The Etentity

The Etentity
Lahirnya Sang Iblis



Hari di mana kembar pun lahir pada tanggal 9 Juli 1948 DI kediamannya sendiri anak pertama diberi nama Louis Han Yugo, dan yang kedua adalah nama kesepakatan antara suami dan istri yaitu saouza d varo. Tentu kegembiraan yang dalam bagi seorang ibu melihat anaknya lahir dengan sehat namun kepergian sang suami mengurangi kelengkapan kebahagiaan tersebut bulan berganti bulan , tahun tahun berganti Sudah 2 tahun suami tak kunjung pulang dari Medan peperangan,istri dan seorang pembantu mengurus kedua anak itu. Kepiluan dan kegembiraan yang bercampur aduk dengan Ratapan sang istri terhadap sang suami yang sudah 3 tahun tak kunjung pulang.


seakan-akan di dalam hatinya merintih dan selalu merintih sang anak sang istri dan anak pun merasa sedih terkecuali Louis,Louis tumbuh tidak seperti anak biasa pada usianya,ia tumbuh dengan ideologi, psikis dan prinsipnya sendiri kerap kali dinasehati oleh ibunya namun ia berlalu pergi meninggalkan sang ibu seakan-akan tersirat pesan "Nanti ibu akan mengetahuinya sendiri dan paham apa yang aku lakukan".


Louis terlihat kerap kali belajar di perpustakaan ayahnya berdiam diri melihat buku-buku ayahnya bak profesor yang tahu seluk beluk semua hal tentang di tentang dunia


tatapan louis berbeda dari anak-anak sebayanya mulai tatapan sampai perilaku semuanya berbeda dari kebanyakan.


sewaktu di taman bermain semua anak-anak bermain dengan riang gembira tak ada rasa sedih, seperti mereka hanya hidup untuk bermain dan bersenang-senang. Souza anak kedua dari sang istri dan suami mempunyai sifat yang riang namun Adakalanya ia yang termenung sendiri memikirkan Ayahnya di mana sekarang


10 tahun sudah sejak kepergian sang suami anak mereka pun mulai bersekolah di sekolah dasar belajar seperti manusia pada umumnya,


di suatu Hari sewaktu pulang sekolah hanya souza yang pulang seperti tak ada apa-apa sang Ibu pun bertanya Ke mana perginya sang kakak "kakak mu ke mana souza? kenapa belum pulang? ada tugas?tanya ibu sembari melepas tas sekolah Souza


"Kakak Dia sedang mengobrol dengan seorang paman di taman sekolah,aku di suruh pulang duluan Bu "Jawab jujur sang anak


sang Ibu pun terkejut dan khawatir tanpa pikir panjang akhirnya Ibu memutuskan untuk pergi menjemput Louis, dengan mengendarai mobil sang Ibu menyusul sang anak


" Semoga kamu tak apa Kenapa nak" Di benak sang ibu, meniti jalan yang cukup panjang menggunakan mobil Akhirnya sampai tempat yang dituju yang di taman belakang sekolah alangkah Heran Nya Ibu ketika melihat anaknya sedang mengobrol dengan seseorang di kursi taman yang tak lain adalah..Ezra ,Louis dengan asyiknya mengobrol , sang Ibu pun berjalan menghampirinya mereka berdua.


"e..ezra?"gagap sang Ibu


setelah mendengar bisikan itu sang Ibu tak kuasa Membendung tangis ,tak berdayalah sang ibu ezra pun pergi berlalu meninggalkan sang Ibu,


Tangis Sang Ibu tidak Ada Suara,Sebuah Sayatan Yang Dalam Bagi Batin Nya ibu.


seminggu Kemudian....Louis Mengajak Ibu Nya Ke Taman Kota Untuk Bereakreasi Bersama Adik dan Ibu Nya,Sebuah Taman Yang Besar Dimana Banyak Orang Ber Piknik Di sana Dan di samping t Taman Ada sebuah Pemakaman Pahlawan,dimana Orang Orang Berjasa Bagi Negara Di istirahatkan Di sana,


Sesampai Nya Di Taman Mereka Pun berpiknik Dan Memakan Makanan Yang Mereka Bawa Sedari Rumah


"Pahlawan Itu Apa Si Bu?"Tanya Souza Yang Penasaran


"Pahlawan Itu Adalah Orang Orang Yang Gagah Berani Berjuang Demi Orang Banyak Dan Tidak Mementingkan diri Sendiri"Jawab Sang Ibu sambil Tersenyum


"Namun Terkadang Mereka Tak di hargai Semasa Hidup Nya,Orang Orang Besar terkadang Hanya Memandang Manfaat Dan Keuntungan Yang Di Dapat,setelah mereka Mati Baru Mereka Menuai Keuntungan"Lanjut Sang Louis


"Aku Tidak Mengerti Apa Yang Kakak Katakan"


Sang Ibu Pun Mulai Heran Dengan Anak Nya Sendiri Bahkan Terkadang Ibu Nya Bertanya Di Dalam Hati,"apakah Anak Umur 10 Tahun?"


Tak Peduli Sekeras Apapun Pahlawan Berjuang Pengkhianatan Dan Segala Integrasi Belaka Hanya Akan Menjadi Mainan Di Kemuadian Hari,Banyak Orang Menganggap Bahwa Pahlawan Di Bidang Keiilmuan Kerap Di Anggap Gila,Seseorang Yang Tidak Mengerti Tentu Saja Akan Sulit Untuk Belajar Jika Hanya Ingin Selalu Mnghakimi Orang Lain.Pahlawan Di Bidang Penemuan Dan Keilmuan Kerap Kali Dianggap Gila,Sinting Dan Lain Sebagainya Namun...Ketika Seseorang Itu Telah Meninggal,Hasil Dari Temuan Dan Apa Yang Ia Ciptakan Akan Jadi Pemanfaatan Daari Orang Lain,Terkadang Manusia Tidak Memandang Seseorang Yang Tidak Memberikan Nya Income/Keuntungan Itu Ada Di Dunia,Kerap Kali penguasa Mengabaikan Orang Orang Yang Telah Banyak Membantu Nya ,Sadar Diri Itu Benar Benar Harus Ada Dan Terikat Di Dalam Batin