
Vote dulu bolelah...
***
Merasa sesuatu yang menempel diperutnya Angel terbangun melihat sekitar. Sepertinya ia lama tertidur karna matahari mulai meredup di luar balkon angel bisa melihat abangnya juan menghadap memblakanginya sedangkan orang yang sedang memeluknya adalah keyvan yang juga tertidur pulas disamping dengan tangan yang masih menyelusup di dalam bajunya. Karna ada pergerakan keyvan terbangun melihat keadaan angel.
"Udah bangun?"
"Ya"
"Kamu butuh sesuatu, Perut kamu masih nyeri sayaang?! " Juan menghampiri kemudian mengelus perut angel dari luar bajunya
"Angel ga sakit bang" Angel menggenggam tangan juan sambil mengelus lembut menyingkirkan tangan abangnya itu. Angel berjalan ke kamar mandi membersihkan diri. Keluar dari kamar mandi disana sudah ada kedua lelaki penting dalam hidupnya yang terlihat Fresh. Angel tersenyum lembut, Membayangkan betapa beruntungnya dia memiliki mereka.
"Sayang,"
Angel tersadar merasakan kedua tangan juan menangkup wajahnya. Angel memejamkan mata merasakan ciuman hangat di berikan juan dikeningnya. keyvan juga melakukan hal yang sama juan lakukan.
Juan mengangkat angel kemudian duduk sambil memangku adik kesayangannya itu dengan posisi miring. Juan mendongak menatap adiknya yang menatapnya dengan polos sambil mengerjabkan kedua matanya.
umur angel 17 tahun tapi dimata juan angel tidak beda jauh dengan anak 10 tahun yang sangat menggemaskan.
"Dek maafin abang ya tadi abang ada urusan jadi ga bisa elusin perut kamu pas lagi sakit, Sekarang udah enakan apa belum heum, Si keyvan lakuin seperti yang abang sering lakuin kan? " ucap juan penuh sesal
Angel yang mendengar perkataan juan tersenyum lebar dan langsung mengalungkan kedua tangan nya keleher sang abang.
Dan menyelusupkan wajahnya ke ceruk leher juan dengan manja.
" Gapapa bang angel tahu kalau kalian lagi sibuk dan ga selamanya angel terus bergantung sama kalian, Key lakuin yang biasanya abang lakuin kok, "
Huft
"Abang malah senang kalau kamu bergantung sama abang dek,"
"Abang ih di bebani kok malah senang sih" cibir angel
"Dek" tegur juan
"Kamu itu bukan beban bagi abang sayang!!" ucap juan tegas
"Iya bang maaf" ucap angel menunduk takut
"Udah jangan lihat ke bawah muka abang sayang kalau di anggurin" ucap juan meraih dagu angel
Kemudian mengecup gemas hidung mancung angel.
Sedangkan keyvan hanya bisa memutar bola mata malas melihat tingkah juan yang memonopoli angel.
Angel memang lebih dekat dan manja dengan juan dari pada joan mungkin karna joan jarang di rumah karna di sibukan urusan kantor.
"By" panggil keyvan
Juan langsung menatap tajam keyvan tidak membuat keyvan takut dan berbalik menatap datar juan kemudian mengalihkan tatapan nya ke angel dengan menatap lembut.
"Apa key" tanya angel menatap keyvan lembut
"Duduk sini" rengek keyvan menepuk pahanya bermaksud angel pindah duduk di pangkuan nya.
Jujur dia cemburu melihat kedekatan angel dengan juan ingin rasa nya tangannya menonjok muka tampan calon iparnya tersebut. Tapi ia masih ingat dengan keberadaan angel. Bisa di pecat ia jadi adik ipar.
Angel ingin beranjak turun menuju ke keyvan tapi bahunya di tahan sama juan.
Dia menatap juan dengan alis keatas.
"Sini aja abang masih rindu sama kamu keyvan kan udah sama kamu sayang dari tadi pagi" ucap juan dengan menatap angel melas
Angel hanya nenganggukan kepalanya.
Keyvan berdecak sebal bangkit dari duduknya mendekati angel
"Baby" rengek nya menarik baju bawah angel jangan lupakan wajahnya yang memelas menatap angel lucu
"Heum" dehem angel menahan tawa melihat wajah lucu keyvan. ingin sekali ia menabok wajah itu.
keyvan langsung bangkit keluar dari kamar dengan wajah ditekuk.
"Udah biarin aja" ucap juan semakin menggelamkan wajahnya di lipatan leher angel
***
Saat ini angel sedang membuat brownies cokelat, Kenapa ga beli? Karna dia itu jago banget bikin kue tapi kalau soal memasak dia angkat tangan.
"Baby aku bantuin ya" ucap keyvan memeluk angel dari belakang dan mengecup bahu angel lama.
"Iya, Lepasin gih katanya mau bantuin angel"
"Sekarang apa yang bisa aku bantu heum"
"Key aduk tepung nya aja"
"Oke sayang"
Keyvan membuka bungkus tepung tersebut dan menuangkan ke dalam wadah dengan berantakan karna tepung tersebut tak sengaja tumpah hingga mengenai seluruh bajunya dan wajahnya.
"Angel selesai melelehkan cokelat kemudian beralih melihat keyvan.
"Key udah belun" tanyanya kemudian tawanya pecah
"Hahahh muka key yaampun kok bisa sih" ucap angel dengan tawa keras berbalik ingin mengambil tisu
Keyvan yang melihat angel tertawa menjadi cemberut dan otak jahil terlintas dikepalanya dia mendekati angel kemudia memeluknya dari belakang
"Ihh key lepasin"
"Enggak sayang sebelum ini" Keyvan menempelkan tangan nya yang penuh tepung ke pipi angel
"KEY" teriak angel sebel
"Hahah kita sama baby" tawa keyvan membuat angel semakin sebal
Angel mengambil tepung lalu mengusapkan ke wajah keyvan kemudian tertawa
" Oh cerita ngebales ni, Nakal ya" ucap keyvan ingin membalas angel
"Ketangkap kamu sekarang mau bilang apa" ucap keyvan menoel hidung angel meniup wajah angel membuat angel menutup matanya tak ingin kehilangan kesempatan keyvan langsung meraupkan tangan ke wajah angel.
Membuat wajah tersebut penuh dengan tepung. Keyvan langsung tertawa ngakak dan menghindari angel sebelum terkena semburan.
"KEYVAN" teriak angel menggelegar
"APA SAYANG" balas keyvan
Angel menatap keyvan marah lalu mengejar keyvan dengan berkacak pinggang
Tidak sengaja kakinya kepleset karna keadaan lantai yang penuh tepung membuat lantai licin
Dan Bruk
Disusul tawa keras keyvan
"Bwahahaha"
"Tiduran ya neng"
Angel yang jatuh merasa sakit pada lututnya pun berkaca-kaca menahan tangis apalagi mendengar keyvan yang teetawa membuat tangisnya pecah
" Huaaa hikss A-bangg hikss" tangis angel
Keyvan yang melihat angel menangis pun langsung ****** kabut dan mengahampiri angel dengan panik
"Sakit ya baby, ucap keyvan panik
Angel yang mendengar ucapan keyvan menjadi kesal dan langsung menjambak rambut keyvan kencang
"IYA SAKIT MASIH AJA TANYA BUKAN NYA DI GENDONG"
"A-KHH RAMBUT AKU SAYANG"
"BIARIN SIAPA SURUH KETAWA PACARNYA LAGI JATUH BUKANNYA DI TOLONGIN KOK INI MALAH DI KETAWAIN" teriak angel marah semakin menarik rambut keyvan
"Iya-ya maafin aku, Lepasin ya sayang sakit banget ini" ucap keyvan menggenggam lembut tangan angel yang ada di kepalanya
Angel melepaskan tanganya dari rambut keyvan karna merasa kasian melihat wajah kesakitan keyvan
"Aw" ringis keyvan sambil mengusap kepalanya saat angel melepaskan tangannya.
Seketika rasa bersalah menghampiri angel melihat telapak tanganya penuh rambut keyvan yang rontok mungkin dia terlalu kencang menariknya.
"Key hikss"
Keyvan melihat angel menangis lagi menjadi bingung dan khawatir
"Loh kenapa by, Kamu masih marah ya sama aku. Maafin aku ya sayang, Kamu bisa jambak rambut aku lagi deh" bujuk keyvan bukan nya membuat tangis angel mereda angel malah semakin menangis
"Huaa key maa-fin Angel hiksss" Angel langsung menubrukan badannya kepelukan keyvan dan memeluk leher keyvan erat
"Hei kenapa heum" tanyanya lembut mengusap puncak kepala angel sayang
"Pasti ini sakit hiks-Maaaf" Angel mengelus kepala keyvan lembut dan memberi ciuman lama di kepala keyvan
"Gak kok ga sakit" ucap keyvan bohong
"Beneran" tanya angel
"Iya sayang" Keyvan menggendong angel membuat angel reflek langsung mengalungkan kedua tangannya.
"Bikin brownies nya di lanjut atau kita beli aja heum" ucap keyvan mengecup pelipis angel
"Lanjut aja"
"Oke mari kita buat Chef angel" Keyvan menurunkan angel
Lalu mereka membuat dengan di iringi canda tawa dan terkadang tingkah jahil keyvan menggoda angel.
***
****
*****
******
*******
********
*********
**********
Maaf kalau lama up nya...
Dan maaf lagi kalau masih banyak Typo maklum semua manusia tidak luntur dari kesalahan.
Terimakasih yang udah Setia nunggu Cerita "Spoiled Girl" buat yang udah dukung aku dengan Votmen, dan like nya aku ucapkan terima kasih banyak 😊😍
Terus dukung aku Ya dengan Votment dan Like nya biar makin semangat ngetiknya dan sering up.
**********
*********
********
*******
******
*****
****
***