
School
"Halo ka cantik"-jake nyapa gue
"Ehh iya halo jake"-gue
"Udah-udah jangan natap lama kakak gue!"-niki cemberut
"Hahaha"-jake,sunoo gue
"Yaudah aku masuk kelas ya dadah kalian"-gue
"Dadah kakak cantik"-sunoo,jake
"Ka nanti istirahat bareng lagi ya kaya kemaren"-jake
"Siap"-gue
Hadeh ada ada aja mereka tapi karna ada nya mereka bertiga bikin gue seneng dan lupa atas kesedihan gue
Class
"Piket lo!"-jay
"Hah?kok gue?emang jadwal nya gue piket sekarang ya?"-gue
"Noh liat,capek nih gue sendirian piket"-jay
"Kan ada zera?emang dia gak bantu lo?"-tanya gue
"Gak!dari tadi asik main hp aja"-jay
"Zera?"-gue
"Yaa?"-zera
"Lo gak piket?kan sekarang jadwal nya!"-gue
"Siapa lo ngatur gue?gak mau gue piket lo aja sana sama jay"-zera
"Songong banget bocah nya!"-gue
"Lo tuh yang songong,ngatur-ngatur gue"-zera
"Aduh itu anak malah ribut"-heeseung
"Gue bukan ngatur lo, tapi tolong lah ini peraturan sekolah harus lo taati!"-gue
"Gue juga yang bertanggung jawab karena gue sekretaris ketua disini!"-lanjut gue
"Yaudah si baru juga sekretaris ketua udah songong banget"-ketus zera
"Siapa yang songong?!"-ksel gue
"Lo"-zera
"Masih di bawah gue aja belagu"-zera
"Cihh,lo sombong banget ya baru juga jadi siswi terpopuler udah kaya gini aja"-gue
"Lah?bodo kan gue cantik ya wajar dong"-zera
"Yakk ****** ini bikin emosi pagi-pagi"-kesel gue
"Udah-udah jieun"-heeseung nahan gue
"Berani nya lo bilang gue ******"-zera
"Ya emang bener"-gue
"Apa si ribut-ribut!"-jungwon yang baru dateng
"Jieun udah,ada jungwon nanti lo juga yang kena"-heeseung
"Sayang tuh si jieun ngatain aku ******!"-zera ngadu ke jungwon
Dari situ si jungwon tatapan muka nya udah marah sama gue.
Ya jelas lah gue begitu gue nyuruh dia buat piket tapi gak mau apa gue salah?!
"Yakk jieun, sini ikut gue!"-jungwon narik tangan gue
"Ehh itu gimana jieun"-panik jay
"Gue susul aja"-heeseung
"Hahaha rasain tuh jieun,gue di lawan"-zera
"Hadeh kutu onta lo yang salah jadi jieun yang kena!"-sinis jay
Balkon
Plakk
Pipi gue di tampar jungwon kenceng banget
"Apa-apaan lo begitu ke zera?"-jungwon
Gue cuma diem
"Lo tau apa tentang zera,hah?"-jungwon
"Maaf"-gue nunduk sambil nangis
"Gue gak ada niatan ngatain gitu,karna tadi keburu kesel yaudah jadi asal bicara"-gue
"Kesel kenapa?"-jungwon
"Gue nyuruh dia piket tapi dia gak mau,gue nyuruh dia itu ya karna seharusnya begitu kan gue juga ada tanggung jawab di situ kalo gue gak nyuruh piket kaya gitu gue juga nanti yang kena hukuman!"-gue
"Kan ada jay,lo bisa piket berdua doang"-jungwon
"Lo sekali lagi begitu abis lo sama gue"-jungwon langsung pergi
Dan seketika gue gak sadar kalo ada darah netes dari idung gue
"Ehh"-gue reflek lap darah nya
"Jieun?!"-heeseung yang tiba-tiba datang secara ngos ngosan
"L-lo gapapa kan"-heeseung masih nunduk gak liat gue karna masih ngos ngosan
"Gue gapapa kok"-gue
"Yak?lo mimisan?"-heeseung
"Lo tadi di apain jungwon?"-tanya heeseung
"Ga di apa-apain kok"-boong gue
"Serius?"-heeseung
"Iya serius"-gue
"Yaudah ke uks yuk,itu di bersihin dulu takut infeksi"-heeseung
"Ehhh?"-gue
"Udh gapapa sengaja gue gendong lo,gue udah panik ini"-heeseung
Gue cuma senyum,andai aja jungwon kaya heeseung walaupun gue gak deket banget sama heeseung tapi heeseung peduli sama perhatian ke gue
Uks
"Sini gue bantu lo lap darah nya"-heeseung
"I-iyaa"-gue
"Ini udah masuk,kita telat masuk kelas gimana dong?"-gue
"Ya pastinya kita kena hukum"-heeseung
"Yahh:("-gue
"Gapapa ada gue yang nemenin lo!"-heeseung
"Udah slsai"-lanjut heeseung
"Hehe thx ya"-gue
"Santuy"-heeseung
"Lo kenapa bisa mimisan?"-tanya heeseung
"Kecapean kali gue"-gue
"Eumm,tapi bener kan tadi lo ga di apa-apain jungwon?"-heeseung mastiin
"Gak kok"-boong gue sambil senyum
Class
"Stop kalian berdua"-sehun
"Kemana aja kalian?"-sehun
"Tadi saya anter jieun ke uks pak karna mimisan!"-heeseung
Jungwon natap gue sinis
"Kalian gak boleh masuk kelass, selama pelajaran bapak berakhir"-sehun
"Kan saya gak telat pak"-heeseung
"Sama aja kalian bolos di pelajaran bapak,paham?"-sehun
"Hufhh arraseo"-heeseung
Gue dari tadi cuma diem ntah pikiran gue jadi kosong.
Kenapa jungwon tega udah tampar gue?!dan gak ngerasa bersalah sama gue.
Akhirnya gue sama heeseung duduk di corridor
"Heeseung"-gue
"Sorry ya gara-gara gue lo jadi kena hukuman"-gue
"Soal ini mah gapapa jieun,yang penting lo itu gak di apa-apain jungwon tadi!"-heeseung
"Gue sengaja nyusul lo ya karna gue takut lo di apa-apain jungwon tadi,tau sendiri jungwon gimana orang nya!"-heeseung
"Makasi banget ya"-gue
Heeseung cuma senyum
"Eumm gue punya tebak-tebakan nih"-heeseung
"Apa tu?"-gue
Dan di situ lah gue sama heeseung bercanda ketawa tawa bareng karna tebak tebakan yang dia buat itu garing.
Dia berusaha ngehibur gue heeseung tau kalo gue lagi sedih ntah karna raut wajah gue yang keliatan sedih tadi.
"Hahaha"-heeseung,gue
"Aduh cape nih ketawa terus"-gue nahan haus
"Haha gimana-gimana?lucu kan"-heeseung
"Hahaha iya"-gue
"Gue haus gara-gara ketawa mulu"-lanjut gue
"Sama gue juga"-heeseung
Kring kring kring
Jam istirahat pun berbunyi
"Ehh?udah istirahat yok ke kantin"-heeseung
"Tunggu adek gue dulu,dia mau istirahat bareng gue tadi dia bilang"-gue
"Kita duluan aja,nanti pas dia ke kantin baru kita panggil"-heeseung
"Yaudah deh"-gue
Kantin
"Woii jay sini"-heeseung lambai tangan
"Si anak kunyuk lo ninggalin gue!"-jay
"Jungwon mana?"-heeseung
"Dia istirahat bareng zera"-jay
"Ohh"-heeseung
"Lo gapapa jieun?"-jay
"Kesambet apa lo tiba-tiba nanya gitu?biasanya jutek"-gue
"Gue kan nanya"-jay
"Gue gapapa"-gue
"Syukur deh"-jay
Niki pov
"Kak jieun mana?di kelas gak ada"-niki
"Udah duluan deh kaya nya ke kantin"-jake
"Yaudah yuk langsung aja ke kantin"-sunoo
End pov
"Nikii"-teriak gue
"Nah itu kak jieun"-niki
"Yaudah yok samperin"-jake
"Ishh kakak kenapa ninggalin?"-niki
"Tadi kakak di hukum yaudah langsung aja ke kantin"-gue
"Kok bisa?"-niki
"Nanti kakak ceritain pas balik,sekarang makan dulu laper"-gue
"Oke"-niki
"Ehh ada kak jay sama kak heeseung"-jake
"Yoi"-jay, heeseung
"Sering-sering begini deh seru tau"-sunoo
"Hahaha"-smua pda ktwa
Jungwon pov
"Sayang"-zera
"Hmm?"-jungwon
"Kamu sayang gak sama aku?"-zera
"Sayang"-jungwon
"Bener sayang sama aku?"-zera
"Iya,kalo gak sayang kita gak akan jadian"-jungwon
"Hmmm tapi"-zera
"Tapi kenapa?"-jungwon
"Tapi kenapa kamu gak pernah cium aku?"-zera
"Bukan kah sering aku cium kamu"-jungwon angkat 1 alis
"Iya si sering tapi aku juga pengen di cium di sini"-zera sambil nunjuk ke bibir
"Kamu belum pernah cium bibir aku pasti keseringan pipi atau gak kening"-modus zera
"I-iya nanti ya sayang ini kan di sekolah gak enak nanti di liatin orang"-jungwon
"Hmm yaudah"-zera
"Aigyo,jangan cemberut gitu nanti aku cium kok"-jungwon ketawa kecil
Gue kenapa si? tiba-tiba jadi begini?!-batin jungwon
Kenapa gue jadi panas liat heeseung sama jieun bercanda tadi?!-batin jungwon
Flassback
"Pak izin ke toilet"-jungwon
"Silahkan"-sehun
Pas gue mau ke toilet gak sengaja liat heeseung samaa jieun lagi ketawa tawa bercanda bareng
"Aihhh gue kenapa?!"-jungwon
"Panas ya liat nya"-jungwon
"Apa si lo jungwon,udah biarin aja dia gak penting jadi gausah lo pikirin!"-jungwon
Flashback off
"Sayang kok bengong!"-zera
"Aku gak bengong,kan lagi milih makanan"-jungwon
"Ishh kirain bengong tadi"-zera
"Aigyo lucu nya"-jungwon nyubit pipi zera
End pov
"Ehh gue boleh jujur gak?"-jay
"Jangan lah ngegibah yang engga-engga ada adek gue!"-gue
"Gue bukan ngegibah gue cuma mau jujur apa kata hati gue!"-jay
"Apa?"-heeseung
"Jujur nih ya gue ngerasa tuh cantikan jieun daripada zera asli beda banget!"-jay
"Gue juga gitu emang bener lebih cantikan jieun di banding zera"-heeseung
"Apa si lo jangan bikin gue salting"-gue
"Aku sependapat mereka berdua kak!"-niki
"Ya gue juga"-jake,sunoo
"Nah kan!kita itu jujur"-jay
"Tapi aneh nya kenapa zera yang jadi populer karna kecantikan nya?!"-heeseung
"Heran juga si"-jay
"Mungkin aja karna dia jauh lebih banyak di sukai semua orang disini mangkanya dia jadi populer"-niki
"Bisa jadi si"-heeseung,jay
"Dahlah jangan bahas itu lagi skip gak penting"-heeseung
To be continued....