
Jungwon pov
"Zera!"-jungwon
"Iya?"-zera
"Hmm,lo mau gak balikan sama gue?"-jungwon
"Hah?"-zera
"Jieun gimana nanti?dia kan lagi hamil!"-zera
"....."-jungwon
"Gue bakal mau balikan kalo lo ceraikan jieun"-zera
"Gue gak bisa cerai in jieun!"-jungwon
"Loh kenapa?gue juga gak mau di duain sama jieun!"-zera
"Kenapa lo mau balikan lagi sama gue? sedangkan gue itu wanita brengsek"-zera
"Gue rasa lo itu udah banyak berubah"-jungwon
"Lo sekarang udah cukup baik dari sebelumnya"-jungwon
"Hmm"-zera
Gak sia sia usaha gue selama 1 bulan-batin zera
Duhh jungwon gue itu cuma pura-pura baik!biar gue bisa dapatin lo lagi-batin zera
"Jadi gimana?"-jungwon
"Yaudah iya gue mau balikan lagi sama lo"-zera
"Gomawo"-jungwon langsung meluk zera
End pov
19.00
Ntah lah pikiran gue bener bener kacau gue gak tau harus gimana lagi
Gimana nasib anak ini nnti.
Tin tin
"Jungwon?"-gue
"Ya?"-jungwon
"Aku pengen ngomong sesuatu ke kamu"-gue
"Apa?"-jungwon
"Zera!"-gue
"Kenapa?dia pacar ku!"-jungwon
"Pacar?"-gue kaget
"Iyaa,aku sama dia balikan lagi!"-jungwon
Dari situ lah air mata gue netes
"Kenapa kamu jahat banget sama aku?apa kamu gak mikirin aku dan anak kita nanti?"-gue
"Kenapa kamu balikan lagi dengan nya,hah?"-marah gue
"Emangnya kenapa,hah?"-jungwon marah balik
Gue pun langsung diem
"Dia sekarang jauh lebih baik dari yang dulu!"-jungwon
"Itu yang ngebuat aku menyukai nya lagi!"-jungwon
"Aku juga udah sedikit bosan padamu!"-jungwon
"Sudahlah aku cpe!"-jungwon langsung naik ke atas
"Mulai sekarang tidur kita misah!"-ucap jungwon dari tangga
"Hiksss"-gue
"Eomma"-gue nangis kejer
Kenapa harus seperti ini bukan kah kemarin kemarin itu kita baik baik saja
Dengan ringan nya kamu bilang kalo kamu udah bosan pada ku?!bahkan aku gak pernah ada rasa bosan padamu jungwon.
20.00
Ting tong
"Ya sebentar"-gue
Ceklek
"Heii jieun"-zera
"Zera?!"-gue
Pantas lah jungwon menyukai nya lagi apa karna zera sekarang yang menjadi lebih cantik
"Aigyo,bumil liat lah tubuh mu yang tidak bagus lagi"-zera
"Pantas saja jungwon tidak menyukai mu lgi"-zera
"Apa?yak karna aku sedang hamil!"-gue
"Mana bisa seorang ibu hamil memiliki tubuh yang langsing!"-gue sedikit kesel
"Haha"-zera
"Sangat kucel"-zera
"Aku sudah kembali park jieun!ini lah yang di nanti-nanti oleh ku dan akhirnya jungwon kembali lagi ke tangan ku!"-zera mencengkram pipi gue
"Lepaskan!"-gue
Zera cuma smirk
"Kau pantas nya menjadi pembantu,bukan jadi istri seorang ceo muda haha"-zera
Plakk
Gue tampar zera
"Tutup mulut mu itu!"-gue
"Jangan mentang-mentang kau cantik dan juga tubuh mu yang bagus bisa merendahkan seseorang seperti itu!"-gue
"Ya jelas,merawat tubuh saja kau tidak bisa!"-zera
Pas gue mau tampar yang kedua kali nya tiba-tiba jungwon dateng
"JIEUN!"-jungwon
"Apa yang kau lakukan?!"-jungwon
Gue pun terdiam
"Kamu di apain jieun?"-jungwon langsung liatin wajah zera
"Jieun menampar ku tadi,hikss"-zera
"Jieun?"-jungwon liatin gue
"Berapa kali dia menampar mu?"-jungwon
"Sekali"-zera
Plakk
Jungwon nampar gue
"Kenapa kau menampar nya,hah?"-jungwon
"Dia duluan yang ngatain aku!"-gue
"Aku gak ngatain dia sayang,aku cuma bilang badan nya gendutan selama dia hamil"-boong zera
"Cihh apa yang dia katakan benar,kau nya aja yang gengsian!"-jungwon
"Boong udah jelas-jelas dia merendahkan ku!"-gue
"Apa?masih mau membela diri sendiri?!"-jungwon
"Hikss"-gue
"Lemah sekali dikit-dikit nangis!"-jungwon
"Apa kau cuma hanya bisa menangis saja,huh?"-jungwon menekan kedua lengan gue dngn kenceng
"Kamu kalo gak suka dengan hubungan ku sama zera bilang aja! jangan zera yang kamu musuhin kaya gini"-marah jungwon
"Akhh sakit jungwon,ahh"-gue
Tiba tiba ada 3 orang dateng ke rumah
"Jungwon!apa apaan lo!"-heeseung tiba tiba dorong jungwon
"Jieun lo gapapa?"-heeseung
Gue cuma geleng kepala
"Sini bangun"-heeseung bantu gue bangun
"Ngapain kalian kesini?!"-jungwon
"Niat kita tadi mau main pas liat lo lagi begini ya gak jadi!"-jay
"Lo cepet banget berubah ya,hyung!"-ni-ki
"Karna zera lo berubah lagi kaya gini!"-heeseung
"Stop salahin zera!"-jungwon
"Cihhh sudah gue duga dari awal emang udah gak beres semenjak zera dateng "-heeseung
"...."-jungwon
"Jieun ikut gue yuk"-heeseung
"Mau lo bawa kemana istri gue!"-jungwon
"Rumah gue!"-heeseung
"Apa apaan lo!"-jungwon nahan heeseung
"Kenapa? kalo lo kaya gini ya harus nya jieun boleh dong kaya gini juga ke lo?!"-heeseung
"Gue ingetin ke lo,gue bakal ambil jieun dari tangan lo! ngerti!"-heeseung
"Biar gue yang jadi ayah dari anak lo! kalo lo kaya gini cara nya!"-heeseung langsung to the point
Jungwon hanya terdiam
"Ayo jieun"-heeseung bawa gue keluar
"Semoga dapet penyesalan yang lebih sakit dari apa yang kak jieun rasain!"-ni-ki
Rumah heeseung
"Sini gue pakein salep dulu tangan lo"- heeseung
"Tangan lo memar dikit sama pipi lo juga!"-heeseung
Gue cuma senyum
.
.
.
"Sekarang lo istirahat aja"-heeseung
"Iya,kamar tamu dimana?"-gue
"Lo tidur di kamar gue aja!"-heeseung
"Terus lo?"-gue
"Gue mah gampang"-heeseung
"Hmm yaudah deh,duluan ya gais"-gue
"Iya jieun"-jay
Gue pun akhirnya ke atas
"Kasian kak jieun:("-ni-ki
"Hufhhh,jungwon jungwon!"-heeseung sambil geleng kepala
"Tapi lo serius soal itu?yang tadi lo bilang?"-jay
"Ya gue serius, kalo di izinin jungwon gue ambil jieun!"-heeseung
"Klo gak di izinin?"-jay
"Gue tetep bakal jagain jieun"-heeseung
Jungwon pov
"Sayang?"-zera
"Gapapa kok,biar aja jieun sama heeseung"-jungwon
"Hmm kalo gitu aku tinggal disini,boleh?!"-modus zera
"Baiklah"-jungwon
"Yey"-zera
Oke kalo itu mau lo gue akan lepas jieun dari tangan gue!
End pov
08.00
"Heeseung"-gue
"Kenapa?"-heeseung
"Temenin gue yuk, beli susu bumil"-gue
"Ahh yaudah yuk"-heeseung
"Gue ambil kunci mobil dulu"-heeseung
Gue cuma senyum
Nakk yang sabar ya,mom pasti selalu buat kamu bahagia jangan sampe kamu kaya mom.
"Yuk jieun"-heeseung
Pas gue bengong sambil elus perut gue gak sadar kalo heeseung manggil gue
"Jieun!"-heeseung
"Ehh? udah"-gue
"Aigyo gue tau perasaan lo sekarang kaya gimana"-heeseung
"Gue janji akan bikin lo bahagia jieun"-heeseung
"Gomawo seung"-gue
"Apa boleh gue pegang perut lo?"-heeseung
Gue angguk kepala
"Ehh gerak jieun bayi nya"-heeseung ketawa kecil
"Iya dia nendang-nendang dari tadi"-gue
"Haha"-heeseung
Heeseung lo ngehibur gue banget karna lo gue jadi bisa ketawa lagi senyum lgi
"Jangan nakal disana kasian mom kamu"-heeseung cium perut gue
"Ehh?"-gue
Andai aja jungwon kaya gini gue pasti bahagia banget:)
Gue kangen masa masa dimana dia yang begitu sayang peduli sama gue dan juga calon anak gue
"Yuk jieun"-heeseung
"Yuk"-gue
Minimarket
"Mau beli berapa?"-heeseung
"1 aja deh"-gue
"Kok 1?kenapa gak banyak sekalian ambil 3 atau gak 5 gitu"-heeseung
"Gue gak bawa uang,tau sendiri kan gue kalo belanja selalu pake atm nya jungwon"-gue
"Hufhh,pake uang gue!"-heeseung
"Udah cepet ambil"-heeseung
"I-iyaa"-gue
"Sekalian aja belanja buat bhan makanan"-heeseung
"Oke"-gue
.
.
.
"Jadi berapa?"-heeseung
"Jadi 312.000 won"-kasir
"Arraseo"-heeseung
"Apa itu istrinya?"-kasir
"Hah?yang mana?"-heeseung
"Yang di samping anda"-kasir
"Iya dia istri saya"-boong heeseung
"Eh?"-gue sontak kaget
"Tetep cantik ya meskipun lagi hamil kaya gitu"-kasir
Gue cuma nyengir
"Haha iya"-heeseung
Perjalanan
"Seung"-gue
"Kenapa?"-heeseung
Pas gue pengen ngomong tiba tiba hp nya heeseung bunyi
"Bentar ya angkat telpon dulu"-heeseung
Gue angguk kepala
"Hallo?"
"Lo bisa gak ke caffe****"-jay
"Mau ngapain?"
"Udah sini dulu,ada jungwon"-jay
"Yaudah gue kesana"
"Okk"-jay
Tutt
"Siapa?"-gue
"Jay"-heeseung
"Oiya tadi lo mau ngomong apa?"-heeseung
"E-enggak,tadi gue tiba tiba kepengen pizza"-gue
"Aigyo, yaudah nanti kita beli"-heeseung
"Gausah seung,gue nya jadi gak enak sama lo"-gue
"Jieun! udah gapapa asal lo bahagia!"-heeseung
"Buang rasa gak enak lo!kita juga udah lama kenal"-heeseung
"Iyaa deh"-gue
"Kita ke cafe dulu ya"-heeseung
"Ngapain?"-gue
"Gak tau gue disuruh kesana sama jay"-heeseung
"Ohh oke"-gue
Flashback
"Lo mau lepasin jieun begitu aja?!"-jay
"Ya"-jungwon
"Cihh, yakin kalo lo lepasin jieun ya siap-siap aja buat kehilangan jieun dari kehidupan lo"-jay
"Gue masih punya zera"-jungwon
"Zera gak selama nya baik!gue yakin dia cuma pura-pura aja bersikap baik sama lo!"-jay
"Lo gak tau apa-apa jadi jangan asal ngomong!"-jungwon
Flassback off
To be continued....