Toughness

Toughness
chapter 14 Shooting Fireworks



(Nat berjalan ke meja resepsionis)


(memberikan resep dokter)


"terima kasih telah berobat disini, semoga cepat sembuh!"


"Terima kasih!"


"agak ke kanan sedikit, sempurna!" (mengoordinasikan hiasan untuk hari kemerdekaan)


(Nat berjalan dan melihat-lihat)


"Kerja yang bagus Travis! Tampaknya kau sedang sibuk disini"


"Nat! Apa kabar!"


"Alive and kicking!"


"Kami merindukanmu disini!"


"Haha kau bisa saja. Jadi siapakah yang akan memberi pidatonya?"


"Kau lebih pantas melakukannya Nat!"


"Kau ini bicara apa? Aku bisa pingsan di depan nanti, lagipula kau kan sudah menyiapkannya!"


"Baiklah aku saja"


"oh iya apakah kau sudah memikirkan hiasan untuk pesta BBQ nanti?"


"untuk hiasannya anak-anak yang akan mendekor, namun kami akan mengadakannya di lapangan!"


"Ide yang bagus aku tidak mau petasannya merusak ruangan seperti waktu itu!"


"Hahaha kau masih ingat saja"


*flashback*


(petasan berterbangan di aula)


(api dari petasan membakar topi seorang guru)


(Nat menyemprot kepala guru itu dengan fire extinguisher)


"HAHAHA kau harusnya melihat ekspresi wajah dia saat aku melakukannya!"


"Hahaha Nat kau tidak pernah berubah!"


(Travis dan Nat keluar)


(seseorang keluar dari Van hitam)


(mendatangi kurir dan menyogoknya)


"Pergilah ke sana dan pastikan paket ini kau antarkan ke Travis!"


(berjalan ke arah Travis)


(seseorang mengantarkan kiriman)


(Travis menandatangani untuk paket)


"Tolong kau taruh disana, terima kasih!"


"Apakah isi dari paket-paket tersebut?"


"Mungkin bahan dekorasi dan kembang api, aku kurang tahu, anak-anak yang membelinya!"


Bel berbunyi, semua seksi dekorasi sekolah segera bergegas mendekor lapangan untuk perayaan nanti malam.


"Guys mari pergi ke salon!"


"Apakah kalian sudah memesan kembang apinya?"


"Tentu sudah, aku membelinya di Amazon"


"iya kebetulan ada yang menjual dengan harga yang tepat!"


"Bagus kembang api akan memeriahkan acara malam ini!"


"Apakah aku harus membeli tuxedo?"


"Tidak usah, kau kan sudah punya"


Malam pun tiba. Seluruh guru dan murid-murid berkumpul. Travis menyampaikan pidato


"... kepada para yayasan yang tidak pernah saya lihat sebelumnya dan tentunya membuat 9 kali lebih banyak uang dari pada saya, serta tidak melupakan ... Selamat hari kemerdekaan semua and enjoy the feast!"


Saat itu semua guru-guru dan anak-anak bersuka cita. Ada yang bermain bola kaki, ada yang makan bersama dan ada pula yang lomba minum soda


"CHUG! CHUG! CHUG!"


(bertepuk tangan)


"mari menyalakan kembang api!"


"Travis! Pidato yang bagus man!" (Nat memberikan Travis bro hug)


"terima kasih Nat! Apakah kau mau steak!"


"tentu ak-"


(anak-anak berteriak)


(Nat dan Travis berjalan tergesa-gesa menuju anak-anak)


(ambulans berdatangan)


(menyalakan projektor)


"seperti yang telah kita saksikan, sebuah petasan illegal telah melukai anak-anak. Setelah aku memeriksa kembali petasan yang tersisa dan dari lokasi pembelian dari petasan tersebut, aku menemukan bahwa ini ternyata adalah ulah Alpha! Dia benar-benar haus akan balas dendam. Untungnya kemarin a18 menyuruhku untuk menemukan informasi seputar Alpha ini, ternyata selama ini dia masih hidup dan sedang mengoperasikan pabrik bom tersembunyi di seven rings, Pennsylvania. Tugas kalian adalah mencari Alpha ini, menyamar sebagai turis yang sedang bermain ski. Ada pertanyaan?"


"Bagaimana caranya kami sampai ke Pennsylvania?"


"Besok pagi kalian akan menaiki pesawat pribadiku bersama Travis! Untuk sekarang nikmatilah sisa malam ini"


(menuju ke bandara)


(a15 dan lainnya menaiki pesawat)


"a15, a16 dan aku akan menyelinap masuk ke pabrik"


"sedangkan kalian berdua, kalian tangani kamera dan akses masuk!" kata Travis


"siap!"


(a15, Travis dan a16 keluar)


(menaiki cable car)


"ok team pintu gerbang sudah terbuka!"


(Travis dan lainnya menyelinap)


"kalian masuklah, aku tunggu disini!" kata Travis


(mengangguk)


"a18 kemanakah kami harus pergi?" berkata sambil bersembunyi


"kalian belok kiri, awas di depan ada 3 penjaga"


(Travis mengalihkan perhatian)


(penjaga mengejar Travis)


"ada penyusup di lorong 3b!"


"kalian masuk lewat pintu yang paling ujung!"


(membuka pintu dengan id)


"awas penjaga!"


"tidak mungkin kita bisa melewati mereka!" berbisik


"mari lewat ventilasi!"


"lurus terus, belok kanan 2 kali, ambil kiri, lurus terus, seharusnya kantornya ada di bawah kalian!"


"terima kasih a18!"


(a15 membuka penutup ventilasi)


(a16 memberikan isyarat untuk berhenti dan jangan berisik)


(seseorang lewat)


"berpencarlah!"


(a16 turun dan memasangkan bom)


(a15 melihat brangkas)


"Masuk a18 apakah kau tahu kode brankas nya?"


"Tentu 57921!"


"Baiklah terima kasih banyak"


(a15 memasukan uang)


(memasang bom dan berjalan keluar)


"angkat tangan!"(a15 tertangkap)


"a15 tertangkap kau bantulah mereka a18"


"siap!"


(bom yang sebelumnya dipasang a16 meledak)


"Ada serangan di lorong 3a!"


para penjaga mulai berdatangan. a16 yang menyadarinya langsung berlari namun terkepung. Tiba-tiba a18 datang


(a18 menembak kepala penjaga)


(a16 mengambil pot dan memukul penjaga)


(penjaga datang dari dua arah)


(a16 meloncat dan menendang dagu mereka)


(peluru habis)


(a18 meninju muka para penjaga)


(satu penjaga muncul)


(a18 menabrakkan kepala mereka antara satu sama lain)


"mari selamatkan a15!"


(a16 memberikan spin back kick)


"a19 dimanakah mereka menahan a15?"


"di kananmu ada tangga ke bawah, mereka mengurung dia di lantai paling bawah!"


"a16 kau pasangkan saja bom yang banyak dan segera menemui a19, aku akan tangani ini!"


(a16 memasangkan bom lebih banyak)


(salah satu bom meledak)


(a16 melewati karyawan yang panik)


"tangkap dia!"


"TUTUP PINTU GERBANGNYA!"


a16 memutuskan untuk memanjat ke atas namun kakinya di tahan oleh seorang penjaga


(a13 menendang dan lolos)


(a18 berlari dan menemukan sel a15)


(membukakan pintu)


"ayolah cepat tempat ini akan meledak!"


(a15 mengoper tas berisi uang)


(a13 menaiki cable car)


(Travis memegang remote dan memutar cable carnya)


(a18 berlari dan memanjat keluar)


(banyak bom meledak)


(a15 di tahan oleh Alpha dan penjaganya)


(penjaga menahan a15 sambil ditinju oleh Alpha)


(a15 menendang perut Alpha)


(cable car yang dinaiki a13 terjatuh dan terguling-guling)


(a13 memecahkan kaca)


(mendarat di salju)


(a18 mengulurkan tangan)


"apakah kau tidak apa-apa?"


"terima kasih! Aku tidak percaya Tr-"


(Travis datang dan menembak)


(a15 berlari keluar)


(pintu gerbang hampir tertutup)


(Alpha menahan a15)


(a15 berhasil lolos dan pabrik itu meledak)


(kaki a16 tertembak)


(a18 menggendong a16 dan berlari ke pesawat)


(Travis ditembak a19)


"aku tidak percaya Travis berkhianat!"


"HEI TUNGGU AKU!" (a15 berlari)


Setelah menyelesaikan misi membunuh Alpha, kami akhirnya pulang dengan selamat namun masih heran kenapa Travis berkhianat. Sesampainya di Academy, aku memutuskan untuk memberi tahu Nat tentang keberkhianatan Travis kepadanya. Nat menceritakan bahwa mereka adalah sahabat sejak kecil, tetapi setelah memasuki high school mereka layaknya musuh bebuyutan. Suatu hari tiba-tiba Travis datang dan menawarkan diri untuk menggantikan Nat, saat dia sedang seminar.


...TO BE CONTINUED.....