
Sekarang aku suda berusia 16 disini
la kisah (WA) di mulai
aku mulai tertarik pada wanita-wanita dan aku mulai mendekati wanita . jujur benar jujur aku sangat begok dan penakut terhadap wanita
mungkin aku tak tahu apa karna aku jau dari ibu sosok wanita di seharian ku
waktu terus berlalu aku sangat sulit beradap tasi saat berhadapan pada wanita aku selalu tidak pede cenderung diam dan melihat saja
saat itu aku sangat bodoh dan lugu tidak tau berbicara dan aku sangat gugup dan berjatuhan keringat dan gemetar saat dekat wanita .
aku bertemu seorang wanita SMA . wanita nya sangat putih dan manis . seprti nama nya nisa . dibilang cinta aku jugak tidak tau dibilang suka jugak aku bingung seperti cinta-cinta monyet la
kami sering bertemu kami berdua dari pagi tahan tidak makan hanya berdua jalan jalan tertawa gembira dia selalu datang ke rumah seminggu berlalu dia semakin jarang datang
aku tidak tau sebab nya apa aku mulai berpikir apa keadaan aku yg membuat nya mulai menjauh apa karnakan aku tidak mempunyai harta atau apa aku sedikit memahami dia mulai jarang menemui ku dan aku pun hanya bisa bersabar menunggu dia datang aku butuh teman saat itu aku pun tak sabar dan aku mulai memberanih kan diri datang ke sekolahan nya
aku berjalan kaki menuju ke sana di bilang jauh gak jugak di bilang dekat gak jugak 1jam berjalan sampai la aku di gerbang sekolah nya.
dan bel pun berbunyi semua nya pada keluar dan satu per satu keluar dan mataku melihat dan mencari apa kah dia bersekolah dan aku berpikir apa dia tidak sekolah apa dia sakit dia tidak datang kerumah dan sekolah dan aku mulai lelah menunggu kaki ku terasah panas aku tidak memaki alas kaki terasa panas sekali aspal yang aku injak ..
aku pun mulai pulang dan aku meninggal kan sekolah itu tak jau aku berjalan aku melihat tas yg sama . terlihat bergandengan bersama seorang lelaki dan teman wanita nya jugak bergandeng sama lelaki dia mulai memasuki sebuah rumah makan Padang aku pun penasaran tas nya kok mirip badan mirip aku pun berani kan diri ku menghampirinya dan aku lihat dari dekat aku terdiam dan terkejut
sangat lamak aku memandangi nya aku termenung dan dia melihat ke arah ku pun menghampiri nya aku hanya ingin berkata pada nya kenapa kamu tidak datang lagi ke rumah .
dan teman nya berkata ngaca dong liat dong kamu mimpi ya
teman nya berkata he Lao tau gak Lo itu jelek itam Kumal dekil bau sanah2 pergi ilang selerah makan gua .
aku hanya bisa diam dan malu di lihatin banyak orang dan aku merunduk melihat kebawah dan keluar dari situ aku merasakan kan kehilangan barang yg paling berharga keceriaan senyum manis nya wajah cantik nya harum nya kini tak pernah aku rasakan aku benar2 hampir terpukul aku merasa kesepian lagi . hati2 aku mulai tak bersemangat lagi .
tak bersemangat aku gagal sudah .
Bersambung