
Fasilitas medis…..
Friel dan ibunya tampak duduk disamping ayahnya yang terbaring sakit karna pukulan leo.
"Anak itu masih saja peduli padaku walaupun aku sangat kasar padanya.apa selama ini aku sudah salah??,kurasa aku harus berubah...dunia ini juga sudah berubah.aku harus minta maaf padanya sekarang juga!!"gumam gusdri dalam hati yang sudah sadar bahwa selama ini dia sudah salah terhadap istri dan anaknya.
Gusdri yang terbaring di ranjang langsung meraih tangan friel dan ibunya dan menggenggam erat tangan mereka berdua.sontak hal itu membuat friel dan ibunya terkaget,dan yang membuat mereka berdua lebih kaget lagi adalah...gusdri mengeluarkan air mata dan berkata,
"Nak friel...ayah...ayah...ayah ingin minta maaf.maaf atas semua kesalahan ayah selama ini.ayah sudah bersalah terhadapmu,sering memukulmu dan memaksamu bekerja...sedangkan aku sendiri hanya tahu berfoya foya menghabiskan hasil jerih payahmu...ayah sungguh minta maaf...maafkan ayah...huhuhu.."ucap gusdri sambil menangis.
"Ayah...kau tak perlu seperti ini,sebenarnya aku tidak dendam terhadap apa yang ayah lakukan padaku selama ini,dan juga aku sudah memaafkanmu dari dulu"kata friel sambil tersenyum kepada ayahnya.
"Terima kasih nak...kau sudah memaafkanku.hatimu memang sangat baik sama seperti ibumu…..dan juga,ratna….aku ingin minta maaf kepadamu juga,tolong maafkan aku,aku janji...aku pasti akan berubah menjadi lebih baik lagi,aku akan lebih menyayangi kalian berdua"kata gusdri sambil mengusap air matanya.
"Sayang...aku ini adalah istrimu,jadi tentu saja aku sudah memaafkanmu"ucap ibu friel sambil memegang erat tangan gusdri.
Keluarga friel yang dulunya sangat menderita,keluarga yang tanpa kasih sayang seorang suami maupun ayah….kini sudah berubah menjadi keluarga yang harmonis.mereka bertiga tampak bahagia sekali karna akhirnya semuanya mulai membaik…..sama seperti sebelum ayah kandungnya meninggal.
Di lain sisi…..leo duduk di sebuah kursi seorang diri dan tampak sangat sedih karna friel kini membencinya.
"Kini friel membenciku….kini aku tak punya siapa siapa lagi,seharusnya aku tidak memukul ayahnya tadi…."gumam leo dalam hati dan tampak mengeluarkan sedikit air mata.
Dari kejauhan datang seseorang dan dia duduk disamping leo.orang itu adalah friel,tapi karna saking sedihnya leo belum menyadari kalau yang duduk di sampingnya adalah friel.
"Yah...temanku kini membenciku,ini salahku...seharusnya aku tidak bertindak seperti tadi"kata leo yang belum menyadari kalau yang duduk disampingnya adalah friel.
"Dan kini temanmu itu sudah memaafkanmu leo.."ucap friel sambil menepuk punggung leo.
Leo kaget mendengar orang yang duduk disampingnya mengetahui namanya,lalu leo langsung menoleh melihat orang disampingnya itu sambil berkata,
"Kenapa kamu bisa tahu nama…."kata leo yang terhenti karna melihat orang yang disampingnya ternyata adalah friel.
"Ternyata kau friel….ehh tadi kau bilang apa..?"lanjut leo.
"Aku sudah memaafkanmu….leo,lalu kau tak perlu sedih lagi"ucap friel dengan tersenyum.
"Ehh...kau sudah memaafkanku...bukankah tadi kau sangat marah,kenapa tiba tiba memaafkanku?"tanya leo keheranan.
"Kau ini bodoh yah...bukankah kita ini teman,jadi sudah seharusnya aku memaafkanmu.dan juga aku mengerti perasaanmu tadi,serta berkat kau...ayahku kini sudah sadar akan kesalahannya dan berjanji akan berubah...aku sungguh berterima kasih padamu leo"ucap friel.
"Hahaha….tidak kusangka pukulanku tadi bisa membuat ayahmu sadar...hahaha.."kata leo sambil tertawa.
Friel dan leo sudah berbaikan dan berjanji akan menjadi teman untuk selamanya walaupun seberapa besar rintangannya.
Di satu sisi ada yang sedang berbahagia sedangkan disisi lain bahaya akan datang…..petugas yang berjaga di atas gedung utama yang bertugas mengawasi keadaan di atas langit melihat banyak sekali gerombolan burung (birds evolved)yang menuju ke zona aman dan petugas itu segera memberitahukannya ke pimpinan zona aman yaitu jendral sudirman.