Toughness

Toughness
chapter 6 False Reality



(Nat berjalan menuruni tangga)


(terpleset jatuh)


Saat itu Nat berumur 6 tahun, James berencana untuk membuatkan Nat sebuah ayunan pohon


(Nat tertawa bahagia)


"lebih tinggi lagi!"


"Siap kapten!" (James menarik ayunan lebih tinggi lagi)


"Nat! Honey! Saatnya makan malam!"


"Siapa cepat dialah yang akan mendapatkan harta karun!" James berkata kepada Nat


"pasti akulah yang akan menang!" Sahut Nat


(James mencium Natalie)


(Nat berlari membalap James)


(Nat memeluk Natalie)


(Natalie terseyum, mengunci pintu dan masuk)


selesai makan, malam pun tiba


(Nat berjalan ke James)


"ayah.. bolehkah aku menonton pirate's adventure di tv sekarang!?"


"Tidak bisa sweety, ini sudah larut malam! Kau harus tidur" Kata Natalie


"yahh!!" (James mengantar Nat ke kamarnya)


"Besok sepulang sekolah ayah yang akan menjemputmu dan kita akan menonton pirate's adventure bersama di bioskop!" James berbisik kepada Nat


"YEYYY!!"


"Psttt! Jangan berisik nanti ibumu mendengarnya!"


(Nat menutup mulutnya)


"Sekarang tidurlah! Goodnight Nat!"


"Ayah lemarinya!" (Nat bersembunyi dalam selimut)


(James mengambil pedang mainan dan masuk ke dalam lemari Nat melawan monster imajinasi Nat)


(Nat bertepuk tangan)


"tidurlah! Sudah tidak ada lagi monster yang mengganggumu!"


(Nat tidur)


(James keluar dan menutup pintu perlahan)


Nat pulang dari sekolah dengan suasana hati yang tidak baik


"ada apa sweetie!?"


"AKU TIDAK PERNAH MENGERTI KENAPA ZAC SELALU SANGAT MENJENGKELKAN!"


(berlari ke atas)


sepanjang hari Nat tidak mau keluar dari kamarnya, Natalie berusaha untuk membujuknya sampai akhirnya James pun kembali


"Nat! Natalie! Aku pulang!" (mencium Natalie)


"Apa kabar darling! Dimanakah Nat?"


"aku baik tetapi tidak dengan Nat, tampaknya ia punya masalah lagi disekolah dengan anak yang bernama Zac itu!"


Setelah James selesai makan malam ia langsung pergi ke atas dan menemui Nat, ia menenangkan Nat dan akhirnya Nat merasa aman untuk bercerita tentang Zac ke Ayahnya, James berjanji untuk mengatasi hal itu, kemudian ia keluar dan mengambil 2 pistol nerf gun yang ia belikan untuk Nat, ia masuk menaruh pistol di depan Nat.


"Gun fight!" (menembaki Nat)


Mereka bertarung sengit sampai turun ke dapur, namun tak sengaja Nat terjatuh dan merobohkan meja makan.


"NAT! APAKAH KAU TIDAK APA-APA?" Tanya Natalie dengan panik


"NAT!!"


"aku tidak apa-apa" (tertawa)


(Nat membuka mata)


"Ughh, kepalaku, apa yang terjadi?" (memegang kepala)


"siapa wanita ini?" gumam Nat


"Halo! Apa aku mengenal anda!?" (membangunkan wanita asing yang tidur disampingnya)


(wanita asing itu bangun)


"Nat! Honey kau sudah sadar!" (memanggil dokter)


(Charlotte memeluk Nat)


"Siapakah anda?"


(wanita itu mulai berlinang air mata)


"aku adalah Charlotte Miller Frederick, istrimu, apakah kau mengingat siapa dirimu?"


"istri? Aku bahkan belum menikah! Namaku Nathan Frederick III!"


"Syukurlah setidaknya kau masih ingat tentang dirimu sendiri!"


"Jam berapa, hari apa dan dimanakah aku ini!?"


"2.23 subuh, hari Kamis, +USC Medical Center, Los Angeles!"


"Ya ampun! Aku harus kembali ke Scorpion Academy akan ada rapat antarguru pagi nanti!"


"Scorpion Academy? Apakah yang kau katakan? Kau adalah seorang manager marketing, sejak kapan kau mengelola academy?"


"Marketing manager! Candaan macam apa ini, ini tidak lucu sama sekali. Katakan yang sebenarnya"


(dokter langsung menyuntikkan obat penenang)


(Charlotte menangis)


(dokter mengajak Charlotte keluar)


"Hal seperti ini memang kadang terjadi kepada mereka yang baru sadar dari koma, hal ini dinamakan ingatan semu yang merupakan fenomena psikologi munculnya ingatan yang berbeda dari kejadian nyata atau tidak pernah terjadi, saya yakin ingatan Nathan yang sebenarnya akan pulih kembali sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu, kau tetap harus sabar menemani dan menjaganya!" (memeluk Charlotte yang sedang menangis)


Saat mentari mulai menampakan wajahnya, dan kebetulan Charlotte sedang mandi, Nat pun merencanakan untuk kabur.


(Nat melepas semua alat medis di tubuhnya)


(mengambil tasnya, berlari keluar dan memanggil taxi)


"tolong antarkan saya ke international airport!"


Sesampainya di sana ia membayar taxi dan membeli tiket pesawat.


(Charlotte keluar sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk)


"Nat apakah kau sudah merasa lebih baikan!? NAT DIMANA KAU, NAT!!"


lalu Charlotte berlari keluar menanyai semua orang di dalam maupun disekitar rumah sakit, apakah mereka melihat Nat lewat setelah itu Charlotte meminta tolong kepada pihak keamanan disitu untuk memperlihatkannya rekaman CCTV dari 15 menit yang lalu, kemudian Charlotte memanggil pihak polisi dan meminta bantuan mereka untuk melakukan pencarian terhadap Nat.


Sesudah pencarian yang cukup lama dan melelahkan akhirnya polisi menemukan bahwa Nat sedang menaiki pesawat di bandara internasional los Angeles dan sedang dalam perjalanan ke Oklahoma city. yang tidak mungkin dihentikan penerbangannya sehingga polisi tidak punya cara lain selain meminta tolong kepada polisi di Oklahoma, memberikan mereka foto Nat dan meminta tolong untuk mengamankannya.


3 jam kemudian Nat sampailah di Oklahoma city, memanggil taksi sekali lagi untuk mengantarkannya ke Scorpion Academy tetapi ia tidak tau dimanakah itu, karena supir itu mengira Nat hanya bermain-main jadi ia mengusir Nat, muncullah ide untuk mencuri sepeda seseorang dan akhirnya ia mengantarkan dirinya sendiri kesana namun ia tidak kunjung menemukan gedung academy tersebut. Karena hari sudah gelap maka ia memutuskan untuk menginap di hotel dan meneruskan pencariannya besok pagi. Pagi itu Nat terbangun oleh suara ketukan pintu, ia mengenakan bajunya dan membukakan pintu, tiba-tiba 3 orang polisi datang dan membawanya ke kantor polisi, disana ia terus meyakinkan para petugas bahwa Scorpion Academy benar-benar ada, namun petugas kepolisian di Los Angeles sudah memberitahu terlebih dahulu bahwa Nat memiliki krisis kepribadian.


Setelah berada di sana dalam waktu yang lama tiba-tiba 2 orang polisi membawanya ke bandara yang sebelumnya Nat naiki dan mengantar Nat pulang ke Los Angeles. Saat itu Nat mulai pasrah dan menerima realita barunya serta tertidur. 4 jam kemudian Nat sampai di Bandara Internasional Los Angeles disambut oleh Charlotte.


(berlari dan memeluk Nat)


"Nat.. betapa aku mencemaskanmu!"


(Nat membalas pelukan Charlotte)


"Maafkan aku! Ayo kita pulang!"


(seorang anak kecil berlari ke arah Nat)


"Daddy!!" (memeluk anak kecil itu)


(berbisik kepada Charlotte) "Siapakah nama anakku ini?"


"Erick! kau biasa memanggilnya Ricky kecilku"


"Ricky kecilku, apa kabarmu? apakah kau merindukan Daddy?"


"Aku kangen Daddy!"


"ini sudah malam, saatnya menggosok gigi!"


(Nat menggendong Erick dan membawanya ke kamar mandi)


setelah selesai menggosok gigi, Nat menidurkan Erick dengan membacakan bedtime story


"daddy!! Lemarinya!!" (Erick bersembunyi dalam selimut)


(Nat mengambil pedang mainan dan masuk ke dalam lemari Erick melawan monster imajinasinya)


"thank you daddy!!"


"Sudah tidak ada lagi monster yang akan mengganggumu!"


(Erick pun tertidur)


(Nat keluar dan menutup pintu perlahan)


(berjalan ke kamarnya)


"maafkan aku Charlotte untuk yang telah kuperbuat!"


"itu bukan salahmu!" (memeluk Nat)


"mari tidur!" (Nat mematikan lampu)


...TO BE CONTINUED......