
Happ reading☺️💜
Pagi pukul 06.45 WKS
kamu terbangun dari tidur lelap mu,saat mentari mulai menyirangi tubuhku.kamu pergi kekamar mandi untuk membersihakan tubuh mu.tak lupa kamu pergi kamar jimin untuk membangun kan nya dan menyiapkan pakaian untuk ia kenakan saat kekantor yah layaknya seorang istri.
"Jim bangun,sudah pagi ini"menggoyangkan lengan jimin."nanti kamu terlambat,buruan bangun"pergi arah lemari untuk mempersiapkan pakaian kantor jimin.
Jimin yang dari tadi tidak mau bangun dari tidur akhirnya kamu tinggal kan dan pergi menuju dapur,bukan tidak ada alasan kamu kedapur.saat didapur kamu mengambil tutup panci yang berlapis aluminium dan tidak lupa dengan sendok penggorenganselsai mengambil banda itu kamu kembali kekamar jimin lagi.ya itulah cara satu satu nya agar jimin terbangun dari tidur lelap nya itu.
"Astaga aku kira dia sudah bangun,ternyata belum"berdiri tepat disamping jimin."JIMINI PABO BANGUN INI SUDAH PAGI,BANGUN SEKARANG,JIMIN,JIMIN,JIMIN"yayaya tutup panci beserta sendok goreng tadi kamu jadikan alat untuk membangun kan jimin.jangan lupa juga dengan berani kamu meloncat loncat diatas kasur jimin tak peduli dia mau marah apa tidak yang penting jimin bangun itu lah yang ada dibenak mu
"JIMIN BANGUN,BANGUN,BANGUN,BANGUN"tetap meloncat loncat
jimin yang daritadi merasa terganggu,bukan merasa lagi tapi memang sudah terganggu.dengan cepat iya menarik kaki mu dan..
Brukk...
kamu jatuh dalam pelakukan nya jimin,untung lah bukan jatuh kelantai.
suasana yang tadi nya sanagt berisik kini hilang menjado senyap seperti tak terjadi apa-apa
"kamu berisik sekali,tidak bisa apa aku tidur sebentar?"tanya nya.
tanpa sadar jimin memeluk mu sangat erat seperti orang tak mau kehilangan dengan kepala mu yang berada tepat berada di dedapn muka jimin,benar benar sangat dekat hanya sedikit jarak bahkan hidung nya dan hidung mu menyatuh.kamu yang shock dengan keadaan tersebut hanya bisa terdiam dan tak berkutik sedikit pun.Entah lah tidak ada rasa penolakan sedikitpun,rasanya sangat nyaman.
kamu yang hanya bisa menatap nya yang kembali tertidur lelap.
"kenapa rasa nya sangat nyaman saat dia tertidur seperti ini,matanya,hidungnya,dan bibirnya sangat manis bahkan tampan sekali"Batinmu. "Ha?astaga aku memujinya barusan?"tersadar dari lamunan mu "tapi jujur rasanya nyaman sekali jika dipeluk seperti ini,pertama kali aku ngerasain seperti ini"pipi mu merah dan sedikit memberi semyum."yampun angel sadar sadar dia itu orang nya nyebelin,tidak baik.ingatlah itu"kembali lagi sadar mu.
Entah berapa lama jimin memeluk mu hingga sekarang ia tetap tak melepaskan pelukannya itu.astaga tahan sekali dia memeluk selama itu?.kamu juga yang dari tadi ikut tertidur dan tak sadar membalas pelukan jimin.
kamu terbangun kembali,saat membuka mata kamu masih melihat jimin yang masih tetidur pulas.tak sengaja pandangan mu mengalihkan jam yang berada diatas meja sebelah jimin.dan sekarang sudah pukul 09.18.kamu hanya bisa melongo dan melototkan mata mu.sudah hampir siang.
Kamu membangunkan jimin dengan lembut berbeda dengan ide gila mu tadi pagi.
"jim bangun,sudah hampir siang kamu Gak kekantor?"melihat jimin yang masih menutup matanya.
"hari ini aku ambil cuti sehari"jimin membalas masih dengan mata tertutup.
"Baiklah,kalau gitu bisa gak kamu lepasin pelukan mu?,aku gak bisa gerak"
Jimin hanya melonggarkan pelukannya itu bukan melepaskan nya
"Jim,aku mau masal,ini udah siang.aku lapar"
"sebentar saja,aku merasa nyaman jika begini"gumamnya
lagi lagi pipi mu memerah dan memberi sedikit senyum malu
"Semalam jam berapa kamu pulang?,maaf aku tidak menunggu mu pulang.aku ketiduran saat mengerjakan tugas ku"menundukan kepala mu
"sekitar jam setengah tiga,aku sampai rumah"jawabnya
pantas saja dia tak mau dibangun kan ternyata dia pulang sudah sangat larut.
"lalu kenapa harus pulang kerumah,kan kamu bisa Inap dikantor"tanya mu lagi
"Aku gak mau tinggalin kamu sendirian dirumah"membuka matanya dan melihat mu
Untuk kesekian kali pipi mu memerah dan itu dilihat oleh jimin
"Ada apa dengan pipi mu,berubah merah gitu?kami sakit"tangan nya langsung melepas pelekan mu dan ditaruh nya punggung tanganya dikening mu "tidak panas"
"A-aku gak sakit jim"menurunkan tangan jimin."lain kali kalau sudah larut,gak usah pulang.kamu inap aja dikantor.lagian aku berani tinggal sendiri.jangan khawatir"mengalihkan pembicaraan mu
"Hm..tetap saja,aku gak berani tinggalin kamu sendirian.kamu itu perempuan.Bagaimana kalau ada penjahat masuk lalu melukai mu dan membuat hal buruk pada mu.Tidak akan kubiarkan apapun yang terjadi pada mu.kamu tanggung jawab ku dan ibu mu sudah menitipkan ku pada mu"ucapnya sembari mengelus rambut mu
Ya Tuhan apa ada dengannya sampai berubah seperti ini beda sekali dengan biasa.kali ini dia sangat lembut.apa yang sudah terjadi semalam sampai berubah begini "batin mu"
seharian waktu kalian hanya dihabiskan berbaring tanpa beranjak sedikit pun.hanya tidur sambil berpelukan
...
"Kenapa tadi telat datang,untung Dosen belum datang"ucap Johya
"Ahiya aku hampir lupa kalau hari ini ada jadwal"jawab mu
"jangan-jangan kalian sedang melakukan..."
"Gak,kami tidak melakukannya Joy"langsung dipotong dengan mu
"Terus kenapa terlambat?"tanya nya lagi penasaran
"Jimin tidak mengizinkan ku melepaskan pelukannya"
"apasih kamu,mana mungkin secepat itu dia mencintaiku Joy"
"Mungkin saja,didunia ini mana ada yang tidak mungkin Ngel.apa kamu ingat yoongi mantan kekasih mu itu?lihat dia sekarang sudah sukses kan, yang dulu nya dia dianggap preman oleh orang orang tapi sekarang menjadi pemegang saham utama di daegu.apa itu tidak kemungkinan?percayalah ngel,jimin akan mencintai mu tapi tidak sekarang.Lalu apa kamu juga sudah ada rasa pada nya?"
"A-aku?Belum joy,aku hanya mulai merasa nyaman pada nya.hanya itu saja"
"Tak apa,semua akan berjalan dengan sendiri nya.akan ada salah satu dari kalian mengungkapkan perasaan kalian"
Kamu hanya membalas dengan senyuman ringan.
beberapa saat kemudian Handphone mu berdering dan tertera nama "JIMINI PABO"
"Halo"~
"Iya jim,ada apa?"
"Kelas mu sudah selesai belum?"
"Sudah.kenapa?
"yasudah,tunggu sebentar disana aku akan menjemput mu"
mendengar jimin akan menjemput mu bukannya marah melainkan kamu sangat senang,entah kenapa hari ini membuat benar benar bahagia tidak seperti biasanya.
"I\-iya,Hati Hati"ucap mu sembari
mematikan telfon genggam mu
"Siapa?tanya Johya yang penasaran
"Jimin"jawab mu.
"Em..Joy kamu bisa pulang sendiri kan?"
"Emang nya kenapa Ngel?
"Jimin akan kesini,katanya dia mau jemput"
"Ciee yang udah akur sekarang,iya deh iya aku pulang sendiri.apalah daya yang jomblo ini"menyenggol pundak mu pelan.*Aduhh Joy kita samaan jomblo hehe😂
"Apasih joy,biasa aja deh"Pipi mu yang mulai merah datang kembali.
...
Tak lama kemudian Jimin datang dan langsung menghampiri mu.
"Ayo pulang"ucapnya dari belakang mu
Kamu hanya membalas dengan anggukan
"Joy aku diluan ya" berdiri dari tempt duduk mu
"Iya,hati-hati"
kamu pergi meninggalkan Johya.
"Tumben jemput,ada kerasukan apa kamu?"Tanya mu
"Emang gak boleh aku menjemput Istri hm?"sambil memegang tangan mu sesekali mencium tangan mu.
Ya sebenarnya Jimin sudah menggenggam tangan mu saat beranjak meninggalkan Johya,dan sampai dimobil ia tak kunjung melepaskan tangan mu.
padahal itu hanya hal kecil yang dilakukan oleh jikin,tapi sudah membuat jantung mu berdekup kencang dan membuat pipi mu kembali merah.
"Boleh aja.Tapi..tunggu jim ini bukan arah kerumah,kita mau kemana?
"Aku mau aja kamu ke...?"
.....
Hai☺️💜
aku kembali😂
Gimana Novel kali ini?Makin jelek ya😭?buriq bgt malah😭.
yaudh deh aku terima hujatan dari kalian+saran juga.
Makasih udah mau baca Novel yang tak seberapa ini.
kalau kalian suka tolong komentar dibawah "NEXT" biar aku semangat ngetik nya heheh😂.
Maaf bila typo terlalu banyak☺️💜