
Dan tidak ada yang berani berkata karena apa yang dimimpikan oleh Yen Fen sebenarnya bukanlah mimpi melainkan kejadian 5 tahun Yang lalu...
Yen Fen terus berkata akan hal ini dan terus bertanya pada guru nya...
Mimpi apakah itu???
Kenapa saya bisa bermimpi sepertinya saya sudah besar???
Sambil mengaruk kepala yang tidak gatal dan terus berkata akan mimpinya...
Semua yang melihat gelagat Yen Fen hanya menarik nafas saja...
Tidak ada berani menjelaskan pada Yen Fen...
Tapi kalau didiamkan terus... Kelak dia pasti akan tahu akan hal ini...
Semua ketua saling memandang satu sama lainnya dan akhirnya Ketua Go mi berkata... Yen Fen itu hanyalah sebuah mimpi dan tidak mungkin akan terjadi..
Jadi jangan terlalu dipikirkan lagi ya...
Dan ke empat ketua lainnya juga ikut mengiyakan apa yang dikatakan oleh ketua Go mi...
Setelah mendengar perkataan Go mi, Yen Fen hanya tersenyum dan berkata pada guru nya " Guru, saya mau berlatih kunfu lagi"
Tolong ajarkan saya ilmu yang lain...
Gurunya hanya memandang Yen Fen dan berkata baiklah akan kami ajarkan ilmu yang lain...
Setelah mendengar gurunya berkata.. Yen Fen langsung tersenyum dan merasa senang hati...
Tapi hati setiap gurunya menjadi was - was memikirkan mimpi yang diceritakan oleh Yen Fen..
Apa yang akan terjadi kalau sampai kejadian 5 tahun yang lalu akan terulang kembali...
Karena pesan yang disampaikan LIE YE langsung teringat kembali... Kita tidak boleh lengah...
Kita harus benar - benar mendidik anak ini menjadi anak yang baik dan jangan sampai melatih ilmu yang menyesatkan dirinya...
dan kita harus gantian menjaga dia.. Jangan sampai luput dari pengawasan kita semua!!!
Tidak terasa ilmu yang didapat dari guru - gurunya membuat dia menjadi orang yang tangguh...
Dan dia pun tumbuh menjadi seorang pendekar yang tangguh sehingga gurunya pun memujinya " kamu menjadi pemuda yang sangat tangguh dan hebat" tapi guru pun berpesan padanya " janganlah menjadi sombong setelah apa yang kamu dapatkan, karena kalau kamu sombong maka akan timbul dengki hati atau pun iri hati"
Yen Fen pun berkata baik guru.. Saya pasti akan mengingat apa yang guru pesan kan buat saya....
Tapi setelah lama berlalu Yen Fen kembali bermimpi yang sama akan kejadian itu lagi..
Sebenarnya ada apa dengan diriku ini!!!
Kenapa saya bermimpi akan hal itu lagi...
Apakah dulu saya seperti itu!!!
Ataukah memang di mimpi itu adalah diriku sebenarnya!!!
Yen Fen hanya duduk sambil mwmikirkan apa yang dimimpikannya dan dia pun tidak menceritakan hal ini pada gurunya, karena takut gurunya memarahi nya...
Semakin hari semakin mimpi itu semakin nyata di dalam dirinya...
Dia pun mulai gelisah dan tidak ada nafsu untuk melatih ilmu yang diajarkan oleh gurunya...
Sehingga membuat gurunya mulai curiga akan Perubahan diri Yen Fen..
Disaat Yen Fen duduk seorang diri, gurunya menghampirinya dan berkata " apa yang kamu pikirkan?"
Apakah ada yang membuatmu gelisah atau ada yang mau kamu ceritakan pada Gurumu??
Yen Fen langsung menoleh pada Gurunya dan berkata " Guru ada satu hal yang membuat diriku ini seperti bukan diriku!!??"
Gurunya kaget mendengar apa yang diucapkan oleh Yen Fen...
Sebenarnya apa yang kalian sembunyikan dariku, sehingga saya merasa diriku ini seperti orang lain...
Kalau boleh tahu tolong ceritakan pada saya, dulu saya ini sebenarnya siapa???
Gurunya semakin kaget dan hanya terdiam membisu dan tidak bisa berkata kata lagi...
Gurunya hanya memanjatkan doa pada Langit agar jangan sampai kejadian itu terulang kembali....
"Tian...
Yen Fen hanya melihat gurunya sambil menunggu gurunya buka suara...
Karena sampai detik ini Yen Fen masih tidak belum paham kenapa semakin hari mimpi itu terus bergiang di pikirannya...
Dan yang lebih parahnya seperti di dalam dirinya ada satu jiwa yang selalu berontak ingin keluar dari dirinya...
Ini yang semakin membuat dirinya semakin curiga kalau guru - gurunya menyembunyikan sesuatu darinya...
Yen Fen terus menantikan jawaban dari gurunya tapi gurunya memilih diam dan tidak menghiraukan akan yang ditanyain...
Sehingga membuat Yen Fen menjadi kesal dan duduk diam saja sambil berkata di dalam hatinya...