersenyum karna seorang cewek, merinding rasanya apalagi sambil menyeringai


" Astaga apakah kiamat akan datang kenapa dia bergitu " ucap Kai dalam hati merinding melihat bosnya


" ehemm " suara deheman Kai membuat Zef tersadar,ia menatap tajam Kai dan kemudian bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.


Setelah Amara keluar dari ruangan itu, senyumnya masih ada,ia sangat senang karna ia jadi bisa membantu meringankan ekonomi orang tuanya, Amara pun turun menggunakan lift, setelah turun ia langsung ke parkiran, sesampai di parkiran ia menelfon teman dekatnya untuk ajak ketemuan


" Hallo Tia kamu sibuk gak hari ini ? " tanya Amara


" Hallo Amara, gak nih lagi free akunya " jawab teman Amara yang bernama Cinthia tapi di panggil Tia oleh Amara


" Nah kalau gitu ketemuan yuk di tempat biasa " ajak Amara


" Boleh tapi kamu jemput aku ya soalnya motor pada di pakai sama orang-orang rumah " ucap Cinthia


" Oke siap meluncur, siap-siap dah yee,jangan nanti aku udah sampai baru siap-siap " jawab Amara memperingati Cinthia


" Iya Amara yang cerewet, udah aku tutup dulu yaa byee " jawab Cinthia sambil meledek dan memutuskan telfonnya dengan Amara


" Hais gitu aja terus, awas aja kalau udah ketemu, mana ada aku cerewet, hanya memperingatkan dianya aja, udah ah mending berangkat sekarang ajaa " kesal Amara


Kemudian Amara memakai helm nya, setelah memakai helmnya Amara langsung pergi untuk menjemput Cinthia. sesampai dirumah Cinthia ia langsung mengetok pintu


" Assalamualaikum cin, ini Amara " ucap Amara sambil mengetok pintu


" Iya tunggu bentar " sahut cinthia dari dalam rumah


" Tumben siap-siapnya cepat juga " ledek Amara setelah Cinthia buka pintu


" Ya elah ledek aja trus, cepat salah lambat udah apalagi salah, serba salah deh " jawab Cinthia sambil menggelengkan kepalanya pusing


" Hehehe sorry, ya udah ayo kita berangkat " ucap Amara


" jangan lupa helm nya di pakai juga cin " ucap Amara lagi


" Iyaa bawel banget deh " sahut cinthia


" Ya bergitulah " jawab Cinthia


" Ayo, naiklah cepat ngapain bengong situ sih " ucap Amara ketika melihat Cinthia masih berdiri ditempat


" iya-iyaaa baweell " jawab Cinthia


setelah Cinthia naik, Amara langsung mengendarai motornya dengan kecepatan sedang menuju tempat yang dituju yaitu restoran. sesampai di restoran, Amara memarkirkan motor nya setelah memarkirkan motornya, ia mengajak Cinthia buat masuk ke restoran tersebut.


" Ayo masuk, udah lapar nih akunya " ajak Amara sambil memegang tangan Cinthia


* takut Cinthia nya hilang kali yaaa makanya di pegangin wkwkw


sementara itu Cinthia hanya ikut" saja, setelah masuk Amara melihat sekeliling buat cari kursi yang kosong buat mereka duduk dan Amara pun menemukan meja yang masih belum di isi orang.


" Nah kita duduk disitu aja " ucap Amara sambil berjalan ke meja yang kosong tersebut.


kemudian mereka pun duduk, Amara mengangkat tangan nya untuk memanggil waiters nya dan tak lama waiters nya pun datang menghampiri mereka


" Selamat siang,ini menu nya silakan dipilih " ucap waiters sambil menyerahkan buku menu makanan dan minuman


" Saya pesan nasi goreng ayam geprek 1 dengan es jeruk nipis 1 ya mbak " ucap Amara


" kamu pesan apa cin? " tanya Amara ke Cinthia


" Samain aja Amara " jawab Cinthia


" Oke, jadi nasi goreng ayam geprek 2 dengan es jeruk nipis 2 ya mbak " ucap Amara ke waiters nya


" Oke,ditunggu yaa " ucap waiters


" Iya, makasih mbak "


" Sama-sama " jawab waiters nya