The Mystery Of The Birth A Demon Child

The Mystery Of The Birth A Demon Child
Epd. 8



Ketua Tao pun mengatakan pada penjaganya untuk mengawasi tuan muda dan bila dia sudah kembali ke kamarnya, cepat - cepat beritahu padaku!!!


Kemudian dia pun pergi ke gua rahasia dan berkata pada semua ketua..


Ada masalah yang terjadi pada Yen Fen..


Yen Fen tidak ada di kamarnya dan sepertinya segel yang ada di tubuhnya sudah terbuka...


Semua ketua kaget mendengar apa yang disampaikan oleh Ketua Tao!!


Kita harus bagaimana???


Itu yang saya pikirkan...


Kita tidak ada jalan lain lagi, kalau sampai segelnya terbuka lagi.. Kita tidak bisa mengatasi dia lagi karena LIE YE sudah tidak ada di dunia ini lagi...


Tidak terasa waktu pun berjalan terus... Sementara Yen Fen tak kunjung pulang...


Ketua Tao mondar mandir di depan kamarnya Yen Fen menunggu kepulangannya tapi tetap tidak kembali...


Semua anggotanya diminta oleh Ketua Tao mencari Yen Fen...


Ternyata Yen Fen dari tadi pagi tidak keluar dari kamarnya melainkan mengurung diri di dalam kamarnya rahasianya...


Dia mengurungkan dirinya di dalam kamar rahasiakan dikarenakan dia selalu mendengar bisikan - bisikan yang membuat dia pusing dan hampir mencelakai seorang penjaga rumah...


Sehingga dia langsung pergi ke kamarnya dan berusaha menenangkan pikirannya...


Dia terus dan terus membaca mantera suci yang dipelajarinya dari guru Biksu Tang... Dan tidak terasa waktu sudah menjelang malam dan dia pun keluar dari kamarnya...


Sementara Ketua Tao sepanjang hari menunggu di depan kamarnya dan disaat Yen Fen keluar dari kamarnya, Ketua Tao langsung heran melihatnya Yen Fen keluar dari kamarnya...


Yen Fen dari mana saja kamu??


Kenapa saya dari tadi menunggu di depan kamarmu dan saya tidak melihat kamu pulang???


Yen Fen hanya berkata saya dari tadi berada di dalam kamar dan saya tidak pergi kemana - mana guru!!!


Gurunya langsung berkata, kenapa tadi saya masuk ke dalam kamar kamu dan tidak melihat kamu!!! Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dariku, Yen Fen???


Yen Fen hanya menundukkan kepalanya dan berkata " Guru, saya tidak menyembunyikan apa - apa darimu!!" karena tadi pagi disaat saya lagi memberesi barang - barangku, saya mendengar suara bisikan yang mengatakan diriku adalah "iblis"...


Gurunya langsung kaget mendengar apa yang dijelaskan oleh Yen Fen dan langsung menghampiri Yen Fen, apa saja yang kamu dengarkan?? Coba ceritakan semuanya padaku!!!


Cuma itu saja yang saya dengar, guru tapi bisikan itu tidak berhenti dan terus berulang - ulang sehingga membuat saya hampir mencelakai penjaga kita...


Maafkan saya guru...


Tidak apa - apa...


Sekarang kamu istirahatlah karena besok kamu akan turun gunung...


Setelah itu dia pun kembali ke kamarnya lagi dan gurunya pun meninggalkan dirinya...


Apa yang terjadi dengan diriku???


Kenapa disaat saya ingin turun gunung, langsung ada kejadian yang membuat hatiku tidak tenang!!!


Ada apa dengan diriku ini???


Siapa saya sebenarnya????


Apakah kelak akan ada kejadian yang lebih parah lagi...


Sementara gurunya di dalam kamar hanya menarik nafas dan tidak bisa berbuat apa - apa.. Hanya menarik nafas saja...


Gurunya terus berpikir apa yang akan terjadi ke depannya!!!


Tien...


Tien...


Saya memohon padamu jangan mengulangi kejadian 20 tahun yang lalu.. Karena pengorbanan LIE YE sudah cukup membuat dirinya kehilangan nyawanya....


Haiz..


Haiz.. Haiz...


Saya harus bagaimana mengatasi masalah ini!!!


Pendekar LIE YE.. Kenapa kamu begitu cepat meninggalkan dunia ini, apakah kamu tidak tahu kalau Yen Fen yang dulu akam kembali lagi...


Saya tidak sanggup menahan kekuatan jiwa iblis yang ada di dalam dirinya!!! Kalau sampai terulang kembali, saya tidak sanggup apalagi diriku ini sudah tua dan tidak bisa melawan kekuatanmya!!!


Haiz..


Haiz... Haiz...


" Tien..."


Setelah itu Ketua Tao pun akhirnya tertidur dan menunggu hari esok...


Tidak tahu esok hari akan terjadi apalagi...


Seluruh manusia pun terlelap dan menunggu esok hari...


Apakah esok hari akan ada keindahan atau kah akan ada kejadian yang menegangkan hidup mereka...


Hanya bulan di malam hari yang menerangi...


Setelah itu keesokan harinya...


Yen Fen pun bangun pagi - pagi dan bersiap - siap meninggalkan lembah suci...


Tapi...