The King Of The Isekai World

The King Of The Isekai World
Kisah Stella



Ketika Hugo menuju penjara bawah tanah yang gelap gulita, hanya ada obor api yang menjadi penerang, saat sampai di penjara bawah tanah Hugo melihat sesosok perempuan yang memiliki ekor dan telinga kucing yang sedang terbaring di balik jeruji besi. Ketika Hugo hendak membuka jeruji itu tibah-tibah pagar besi yang menutup penjara jatuh dan hampir menimpa Hugo karna dengan sigap ia menghindari pagar besi yang jatuh karena sudah Rapu dan tidak terawat dengan baik. Beberapa saat kemudia Hugo mendekati wanita itu , melihat kondisinya sepertinya ia sedang sakit, melihat hal itu Hugo mengeluarkan vitamin cair dan meminumkannya ke wanita itu. Beberapa saat kemudia wanita itu mulai membuka matanya dan langsung menyerang  Hugo dengan mencekik lehernya.....


" hey apa yang kau lakukan ". Tanya Hugo sambil kesakitan saat lehernya di cengkram.


"kamu apa yang kamu berikan itu padaku ,dasar bangsawan sialan ". Kata Stella (Ras kucing)  sambil marah-marah .


Namun tiba-tiba Stella pingsan, karna ia sudah satu hari tidak makan. kemudian Hugo membawanya ke Castil dan merawatnya. Ketika Stella bangun ia kaget sedang barada dimana ia berada.


"wahhhh dimana ini, kemana bangsawan sialan itu membawaku". Kata Stella yang sedang mara-mara dan kebingungan.


"kamu sudah bangun rupanya,  aku membawamu ke Castil. Tadi kamu pingsan seperti itu karena perutmu kosong.  Itu di meja ada bubur gandum yang aku buat, makanlah ". Kata Hugo sambil tersenyum.


"tidak.. tidak..ini pasti ada apa-apa nya dengan bubur gandum ini. Kamu pasti menaru sesuatu ke bubur ini kan. Ambil balik aku tidak mau makan ".kata Stella dengan keras kepala .


"yakin tidak mau. Ini enak loh hmmm mantapss (memakan buburnya sambil mengejek-ngejek Stella ) yakin gak mau ". Kata Hugo.


"Ughh (kriukkk kriukk)  hadeh ni perut yang bisa di ajak kompromi, mana bubur itu keliatan sangat enak ".gumam Stella sambil meneteskan Air liur nya kerena tergoda oleh bubur yang dimakan Hugo.


Pada akhirnya Stella menyerah juga, lelu ia memakan bubur yang di berikan Hugo, ketika ia makan  Stella menangis kerena akhirnya ia bisa merasakan bubur gandum yang sudah lama tidak merasakannya. Kemudian Hugo menyuru nya mandi, karna Hugo penasara Hugo mengintip Stella mandi ketika itu Stella sedang telanjang, Stella menyadari kalau ada orang di balik pintu ...


"Siapa disana.... Teriak Stella ". Kata Stella dengan teriakan keras.


Medengar itu, Hugo terkejud bahwa ia ketahuan mengintip namun Hugo mencari alasan sebagai pengalihan...


"ini aku membawakan mu sabun untuk mandi, aku taru di samping pintu.  Oh iya aku buatkan kamu bubur gandum aku tunggu kamu di ruangan tamu ". Kata Hugo sambil berjalan keruang tamu.


"jadi ini benda yang yang di gunakan bangsawan untuk mandi. Baunya sangat harum . Tapi kenapa ia begitu baik padaku padahal aku sudah menyerangnya. Bangsawan yang aneh ". Kata Stella berbicara sendiri.


Setelah selesai mandi Stella datang ke ruang tamu, ia melihat bubur gandum ada di atas meja.


"wah imutnya.... Kamu terlihat imut memakai pakaian itu ". Puji Hugo.


"hmmm aku tidak menyangka bangsawan suka mengintip orang mandi ,pfffff". Sindir Stella..


Mendengar Stella mengatakan itu, Hugo seperti tersambar dan langsung terdiam...


"jadi aku sudah ketahuan ". Kata Hugo dengan malu-malu...


Hugo mengalihakan pembicaraan nya tentang bagaimana ia bisa berakhir di penjara bawah tanah...


"sebelum itu perkenalkan... Namaku Hugo.. Dan siapa nama mu ". Tanya Hugo.


"Namaku Stella ". Jawab Stella.


"Mm Stella bagaimana kamu bisa berakhir di penjara, apa yang terjadi sebenarnya ?". tanya Hugo .


" Waktu itu aku sedang wilayah Ras kucing hidup damai namun Bencana besar datang, badai salju yang tak kunjung berhenti .saat itu Ras kami kekurangan makanan jadi kami memutuskan untuk pergi mencari tempat aman menuju daerah selatan. Aku tak menyangka saat aku melewati wilayah manusia aku tertangkap oleh bangsawan bernama Dover dia menyiksa ku terus menerus  .tak lama setelah hari-hari itu aku bertemu dengan mu ". Jelas Stella.


"sialan ternyata dia ,orang yang keji  aku sudah curiga dengannya sejak awal, orang itu juga licik menjual kota kumu ini padaku saat semua penduduk membenci bangsawan dengan kata lain ia bisa mendapatkan uang dengan menjual kota dan mengambil nya kembali memanfaatkan kemarahan publik.  Namun kali ini ia salah memikih lawan. ". Kata Hugo...