True Love MODERN/NaruSaku

True Love MODERN/NaruSaku
Menyukai - mu



"Iya, ini Aku Sakura Chan"


"Naruto!?......... "


Terlihat Jelas Pria Berambut Matahari itu Dari balik Kegelapan Pada Jalan Raya beraspal hitam Tersebut..


Jari - Jari Nya Terkotori Oleh TebalNya Noda Merah Darah...


Meski ia Tak Satupun Membunuh  dari Tiga puluh Pria berjas hitam lekat tersebut, Ia Tahu Batas Ego Nya sendiri...


Meski ia Seseorang Pejabat Keadilan sekalipun, Namun Ia masih Tetap Bisa Dijatuhi Jatah hukumannya Oleh negara yang ia Bela itu...


Sontak Gadis itu seketika Berlari Memeluk Pria Berambut Matahari dihadapannya, Pelukannya itu Sangatlah Erat


Dari Mata Emerald gadis itu Terlihat Berkaca - kaca sebelum Air Mata nya perlahan - lahan Jatuh membasahi kedua pipinya


Ia Berkata:


"Untung Saja Kamu Ada disini!... " Ujarnya Menangis


Pria itu kemudian membalas Pelukan si gadis Cantik itu, Ia tersenyum manis Pada Sakura yang tengah Menangis membasahi Dada bidang Datar Milik Naruto...


"Cup Cup Cup, Jangan Menangis lagi Sayangku" Ujar Pria tersebut Mengelus - elus rambut Merah muda Sakura


Sang gadis itupun Reflek Menarik, Melepaskan Pelukan yang baru Saja Menghangatkan kedua tubuh mereka Dari Suasana Malam yang Tentunya Sangat Amat Dingin....


Gadis Berambut pink itu terheran Terhadap Dirinya sendiri. Seseorang gadis tentu tidak Boleh secara sembarangan memeluk Pria lain jika bukanlah kekasihnya Sendiri


Bagaimana bisa ia melontarkan pelukannya Pada Naruto Pria itu.


Dia sadar jelas bahwa hubungannya dengan Naruto masihlah diatas Tanda tanya.


Memangnya Pria Dihadapannya itu adalah kekasihnya?, Tunangan?, atau bahkan Suami?, Apalagi, Pastinya Bukan......


"Jangan menggodaku baka!" Ucap Sakura Sembari memalingkan Wajahnya, takut jika Pria dihadapannya itu melirik wajah putihnya yang kini masih Berkaca - kaca


"Hehe, maaf Sayangku!" Balas Naruto Tersenyum Kecil


Drrrt..... Drrrt..... Drrrt!


Dari Saku Celana Pria Berambut Matahari itu, IPhone13ProMax Milik nya Berdering Kencang.


Sontak Bergegas Pria tersebut Menarik Mengambil Hand phone Nya itu Dari balik Saku Celana nya..


Dan benar Saja.....


Mebuki Ibunya Si Gadis Cantik Berambut Pink itu tengah menelfonnya, bahkan Sebelumnnya Sampai 7x Panggilan Yang Tak Terjawab...


Tampa Fikir panjang Ia pun Sesegera Mungkin Mengangkat Telfon milik Mebuki Calon Mertuanya itu...


Takut jika Calon Mertuanya itu menyimpan Nilai Perasaan yang Buruk Pada nya sebagai menantu Di masa Mendatang


"Halo Bi"


"Naruto Kun, Kamu Dimana?, Apakah Sakura Sudah ketemu?"


"Tenang saja bi, Sakura Sudah Bersamaku Sekarang, dia aman"


"Benarkah Naruto Kun?!, Syukurlah Ya Tuhan. Tolong Antar Putri Ku Pulang Kembali dengan selamat Naruto Kun, maaf merepotkanmu Sayang"


"Tentu Bi, Sakura Chan Akan Sampai Disana Dalam waktu 3 menit"


Kemudian Telfon Itupun Tertutup Berakhir...


"Naru, Siapa Yang menelfon mu Barusan?" Tanya penasaran bingung Sakura


Kemudian Naruto Dengan Nihilnya Membalas gadis itu:


"Calon Mertuaku, Sakura Chan"


Gadis itu Linglung Terkejud, Membalas nya Dengan Ekspresi Yang Berubah Marah Padanya


"Calon Mertua?!, Siapa?!, kamu Sudah punya Tunangan?, kenapa Naru?, Siapa?


Apakah gadis Berambut hitam yang bersamamu tadi Pada Taman sekolah?!"


Begitu Banyak Pertanyaan Bertubi - Tubi Yang Dilontarkan Sakura Pada Pria Bermata Shappire Disitu


Naruto Tersenyum Senang, Sebab Gadis Manis itu Bersikap Dingin Pada nya Sedari Tadi Ialah Karena Mungkin Perihal Saat Ia bersama gadis Berambut hitam itu...


Sakura Chan Pasti Cemburu, Fikir Pria tersebut


"Naru?, Siapa... Siapa Gadis itu?" Tanya Sakura Kembali, mata Emeraldnya kini Tengah Kembali berkaca - kaca, tampangnya Cemberut mengerut Pada Pria Berkumis Kucing itu...


"Maksud kamu Hinata?"


"Hinata?, Jadi Gadis itu Bernama Hinata?!"


"Benar Sakura Chan, Hinata adalah temanku Semenjak aku Menginjak kan kaki di Kelas Satu SMP" Jawab Naruto


"Te... Tetapi Kalian Terlihat Sangat Akrab Dan Sangat Dekat Naru... " Ujar Gadis itu Nada nya mengecil Sedih. Ia Sejujurnya Bertanya - Tanya Mengapa Saat Pria Berambut Matahari tersebut tengah Didapatinya Bersama Wanita Yang lain. itu membuat Hati Gadis Itu Luntur Warnanya....


"Hmm, Apakah Kamu Cemburu Sakura Chan?" Tanya Naruto Kembali menggoda gadis itu Dengan Nada yang Sedikit Terdengar genit Padanya...


Gadis itu kemudian menatap tajam mata Shappire Naruto, kini emeraldnya Dan Shappire Pria itu tengah melirik Satu Sama lain... Wajah gadis itu terpampang Serius


Dia Menjawab:


Namun Dia tidak lah sendirian, Kini Naruto Pipi Pria itu Juga Samar - Samar Terlihat Memerah,  Ia tidak Menyangka Sekilas Jawaban Gadis yang dia Cintai Tersebut Begitu Mengguncang seisi Hatinya....


"A... Apa?!, Kamu Pasti Bercanda Kan Sakura Chan?, haha?"


Balas Naruto Tak Yakin, Wajahnya mendekat ke arah Wajah Sakura hingga Terlihat Seperti Sangat Dekat, kini Hanya Menyisakan 2cm Dari Jarak Wajah Mereka Masing - Masing


Cup....


Gadis Berambut pink itu Seketika Menempelkan Bibir Merah Rona Miliknya Pada Bibir Pria Itu, Naruto...


Kini Kedua bibir mereka Bersatu Padu lembut..


Masing - masing dari mereka kini menikmati Paduan Nikmat Yang Berlangsung Sekian Detik tersebut..


Hingga Keduanya Puas, Perlahan Lahan Menarik Kembali Bibir Bibir mereka Yang Basah...


"Sa.. Sakura Chan!? I.. Ini?!" Ucap Kaget Naruto Usai Ia Mendapat Ciuman Langsung dari Bibir Miliknya dengan bibir gadis itu


"Aku Menyukaimu Naru... "


"Ehh?!, Aish!, maafkan Aku.. Saat ini Aku Sulit Untuk mencerna keadaan ini Sakura Chan... "


Gadis itu Kembali Mengungkapkan Perasaannya Itu, Kini Dengan wajah Yang lebih serius Dan Nada Yang Lembut Nan Hangat Ia katakan


"Aku Menyukai mu... Barusan adalah Ciuman Pertamaku untuk Seumur hidup... Aku pikir Kamulah Yang Pantas Mendapatkannya Naru...Aku Tidak Bisa Mengelak Tentang ini, Sangat Jelas Bahwa Aku Cemburu Saat Kamu sangat dekat Dengan wanita itu, Itulah Mengapa Aku Mencintaimu"


"Sakura Chan Aku Juga Menyukaimu!"


"Baka.. Aku sudah Tahu Naru"


Keduanya Tersenyum Manis Satu sama lain Sebelum Kembali Akhirnya Mereka Berpelukan Lembut...


"Jadi Pacarku Saja Ok, Sakura Chan?"


"Baka, Itu Sudah Pasti.. " Balas Sakura Tersenyum...


Keduanya Terlihat Sangat Bersemangat..


Senyuman manis Mereka Tak Kala Pudar Hingga Berselang Lama nya Di Tengah Aspal Sunyi Tersebut


"Naru.. Ini sudah larut, Ayo Kita Pulang" Ucap Sakura Usai Lepas Dari Pelukan Pria itu


"Tentu Sayang, Aku Sudah Berjanji Pada ibumu Agar segera Sampai disana Dalam Waktu 3 menit"


"Apa?!, 3 menit?!.. Perjalanan Pulang kira - kira masih harus menempuh belasan Kilometer lagi... Bagaimana Cara nya Bisa Sampai Secepat itu Baka" Ucap Sakura, Emerald nya Membesar menatap Tajam Sang Pria Berambut matahari itu Yang Baru Saja menjadi Kekasihnya 3 menit Yang lalu....


Tepat Setelah Gadis Tersebut Berkata Seperti itu, Seketika mendadak Muncul Banyak Angin Yang Berhembus Keras...


Dari Langit Langit Terdengar Suara Yang Begitu Kasar Dan Menusuk Keras Pada Telinga...


Perdetik Semakin Kencang Pula Angin Dan Suaranya Secara Bersamaan...


Sontak Reflex Sakura Gadis Berambut pink Itu Melirik ke atas Langit - langit berbintang Pada Tokyo...


Mata Emerald nya Membesar Saat Mendapati Sebuah Helicopter Yang amat besarnya Dari Jarak Yang Sangat Dekat Dengan Mereka Berdua...


"He... Helicopter Militer?!!" Seru Gadis itu Kaget


Kemudian Helicopter Tersebut Perlahan Mendarat tepat pada Jalanan Beraspal Tersebut...


Dari Helicopter Militer itu Keluarlah Seseorang Berseragam Hijau Militer Yakni Sang Ajudan Pria berambut matahari Itu, Sai.....


Badannya Membungkuk Menghadap Naruto Sembari Memberi Hormat Pada Atasannya:


"Helicopter Sudah Siap, Jenderal!"


"Ayo Berangkat Sakura Chan, Aku Akan Mengantar kamu Pulang" Ujar Pria Kuning Tersebut, Ia Merangkul Tubuh Sakura lalu Naik Keatas Benda Transportasi Udara itu...


"Ehh?!!, Menggunakan Helicopter?!, Bukankah Ini Terlalu Berlebihan Naru?"


"Tidak sama sekali Sayangku, Menggunakan Benda Ini Jauh Lebih Cepat Dibandingkan Dengan Kendaraan Darat, Aku Sudah Berjanji Pada Ibu Mertuaku Mengantarmu Pulang Dalam 3 menit" Tegas Kekasihnya Tersebut Padanya


Gadis itupun Hanya Bisa Pasrah Pada kekasihnya itu...Di Sisi Lain, Ia merasa Beruntung Mendapatkan Pemadangan Kota Tokyo Tersebut Dari Atas Langit..


Dan Suasana Itu benar - Benar Nan Indah Baginya Seperti Melihati Pelangi Dari Jarak Yang Begitu Dekat....


Sampai Mereka Tiba Tepat Pada Kekediaman haruno, Untung Saja Halaman Rumah belakangnya Cukup Luas Untuk Tempat Pendaratan Transportasi Udara Itu..


Gadis Itu Kembali memberikan Ciumannya Mendarat Pada Bibir Pria Tampan itu..


Namun Kali ini Hanyalah Sebuah Kecupan Saja Dan Tidak lebih...


"Selamat malam Anata, Ingat!,Jangan Sampai kamu Menduakan aku!" Ujar Sakura Menasehati Kekasih Cintanya Tersebut


"Tentu Hime, Selamat malam Untukmu" Balas Naruto Melambai


Kemudian Ia Kembali Pulang Meninggalkan jauh Kekediaman haruno Tersebut menuju Kembali Pada Villanya..


Usai Sakura Pulang, Mebuki Ibunya itu Dengan sigapnya Mengoda - goda Putri Kecilnya.....


Bagaimanapun Mebuki Tengah Mengintipnya Putrinya Tersebut Sesaat Mencium Kecup Bibir Calon Menantunya


Betapa senangnya Menjadi Muda* ucap Mebuki Dalam benaknya...


Malam itupun Berakhir manis............