
...aku ingin belajar banyak hal dan membantu orang yang kesulitan, aku ingin bertemu banyak orang. jadi, untuk melindungi senyuman semua orang... aku ingin menjadi petualang!...
garm: Cain, kau harus lebih banyak belajar untuk itu, Oke, aku akan carikan tutor.
cain: Wah! benarkah, Ayah?!
sylvia: Itu bagus, 'kan, Cain-sama!
cain: Ya! [di dalam kamar] hihi, Nggak sabar, nih! Orangnya kayak gimana, ya? berotot? kayak nenek sihir? Atau... mungkinkah?!
sylvia: Cain-sama, tutormu sudah tiba. [berlari] Teleportasi! [di atas rumah] (jatuh)
tutor: Em? Ada cowok jatuh dari langit. [mentrabak bobw😍] Kamu mau nyusu, Nak? tapi belum keluar susunya, nih.
cain: Maaf! maaf! [berlutut]
pelayan: Biar saya perkenalkan. ini Millie-sensei dan Nina-sensei.
cain: Aku malah mengacau! namaku Cain von silford, aku Cain. [ (dalam hati) tapi aslinya aku Bereinkarnasi menjadi bangsawan. tapi aku diberi berkah Dewa level 10 jadi statusku memanggila, tapi ini rahasia, ya! ]
...sa-saya tutormu mulai hari ini...saya Millie seorang petualang! Millie .... rank D. Halo. | Nina. salam kenal. Hei! kamu nggak sopan pada bangsawan!...
cain: Wah! Elf!
millie: Duh, dasar pemalu.
garm: Tak masalah. kalian adalah tutornya. Iya, 'kan. Cain?
cain: Ya, tak perlu formal padaku
millie: Senang mendengarnya!
garm: Selama 3 tahun, tolong ajari Cain.
millie: Salam kenal, ya?
nina: Salam kenal
millie: Oke, langsung mulai, yuk! mulai dari ilmu pedang. biar kulihat, coba ayunkan.
millie: Ke-kehebatan macam apa ini?
nina: Dia mungkin lebih kuat darimu.
millie: Aku takkan kalah dari bocah 5 tahun! Cain-kun, kalau bisa begitu, mari latih tanding saja. Serang aku.
cain: Baiklah!
millie: Cain-kun, usiamu benar 5 tahun?!
cain: Ya. Aku baru saja menerima baptis.
nina: Tak bisa dipercaya [kaget] ilmu pedang yang tajam ini, Cain-kun, kamu punya berkah Dewa perang?
cain: Ya, ayah larang bilang ke orang selain keluarga, sih.
millie: Stop! Stop, Stop! Aku takkan kuat kalau diteruskan! Minta Nina mengajarimu sihir dulu. Jadi.. aku rehat dulu. Kuserahkan pada Nina-sensei.
nina: Oke, serahkan padaku. Aku punya berkah Dewa sihir level 3. mulai dari dasarnya.
cain: Oh, aku sudah bisa itu, Aku belajar dari buku.
cain: Ya, Lihat ini, Water ball! Fire Ball! Rock bullet! ini level dasar, jadi cuma segini.
nina: Sihir tanpa rapalan... butuh latihan keras, lo. tanpa mengamal di usia 5 tahun? jenius. Dan...bisa semua elemen. tidak mungkin! bahkan penyihir istana kelas sage, tak ada yang bisa semua elemen. dan daya hancurnya.. Cain-kun, kamu juga punya berkah Dewa sihir?
cain: Ya
millie: Punya dua? ilmu pedang
nina: Dan sihir?
cain: Ya
millie: Mungkin tak ada yang bisa kita ajarkan!
cain: Oh, Sensei, ini ada handuk.
...[kaget] Eh?!...
millie: Itu, kotak Item! aku takkan kaget lagi, dah. takkan ada habisnya kalau terus kaget.
nina: Cain-kun... jenius.
millie: Tak bisa mengajar di sini lagi, Tempat ini takkan tahan.
cain: Kalau begitu, bisa mengajari di luar?
...[ Di luar? ]...
cain: Ya. selain untuk baptis, tak pernah keluar minsion sekali pun. jadi kalau diajak keluar untuk latihan sihir...
millie: Benar juga, dengan kemampuan Cain-kun, mungkin mending latihan di luar.
nina: Ya, Cain-kun kuat.
cain: Itu berarti..
millie: Bujuk ayahmu dulu, ya.
garm: Jadi tidak bisa melatih cain di mansion, ya?
millie: Ya. Meski Cain-kun baru 5 tahun.. ilmu pedang dan sihirnya telah melewati level dasar. Jika mengajari level menengah..
nina: Mansion bisa hancur.
garm: Sudah kuduga akhirnya akan begitu, tapi dari hari pertama?
sarah: Luar biasa, Cain! Kamu memang putraku!
millie: Jadi, Tuan... kami ingin melanjutkan latihan di luar.
garm: Baiklah, tapi
...tapi?...
garm: Pulanglah sebelum matahari terbenam. jangan pergi jauh dan ketahuilah batasanmu! mengerti, Cain?
cain: Ya!