Why I Need You

Why I Need You
Eps 10 : on the way



Sewaktu diperjalanan, tiba-tiba saja ponsel Geissa berdering.


...Drrtt drrtt...


Geissa : Siapa ya? (Bingung Geissa, karena nomor yang menelfonnya tidak tersimpan pada kontak hpnya). Udah ah, paling juga orang iseng. (Sambil hendak memasukkan ponselnya kedalam tasnya. Hanya saja tak lama berselang, ponselnya kembali berdering dan menandakan 1 pesan baru).


Kak Fayun : Siapa?/


Geissa : Gak kok kak. Bukan apa-apa (katanya sambil membaca pesan teks tersebut).


+628xxxxx : Ini gue sanmon.


Geissa yang melihat isi teks tersebut pun terkejut. Dan berkata : Astaga Jadi nomor yang sedari tadi menelfonnya itu sanmon?


Akhirnya Geissa pun mencoba untuk kembali menghubungi sanmon, tetapi sayangnya dia kalah cepat, karena sanmon kembali menghubunginya. Dengan cepat geissa pun mengangkatnya.


Geissa : Halo, siang san. Sorry gak gue angkat tadi. Soalnya nomor Lo belum gue save 😅


Sanmon : Iya. Halo Gei. Gak papa. Gue cuma mau bilang saja. Soal gender musiknya terserah Lo saja deh. Hanya saja gue pada dasarnya suka sama lagu2 pada era 90 80-an begitu. Soalnya konsepnya masih tulus saja menurut gue.


Geissa : Ohh begitu ya san? Hmm ya udah deh bagaimana kalau sekarang kita bertemu saja dahulu buat ngebahas soal ini? Soalnya kebetulan nih, sekarang gue lagi mau kumpul bersama temen-temen gue yang lain. bagaimana Lo punya waktu gak?


Sanmon : Hah? oke. Kalau begitu gue izin dahulu. Jadi gue harus ke mana setelah ini??


Geissa : Jangan dipaksain loh san. Gue gak mau ini jadi beban. Aku dan teman-teman kumpulnya di rumah Lios. Lo masih ingat alamatnya kan??


Sanmon : Iya, emangnya Lo kira gue setua itu apa? Dan ini sama sekali bukan beban bagi gue. Ya udah kalau begitu gue nyusul nanti. Dan sampaikan ini ke temen-temen Lo dan juga Lios supaya mereka gak salah paham sama gue. Takutnya mereka malah gak suka lagi, karena gue seperti terkesan mengganggu kebersamaan kalian.


Geissa : oke deh San. Teman-teman gue gak sesensitif itu kok. Gue tunggu ya. Bye


Setelahnya telepon pun berakhir


... Sanmon home ..


Mamanya Sanmon : Siapa yang kamu telepon Sayang?? Kok kamu senyum-senyum begitu?? (Tanya mamanya curiga, soalnya anaknya ini hampir tak pernah senyum sama sekali kecuali ada yang menurutnya menarik atau hanya sama keluarga terkedekatnya saja)


Sanmon yang melihat mamanya datang pun jadi salah tingkah, karena dia tertangkap basah sedang senyum-senyum sendiri


Adiknya sanmon : Ahh, Yoona tahu. 😏


Pasti karena kakak cewek yang hari itu kan?? 😜Hahaha ayo ngaku 😆😆


Sanmon : Apaan sih kamu dek? Cewek yang mana coba??? (Elaknya dengan muka datar. Hanya saja warna telinganya berubah Semerah tomat)


Yoona : Jiahahah,, telinganya oppa merah maa .. 🤣🤣 berarti aku benar dong 😂🤣


Mamanya Sanmon : Wahh apa iya San? Cewek beruntung mana sih? Yang bisa meruntuhkan tembok pertahanan anak mama yang tampan ini 😉. Soalnya sama Dae Ra saja "yang notabene nya adalah temannya dari kecil" anak mama ini masih cuek loh 😁. Hahh... tetapi, Setidaknya Baguslah, berarti anak mama ini normal dong 😆😆 (Seru mamanya ikut serta menggoda anak tampannya itu)


Yoona : hahaha mama bisa saja 😂😂😂 ngomong2 Ituloh mah, kakak cewek yang duduk di sebelah oppa waktu di bioskop ituloh mah.. mama inget gak sih??


Mamanya Sanmon: Ohh yang itu.. yailah mama masih ingat. cantik juga sih 😄 bolehlah bolehlah 😂😂


Sanmon makin malu digoda oleh wanita-wanita kesayangan ini. Karena fikirnya mana mungkin adiknya itu akan mencurigai dirinya dengan geissa yang notabenenya sangat tidak akur saat itu. Tak lama berselang ada suara yang ikut bergabung di tengah keseruan yang sedang berlangsung :


Papanya Sanmon : Wahh, apa papa melewatkan momen penting??


Yoona : Eh papa?? Kapan pulangnya?? Kok aku gak dengar suara pintu terbuka??


Papanya Sanmon: bagaimana kamunya mau dengar? Orang kalian saja sibuk godain anak sulung papa?? memang apaan sih??


Mamanya Sanmon: Iihh,, papa kepo deh 😆


Yoona : hahaha mama benar 🤣. Padahal Yoona baru mau ngomong begitu ke papa 😂😂


Papanya Sanmon hanya bisa menekukan wajahnya gak suka. Karena akhirnya dirinya pun kena imbas istri dan anak perempuannya.


Setelahnya sanmon meminta izin ingin keluar sebentar untuk mengerjakan tugas kelompok dari sekolah.


Mamanya pun mengijinkannya dan berseru : Ya udah hati2 ya sayang. Jangan lupa salam juga buat calon mantu mama sekalian. 😂😂


Sanmon: Maammmaa ..


Papanya Sanmon hanya bisa menghela nafasnya saja melihat tingkah istri tercintanya itu


Papanya Sanmon : Kamu boleh pergi asalkan jangan sampai kecapean dan pulang larut. Besok kamu harus bangun pagi. dan ada yang perlu papa bicarakan sama kamu di sekolah.


Yoona : mengapa harus di sekolah pa?? Kan di rumah bisa??


Papanya Sanmon: ini beda sayang ☺️


Yoona : huff,, ya sudahlah, bicara dengan Appa dan Oppa itu gak bakalan ada ujungnya. Mollaso (seru Yoona menyerah dan mengangkat bahunya tak tak ingin tahu apa kelanjutannya)


Sanmon : Ya sudah kalau begitu baik pa. Aku pergi. Eomma nan ttonanda. (Ma, aku pergi)


Mamanya Sanmon: Oo, hati-hati ya. Jangan ngebut.


Ne (iya) seru Sanmon. Dan setelahnya dia pun bergegas menuju rumah Lios.


...Rumah Lios...


Geissa baru saja nyampe di rumah Lios dengan kknya.


"Selamat siang pak de" safa geissa dan kak Fayun pada tukang kebun milik keluarga Lios


"Selamat siang den, non" safa pak de kembali.


Geissa: kami masuk dahulu ya pak de ..


Pak de : Iya non, silakan. Teman2 non geissa yang lainnya juga sudah duluan. ☺️☺️


Geissa : oke pak de. Permisi 😊😊


Dan setelahnya mereka pun memasuki rumah Lios.


Hello guys,, Udah lama?? Seru Geissa


Belum kok kita juga baru nyampe 😁 seru teman2nya.


Geissa : ohh. Btw Nayla belum Dateng??


Lios: iya. Telat mungkin??


Rio: Btw gue ngajak Zayn tadi, soalnya gue gak mau pulang sendiri. Takut diculik kan gue ganteng. 😂


Ayni : narsis loh 😄


Rio: Yee biarinn 😆


Emni : Wahh seru dong 😁😁


Bimo: Serius loh Gei?? Emangnya dia mau?? 🧐🧐


Geissa : ckckck, iya dong. mengapa jadi loh nya yang kebingungan begitu bim?? 🤭😄


Lios : yahh Sanmon lagi. Huh ya udah deh gakpapa, dah telanjur 😗 btw Zayn udah di mana Ri?


Rio: dia udah otw kok 😁


Lios: woke 😌


Selanjutnya mereka pun latihan seadanya dahulu sambil menunggu yang lainnya menyusul .. tak lama berselang sanmon pun tiba ..


Bibi : Den, ini ada teman Aden yang lainnya jadi bibi bawa ke sini saja langsung


Lios : Ehh sanmon panjang sangat umur Lo, padahal kita baru saja loh ngomongin soal Lo 😌😌. Ya udahlah. Dan bi, makasih ya 😊


Bibi : Iya den 😊


Setelahnya mereka pun kembali pada aktivitas mereka masing-masing dan sanmon pun bergabung.


...Kompleks Rumah Nayla...


Saat ini Nayla pun sedang bersiap-siap melajukan motornya menuju rumah Lios


Tiba-tiba saja tetangga sebelah rumahnya datang dan bertanya padanya :


Tetangga : Hi! Kau Nayla kan? Mau ke mana?


Nayla sempat terkejut karena di sekitar kompleks rumahnya jarang ada tetangga yang saling bertegur safa. Dan setelah melihat siapa yang menegurnya iapun terkejut bukan main : E..loh, Loh kan Dae Ra anak pertukaran pelajar itukan itu kan?? 😲 Ngapain??


Dae Ra: hah? Ngapain?? Ya gue tinggal disinilah masa digudang?


Nayla : Hmm ..


Dae Ra: Lo belum jawab pertanyaan gue. Mau ke mana Lo?


Nayla: Latihan.


Dae Ra: Latihan??


Nayla: Iya latihan. Buat ujian


Dae Ra: Sama partner Lo?


Nayla: (kepo sangat nih orang, serunya dalam hati) Ya iyalah, masa sama pohon sih KAK?


Dae Ra: Beneran? Gue kira Lo mau bertemu sama teman2 Lo itu. Soalnya gue ada perlu sama teman Lo yang lainnya.


Nayla: Maksud Lo kak? Ya memang sih,, tujuannya ya, ke sana juga 🤨


Dae Ra: Huff, itu .. cowok suka nempel bersama kalian itu loh.


(Nayla tampak berpikir sebentar 🤔 dan setelahnya dia pun tersenyum menyeringai)


Nayla: ohh Lios maksudnya? Kebetulan sih gue memang mau kesitu juga. Mau ikut gak?? Ya hitung-hitung sekalian kan kalian bisa latihan bersama (katanya sambil tersenyum kemenangan)


Dae Ra sempat berpikir sebentar sebelum akhirnya setuju dengan pendapat Nayla. Dan Setelahnya dia pun ikut bersama Nayla menuju ke rumah Lios.


Nayla pun tersenyum. Daannn (Hahaha yess tawanya dalam hati dan berseru : mampus Lo ios. Gue bawain oleh-oleh) 😜😜


... Rumah Lios ..


Bibi: Loh den Fayun? Anterin non geissa ya tadi??


Fayun : hehehe iya bi ☺️. Mau aku tungguin sekalian. ☺️☺️ Dan ya, aku kan sudah bilang ke bibi kalau manggil aku gak usah pake sebutan Aden. Panggil nama saja supaya lebih santai begitu bi. 😊


Bibi: ohh, oke den. Eh maksudnya nak fayun. Kalau begitu bibi tinggal dahulu ya nak, kalau kamu bosan nonton tv saja, remotenya ada di dalam lemari. ☺️


Fayun: siap bi, Fayun juga udah terbiasa hidup sendiri kok 😂😄.


Bibi: hahaha, bisa saja kamu ini 😄😄


Fayun: naahh begini enak bi, liatnya. Soalnya senyuman bibi itu mengalihkan duniaku 😉.


Bibi: hahaha bibi sudah tua loh nak, cari yang lebih mudah saja ya nak 😄😆


Fayun: hahaha bibi bisa saja 🤭🤣.


Bibi: ya sudah nak, kali ini bibi benerin tinggalin kamu ya 😊


Fayun : oke bi ☺️🙂


Tak lama berselang Nayla pun datang bersamaan dengan Dae Ra ..


Nayla : permisi ...


Kak Fayun : oh Nay, masuk saja dek. Geissa dan lainnya sudah nungguin gih di atas. 🤨😐


Dae Ra yang melihat kak Fayun keluar berpikir jika Fayun adalah kakak dari Lios, kalau dipikir-pikir sepertinya kakaknya ini cukup ramah di banding Lios. + Tampangnya yang tidak kalah jauh dengan sanmon. Membuat Dae Ra sedikit tersipu


Nayla: Ehh, kak Fayun?? (Kejut Nayla) oke deh kak 🙂, kalau begitu kami naik yah. 😊😊


Fayun hanya menganggukkan kepalanya dan setelahnya kembali pada aktivitasnya.


Dae Ra : Nay, tadi itu kknya Lios ya? ☺️


Nayla: Apaa?? 😳 Big NO.


Dae Ra hanya mengerutkan keningnya bingung dengan jawaban Nayla : Maksud Lo nay?


Nayla: Iya,, Kak Fayun itu bukan kknya Lios, melainkan Geissa. 😌


Dae Ra tadinya sempat terjerat dalam pesona seorang Fayun. Tetapi setelah mendengar fakta barusan dia seakan tersadar untuk kembali. Huhh,, mengapa harus geissa sih ??


Nayla : Hooii, kak?? Are you okay?? Huh?? (Seru Nayla membuyarkan lamunan Dae Ra)


Dae Ra: Hmm,, i'm okay 🙂


Setelahnya mereka pun menuju ke ruang musiknya Lios, tempat kawan2nya berkumpul


Bersambung ...