
Terlihat Di Sebuah Jalan Yang Sepi...
Serahkan Uangmu! Cepat Berikan Padaku Terlihat Segerombolan Anak Anak Sedang Memeras Seseorang Yang Sebaya Dengan Mereka..
Itu Adalah Souza Yang Sedang Di Pukuli Oleh Anak Anak Nakal Di Sekolah Nya...
Souza Tidak Meraung Menangis Meminta Untuk Di Lepaskan Oleh Mereka..
[Sedang Mencekik Leher souza]Lain Kali Bawa Lebih Banyak Ya Biar Kami Bisa Makan Ramai Ramai
[Souza Yang Memegang Tangan Yang Mencekik Nya]Ouhhh Masih Mau Melawan Ya?
Hey Kalian!!Pukuli Dia!
[Suara Langkah Kaki]Kenapa Mahluk Seperti Kalian Ini Benar Benar Membosan Kan?
Itu Adalah Louis Yang Berjalan Menuju Adik Nya..
[Mereka Anak Nakal Pun Saling Menatap Dengan Sinis Dan Licik]Hahahah Satu Mangsa Datang Lagi Nampak Nya kita Bakal Makan Besar Malam Ini Teman Teman[Teriak Sang Anak]
[Louis Menatap Mereka] Jangan Samakan Aku Dengan Adik Ku,Heh Krna Suasana Hatiku Sedang Baik Kita Akan Bermain Sebentar
"Aghhh!!![Louis Menghajar Mereka tanpa Ampun]
Maaf Kami Tidak Akan Seperti Ini Lagi Kami Janji Huhuhuhu
Akan Ku Beri Hadiah Pada Kalian[Louis Mematahkan Kaki Salah Satu Anak Tersebut]
"Aghhhhh. Ibuuuu"Teriak Anak Yang Kaki Nya Patah
[Louis Menghampiri Adik Nya]Sudah Cukup?
[Souza Tersenyum Kecil]Kakak Aku Merasa Tidak Sampai Hati Menyakiti Mereka,walau Mereka Menyakiti ku Tapi Masih Ada Karma Yang Membalas Mereka.
[Louis Pun Tertegun]Untuk Apa Kau Mempercayai Sesuatu Yang Tidak Ada?[Sambil Menggendong Souza Yang Sudah Babak Belur Di Pukuli]Ayo Pulang
Memilih Membalas Sendiri Atau Menunggu Pembalasan Dari Karma Mana Yang Lebih Baik?
Di pagi Hari Nya Sirine berbunyi Tanda Untuk berkumpul Untuk Rakyat Kota edenville,Di Pagi Hari Semua Rakyat Kota Edenvilee Di Perintahkan untuk Berkumpul Di alun Alun Kota Karena Pemimpin Mereka Akan Mengumumkan Sesuatu,Keluarga Louis Pun Tak Luput Dari Itu,Pemimpin Edenville Berdiri Di Depan Meja Pidato Untuk Mengumumkan Sesuatu"Hai Rakyat Ku Semua Kita Telah Di Serang Oleh Negara Alastar Menggunakan Kapal Perang Di Sbuah Pelabuhan"Ucap Pemimpin It
konflik Dengan Fitzgerald Saja Belum Usai Kemudian Berlanjut ke Alastar,kali Inj Edenville Sepertinya Tidak Layak Untuk Di Tinggalu Untuk Sementara,Ibu Louis Pun Memutuskan Untuk Mengungsi Ke Negara Tempat Ayah Nya Di Lahirkan Yaitu Negara Petir,Tak Di sangka Memiliki Harta Yang Berlimpah Juga Mampu Untuk Memderita.
Ibu dan Souza Pun mulai Mengemasi Barang Barang mereka, Bersiap Untuk Segera Berangkat Ke Kota Petir,Namun Louis Hanya Termenung Memikirkan Sesuatu Di Balkon Rumah
"Louiiiss..Louiss Cepat Nak Sebentar Lagi Kita Akan Berangkat Ke Tempat Kakekmu"Teriak Ibu
Luois mulai Mengemasj Barang Barang Nya,Namun Lamunan Nya Tetap Saja Melekat..Begitu Antusias Louis Berpikir Dalam Kepala Nya
selesai Mengemasi Barang Barang Mereka Akhirnya Mereka Pun Pergi Ke Negara Petir Bersama Souza,ibu,louis,dan Pembantu Nya Elisa
Ketika Di Dalam Mobil
"Aihhh..Benar Benar Tak Masuk Akal"Desah Louis
"Emm? Apa Yanv Kau Pikirkan Anakku?"Ujar Ibu
"Apa ibu Tidak Merasa Janggal Atas Pristiwa Ini?"Tanya Louis
"Ha?Janggal Apa Yang Kau Maksud Pengumuman Dari Pemimpin Kita?"Jawab Ibu
"Maafkan Aku Tuan,Apa Bisa Anda Jelaskan Kenala Tuan Berkata Tidak Masuk Akal?