
**S**ebelum aku mula kisah ku
aku mau memperkenal kan diri ku terlebih dulu dan aku juga mau ngucapin terimakasih
nama : saya Wanda
lahir : di Kalimantan di kota Pontianak
tanggal lahir : 27-07-1993
(WA) ini ada la nama saya Wanda saya seorang anak lelaki sekarang umur saya suda 26 tahun .
saya di lahir kan dari ibu bernama Natalia. ayah saya bernama Iskandar ibu saya orang pulau Jawa ayah saya orang Pontianak.
ketika saya lahir dan saya berusia satu tahun orang tua saya bertengkar di karnah kan ayah saya ketahuan bermain api ibu saya pun sakit hati dan pergi ke pulau Jawa meninggal kan aku saat aku berusia satu tahun . dan aku di titipkan kepada nenek . dan ayah ku jugak pergi bersama api dan terbakar lupa akan aku terlena dalam terang nya api itu .
bertahun-tahun hingga aku masuk usia 5 tahun aku mulau ingin tahu dunia apa itu dunia dan aku mulai di sekolah kan aku belum tau dan belum mengerti siapa itu ibu dan ayah
selamat 5 tahun hanya kakek dan nenek aku yg selalu ada sampai2 aku pun memanggil nya mamak dan kakek ku aku panggil Datok hanya nenek ku yg mengajar kan ku dan perlahan memberih tahu kan bahwa aku mempunyai seorang ibu dan ayah yg sangat kejam .
aku tau seharus nya aku bilang ibu dan ayah aku Jahat tapi mereka telah membuat ku tidak seperti anak2 yg lain tidak seperti teman2 ku yg selalu di perhatikan setiap saat masah kecil ku tanpa kasisayang ibu dan tanpa didikan seorang ayah aku mulau merasah sedih saat aku mengetahui kalau aku sama seperti anak2 yg lain aku merasah takut dan bertanya2 siapa orang tua ku .
kalau masih ada ku mohon pulang la ibu lihat la anak mu yg sekarang suda semakin besar.
jika ibu marah sama ayah jangan tinggalin aku ayah pun tidak ingat pada ku . malah dia dapat satu anak lagi dari api . aku semakin membenci ayah .
aku tidak tau sat itu karena aku masih belum cukup usia yg aku tahu hanya la bermain makan tidur nagis
saat bertahun2 berlalu mulai merasakan susah duka nya hidup dan keras nya perjalan yg aku hadapi aku mulai timbul perasaan mengerti akan sebuah keadaan dimana ekonomi selama ini nenek 1 ku hanya la seorang yg miskin makan sehari-hari aja kadang kekurangan . aku mulai menetes kan air mata dan aku berhenti sekola . kelas 3 SD tidak selesai karnah sering di mintai uang SPP 25rb setiap bulan di tagi terus
dan aku memutus kan tidak sekola lagi karena tidak mau menamba beban nenek sama Datok buat makan aja kadang bubur kadang makan sayur pakis . buat beli beras aja susah hari demi hari di lewati
aku tetap berusaha kuat dan ceria di hadapan sema orang yang aku temui dan aku muai ingin membantu nenek mencari uang buat belik beras kerjaan apa aja dari membersi kan kebun nanas mengangkut buah nanas dari kebun aku berhenti sekola langsung berusaha mencari uang
bersukur semua yg aku kerja kan di bayar dengan baik . aku selalu berpikir setiap hari aku harus membantu nenek dan Datok ku aku tidak mau menyusah kan mereka lagi dari umur 1 tahun hingga aku suda belasan tahun merawat dan membesar kan ku. .
waktu terus berlalu hipup pun tidak berubah masalah dan cobaan ujian selalu datang silih berganti rumah yg aku tempati bersama nenek dan Datok di tiyup angin dan roboh kami pun kehujanan di dan basah kuyup dan tak bisa tidur tengah malam ujan lebat angin kuat aku melihat wajah nenek dan Datok ku hanya tersenyum dan dia berkata
jangan menangis jangan bersedih ini hanya sebntar kita cuma perlu bersabar
dari perkataan itu aku sangat mengerti sekarang
dan aku mulai. bisa menerima apa yg telah terjadi dari kecil hingga sekarang. walau pun ibu pergi Aya pergi tetap la tersenyum ini hanya sementara . percaya la coba la lebih bersabar. .
Bersambung