Tensei Kizoku No Isekai Boukenroku

Tensei Kizoku No Isekai Boukenroku
Aku Bereinkarnasi [bagian 3/1]



SEDANG BERJALAN. Laparnya.... tapi pulang pun, nggak ada orang.


ORANG" YANG BERLARIAN DARI SEPERMAEKET.


apa–.... Dasar kalian! Cepat lari! Kubunuh kelian semua! Beranikan diri, dah! iyhaaa, Hei! Cepat lari—


ihrt (di tusuk).


Hei! Apa kamu tak apa?


[dalam hati] Untung meraka tak apa, tapi ... aku buat menangis, ya. Maaf. aku ... akan mati, ya? .....


Langit-langit asing, nih.


Rumah sakit, ya?


Tapi meski sudah kutolong,


tak perlu beri kabar semewah ini ....


eh?


Ca-Ca-Cain-sama!


"Cain"?


Cain!


kamu mengenali ibumu?


Eh? ibu? Tapi aku ....


Cain-sama!


Eh?


Itu ... siapa?


Kamu tak apa?!


Jelas nggak! Siapa, tuh?! Itu siapa, dah?!(suara keras).


Kepal, buka, kepal, buka ....


Kamu tak apa, cain?


Tahu siapa dirimu?


Nyonya, dia pasti bingung.


Dia sudah tidur seminggu.


Itu benar juga.


Demannya sudah turun .... tapi istirahatlah lagi.


Oh, iya! Kamu lapar, 'kan!


Tunggu, aku akan siapkan sup.


Sylvia. ya? saya segera bawakan!


Istirahatlah sampai dibawakan.


Permisi!


mereka siapa, dah?


Sylvia? Ibuku?


[Melihat ke kaca]


Aku menjadi bocil.


Ini reinkarnasi yang ada di novel ringan?!


Itu berarti, aku nggak selamat, ya! tapi ...


gadis-gadis itu selamat.


yah, biarlah! setelah tahu reinkarnasi, aku harus cek sekitar dulu! Seringnya ribut gegara tak pengetahuan umum, sih! [Berpindah-pindah tempat]


sylvia: Cain-sama, supmu—


cain: lihat dulu [ dalam hati ]


sylvia: Cain-sama! Mgompol, ya? kalau begitu, harus segera ... dibersihkan (dibuka)


cain: ehhhhh!!


sylvia:aku takkan marah, kok!


cain: Tidak!.... (dalam hati) aku tak boleh murung!


sylvia: Enak?


cain: ya!


Sylvia: Bisa mengenali rasa, ya!


cain :(dalam hati) yah, memang agak samar ... tapi aku tahu rasa daging dan sayur.


Enak! Syukurlah, saya tenang makan mu banyak.


sylvia: Nah... Tepuk, Tepuk, Tepuk.


cain: Eh, apa, nih?!


sylvia: Anak baik. cepat sendawa dan tidur, yuk.


cain: Se-sendawa? Berapa usiaku?


Sylvia: Tepuk"


Cain: aku tak apa, kok!... Duh, dia hampir menidurkan ku ... tapi aku berhasil nanya banyak hal... Pertama, namaku Cain von silford, usia 3 tahun, ayah ku Garm, ibuku Sarah, dan kakak beda 2 tahun, reine... .sarah itu istri kedua dan istri pertama itu maria. Dia punya dua Putri, Djinn dan Alec. jadi aku, Cain, adalah Putri ketiga Garm.


sylvia: "Gram tuh bangsawan kelas atas, margrave yang memiliki pasukan. Dialah yang melindungi perbatasan dari penjajah. Lalu di selatan Gracia, wilayah Garm–sama di kerajaan Esford... ada Hutan monster."


Sylvia: Tapi tenang saja. petualang—


cain: Eh?! Petualang?!


sylvia: Ya. mereka mengalahkan monster.


cain: Bertarung dengan pedang? Kalau sihir?


sylvia: Tentu saja. ada juga yang bisa sihir.


cain: Wah! sihir! Aku juga mau coba pakai sihir!


sylvia: itu akan sulit untuk saat ini. mungkin belajar huruf dulu, ya?


cain: Ya. (dalam hati) saat dengar ada sihir, aku putuskan untuk hidup di dunia ini!. habisnya di dunia asal, keluarga terakhirku, kakek, telah tiada ... Dan aku hidup sendiri. jadi hampir ... tak ada penyesalan.


Garm: Apa? cain tahu huruf?


raine: Tak cuma itu, lo!. cain–kun sudah bisa berhitung!


garm: Hebat!


cain: (dalam hati) aku nggak bisa bilang kalau bocil ini isinya anak SMA!


sarah: Putra kita mungkin saja jenius!


cain: S–sylvia pintar mengajar, sih!


sylvia: Ca–Ca–cain–sama ...


Garm: Tapi kenapa tiba-tiba belajar?


sarah: Kamu berubah sejak demam, ya.


Garm: Kamu mendapat wahyu, ya?


sylvia: kamu tak apa? Mau minum susu botol? atau susu ibu?


cain: Nggak butuh! Kku cuma berusaha untuk belajar banyak soal dunia ini!


Garm: Oh, mengagumkan. kau tak bisa menjadi penerusku, jadi itu usaha yang bagus


cain: Kalau begitu, ayah... bisa biarkan aku baca buku sihir dan sejarah negara dunia ini?


Garm: Baiklah.


sarah: Cain, kamu tertarik dengan sihir?


raine: Kurasa ini terlalu cepat untuk cain–kun. Harus dibaptis dulu sepertiku.


cain: Baptis?


raine: Ya


Garm: Ya, tunggu sampai usiamu 5 tahun. belajarlah dengan buku dulu.


cain: Baik


sarah: Pastikan tak akan langsung bisa, sih.


cain: iya juga, sih... berhasil, nih! ( sihir api di tangan )


sylvia: Ada apa?


cain: Ti-tidak ada!


sylvia: Begitu, ya.


cain: wah, ini sihir, 'kan? kok aku bisa. biarin, dah! ini impian fan novel ringan! Sekali lagi dan agak ditahan—aaahh (malah making besar)


sylvia: Ada apa?


cain: Ti-tidak ada.


sylvia: Begitu, ya


raine: Oh! Aku belajar ini tempo hari!


cain: Aahh, kak Reine! sejak kapan ...


raine: Aku tahu kalau Cain-kun...


cain: Aku kenapa? ( gemetar )


raine: Diam-diam belajar soal dunia luar! ingin aku ajari? ( muka menakuti )


cain: Ihhhh, Untung saja dia nggak lihat! (tenang)....... dan sejak saat itu, kak Reine manpir ke kamarku setiap hari. tentang 300 tahun sejarah kerajaan Esford, dan raja pertama membangun kerajaan sebagai petualang. nama raja itu Yuuya. Dia mengajariku semua itu. ini nama orang Jepang kan? dia juga mengajari kalau ada elf, dwarf, dan manusia hewan. dan ada juga yang berbulu! Aku ingin segera pergi keluar! aku sudah nggak tahan menunggu baptis 2 tahun lagi! bla""


tahun kemudian


garm: Cain lama, ya. Dia akan terlambat.


cain: Maaf. ayah.


reine: Wah! cain-kun imut!


sarah: Kurasa dia keren. begitulah putraku.


cain: Terima kasih banyak.


sylvia: Usiamu sudah 5 tahun, sih.


sarah: Aku senang kamu sudah besar.


reine: Jangan terlalu gede, ya!


cain: ayah, ibu, terima kasih banyak, aku akhirnya bisa dibaptis.


sylvia: kamu selalu menantikannya, sih!


garm: Oke, ayo. hari ini akan sibuk dengan baptismu dengan pesta debut.


YA