Zefmar

Zefmar
Episode 1



 


Ada seorang gadis yang bernama Amara Irabella biasanya dipanggil Amara, Amara berasal dari keluarga yang sederhana, ia anak kedua dari 3 bersaudara, ia tinggal bersama kedua orang tuanya. Ia mempunyai kakak perempuan dan adik laki-laki.


Diteriknya matahari, Amara masih terus berjalan sambil membawa berkas lamaran pekerjaan, ia sudah capek berjalan karna dari pagi ia pergi melamar di setiap perusahaan tapi tidak ada yang berhasil.


 


" Capek kali lah aku jalan nih udah dari tadi tapi tak dapat juga pekerjaan, mana panas banget nih matahari tapi harus semangat Amara, yok bisa yokk ! " keluh Amara sambil jalan


setelah berjalan begitu lama Amara melihat ada kertas tertempel di tiang listrik,lalu Amara mendekat ke tiang tersebut dan membacanya.


" Wah ada lowongan pekerjaan nih, alamatnya gak jauh dari sini ternyata, coba ah siapa tau diterima " ucap Amara sambil bersemangat.


Amara pun dengan semangat berjalan ke perusahaan yang sedang mencari pekerjaan tersebut. Berjalan-jalan tak terasa sampailah Amara di perusahaan,ia masuk dan ia langsung bertanya di bagian HRD.


" Selamat Siang Bu, apakah benar kalau perusahaan ini lagi mencari karyawan ? "


" Benar, ada yang bisa saya bantu ? "


" Saya mau melamar pekerjaan Bu "


" Maaf , kalau untuk interview karyawan baru di perusahaan ini dilakukan pagi hari, ibu bisa datang lagi besok pagi jam 7 "


" Oh saya baru tau, Makasih Bu infonya, kalau begitu saya permisi "


" Iya, sama-sama Bu "


Amara pun keluar dari perusahaan tersebut dan pulang kerumah.


Sesampai dirumahnya Amara langsung masuk kerumah sambil mengucap salam


" Assalamualaikum , Amara pulang " seru Amara


" Wa'alaikumussalam nak/kak " ucap serempak mama, papa dan adik Amara


" ma, pa dari pagi ke siang hari ini, Amara melamar sana sini belum diterima tapi tadi Amara coba ke perusahaan ini, perusahaan ini sedang mencari karyawan baru di bagian pemasaran tapi di perusahaan tersebut pagi hari baru dilakukan interview jadi Amara mau coba melamar disitu besok, doain yaa" cerita Amara


" Syukurlah nak kalau udah ketemu, mama dan papa selalu doain yang terbaik buat kalian " ucap mama Amirena


" Maafin papa ya nak, papa rasanya gagal jadi orang tua " ucap papa harvento


" Benar kata kakak, kalian orang tua yang hebat " ucap sang adik bernama Haikal


" Makasih yaa nak " ucap mama Amirena dan papa Harvento


" Iya pa ma, udah ah jangan sedih" lagi, senyum dong, ayok kita berpelukkan " ucap Amara


mereka pun berpelukan bersama.


" oh iya kakak mana ma? " ucap Amara sambil melepaskan pelukan


" kakak kamu itu sedang tidur dikamarnya tadi pagi baru pulang dianya " jawab mama Amirena


" Oh ya udah ma, aku ke kamar dulu ya mau bersih-bersih dulu " ucap Amara


" iya nak, nanti makan malam mama panggil kamu " jawab mama Amirena


" Siap ma " ucap Amara sambil jalan ke kamar


Sesampainya Amara dikamarnya,ia langsung bersih-bersih kemudian ia langsung merebahkan tubuhnya ke kasur, tidak lama langsung tertidur.


Malam pun tiba, mama Amirena sedang menyiapkan makan malam,kemudian ia melihat ada Haikal di meja makan


" Haikal tolong mama panggilin kakakmu turun dong buat makan malam "


" Siap ma " ucap Haikal sambil jalan menuju kamar kakaknya


Sesampainya Haikal didepan kamar kakaknya,ia mengentok pintu sambil berkata


" kakak bangun mama suruh turun buat makan malam "


" Iya dek,kakak bentar lagi turun " jawab Amara baru bangun tidur


" Oke kak, aku turun dulu yaa "


" Iya turun aja dek "


Haikal pun turun dan tak lama kemudian Amara juga turun.