
Al menyiksa ke empat orang itu dengan sangat kejam
jos dan anak buah yang bersamanya pun tidak tega
mendengar jeritan jeritan yang sangat sadis menurut
mereka tapi di mata Al itu sangat menyenangkan
Setelah ke empat orang itu lemas dan tak berdaya Al
Menyuruh anak buahnya membawanya ke markas cadangan dan memasukannya ke dalam kandang untuk
Jadi santapan binatang kesayangan nya
Al yang baru sampai di bar dia langsung naik ke atas
Tempat Evan berada Al masuk lalu masuk ke kamar mandi
Setalah itu dia berbaring di ranjang sambil memeluk Evan
Sambil mencium aroma tubuh yang sangat harum
Lalu dia tertidur pulas .pagi hari yang indah matahari yang akan keluar dengan cahaya yang panas . Evan terbangun dan dia mengucek mata bulatnya dan rambut
Yang sangat berantakan kancing baju juga sudah terbuka
al:sudah bangun yah
Evan yang melihat Al sedang duduk di sofa sambil menatap dirinya dengan wajah tersenyum awalnya Evan
Terpesona dengan senyuman manis Al tapi saat dia
Melihat Al tidak memakai baju dan hanya bokser Evan
Langsung menutup wajahnya Dengan kedua tangannya
Al hanya tersenyum lalu dia berdiri dan menghampiri
Evan yang sedang menutup mata lalu dia membaringkan
Tubuh Evan. lalu menindih tubuh kecil Evan lalu menarik tangan mungil Evan terkejut saat melihat tubuh yang sangat bagus dan roti sobek yang sangat indah menempel di perut Al yang melihat Evan sedang memandang perut
Sispek yang selama ini dia rawat dan jaga saat dia sedang asik menatap Evan telepon berdering Evan yang sedang asik dalam dunianya tidak sadar dengan tingkahnya Al hanya bisa menggelengkan kepala lalu
mama:kamu lagi Dimana sayang ...?
Al: aku lagi di perusahaan ma bisa ada kerjaan
Mama: berarti kamu tidak pergi ke bar .j
Al:yah aku sudah kesana dan aku berterima kasih ke
Mama telah menyiapkan hadiah yang sangat luar biasa .
Tampa sadar Evan menyentuh roti sobek Al sambil
Membelai dengan sangat lembut Al terkejut apalagi saat Evan menyentuh bagian bawah perutnya Al yang ingin
mendesah nikmat tapi saat mama berteriak kencang
Al langsung sadar lalu menyentil dahi Evan Evan tersadar
Lalu menatap wajah Al dengan sangat malu mata mereka
Bertatapan Al tidak merespon telepon mamanya karna
otaknya sudah tidak bekerjasama akhirnya Al melempar
Hp lalu menarik kedua tangan Evan ke atas lalu mencium bibir sexsi Evan dengan ******* lembut Evan terkejut dan diam dengan tindakan Al stelah puas al melepaskan bibirnya dan menatap wajah Evan yang merona malu walaupun Evan tidak membalas ciumannya tapi Al
Sangat puas karna rasa dan aroma bibir Evan sangat enak
Dan manis Al bangkit dari ranjang lalu masuk ke kamar
Mandi .dan Al juga ingin meredakan hasrat yang bergejolak setelah tenaga Al keluar dengan handuk yang
Melekat di pinggang seksi Evan yang melihat itu menelan ludah lalu berlari ke dalam kamar mandi setelah selesai
Mandi Evan terkejut karna dia tidak membawa handuk Evan merasa bingung dia hanya bisa diam sambil duduk di keloset memikirkan cara
Evan:apa tuan masih ada di kamar uuhh gimana ini
Apa aku harus meminta bantuan