Spoiled Girl

Spoiled Girl
TIFUS(2)



***


joan dan juan kembali ke ruang rawat sang adik selesai mengisi perut saat membuka pintu mereka di kejutkan dengan pemandangan yang membuat hidung mereka kembang kempis menahan emosi yang siap meledak.


" Berani-berani nya dia meluk adek gue " ucap juan dingin


Dan ingin memberi keyvan pelajaran tetapi tangan nya di cegah oleh joan.


" Udah biarin nanti angel juga ikut bangun lo ga liat dia tidur pulas banget gitu " ucap joan ya walaupun dia juga sebenarnya tidak rela sang adik di peluk orang lain selain dirinya dan keluarga nya.


Melihat wajah damai angel yang tertidur dengan pulas nya di pelukan keyvan pun membuat nya mengurungkan niat nya.


" Huft " juan yang mendengar ucapan sang abang hanya menghela nafas pelan lalu mendekati ranjang sang adik.


" Nice dream sweetheart "ucap nya pelan sambil mencium kening sang adik sayang.


" Abang sayang adek, Cepat sembuh dek jangan buat abang khawatir sayang " bisik nya pelan.


Mereka berdua pun akhir nya ikut merebahkan tubuh nya di sofa rumah sakit dan tertidur.


***


Angel membuka matanya perlahan, Mengerjabkan matanya yang seraya masih berkunang-kunang. Angel meraba dada bidang yang memeluk pinggangnya dan mendekapnya dengan erat. Angel mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina nya dan sesekali ia memejamkan matanya saat kepalanya mulai berdenyut.


Angel melihat jam yang terdapat di dinding kamar inapnya. Tangan angel mulai mengusap rambut keyvan tanpa menatap wajah nya karna wajah keyvan masih berada di lekukan lehernya.


Keyvan yang tidur merasa ada pergerakan kecil angel dalam pelukan nya pun terbangun. Keyvan mengenggam tangan mungil yang mengusap rambutnya mengecupnya sangat lembut dengan mata yang masih terpejam.


" Bangun key, Siap-siap shalat subuh gih " bisik angel pelan mengelus rahang kekasihnya yang masih memejamkan matanya.


Keyvan menoleh kebelakang melihat jam berapa sekarang lalu bangkit dari tidurnya lalu duduk dengan tangan yang mengusap pipi gadisnya,


" Masih ada yang sakit baby, Kepala kamu masih pusing atau apa gitu sayang coba bilang sama key " tanya keyvan dengan tangan mata yang menelusuri wajah angel


" Kenapa by? Ada yang sakit ? yang mana yang sakit? tanya keyvan khawatir yang melihat gadisnya hanya diam dengan wajah sendu dan mata yang sedikit berkaca- kaca menatapnya. Angel merasa sangat beruntung memeliki kekasih seperti keyvan yang sangat perhatian dan baik.


" Katakan aja by yang mana yang sakit! Aku panggilkan dokter " ucapn keyvan khawatir jika angel nya menyembunyikan rasa sakitnya.


" Enggak kok. Udah gapapa, Angel cuma terharu aja punya pacar sebaik keyvan dan sangat tampan " ucap nya menahan ringisan dirinya memang tidak apa-apa hanya sedikit lemas.


" Kamu ga akan pernah bisa bohongin aku by " ucap keyvan mulai turun dari ranjang. " Aku panggil dokter ya "


Angel mengusap tangan besar yang ingin memencet tombol pada ranjangnya. " It's gonna be okay, key. Kamu sholat subuh aja dulu dan tolong bangunin abang jo dan bang ju ajakin sholat juga, angel tunggu di sini " ucap nya melihat abang nya yang tertidur di sofa.


Keyvan pun hanya dapat menghela nafas dan mengecup kening angel menuju kedua abang gadis nya dan membangunkan nya lalu mereka bertiga menuju mushola. Angel menyakinkan mereka kalau tidak papa di tinggal sholat oleh mereka.


" Kami pergi sebenter ya sayangnya abang jangan kemana-mana kalu mau pipis tinggal pencet aja tombol nya nanti susternya dateng atau tunggu abang selesai sholat oke " ucap joan dan juan sebelum pergi dan meninggalkan ciuman di kening dan pipi adik dan di balas oleh angel mencium kedua pipi sang abang


" Iya abang nya angel tersayang buruan gih jam sholat nya mau habis loh " ucap angel dengan mengembung kan pipi membuatnya tampak menggemaskan kedua abangnya dan keyvan yang melihat pun rasa ingin menggigit pipi gembul bulat angel yang menggemaskan tersebut.


" Aaww abang ju ihh sakit tau nanti pipi angel tambah besar gimana, " ucap angel cemberut sambil memgusap pipi nya


" Maaf de abis kamu gemisin sih sayang, Yaudah kita pergi dulu " ucap juan sambil mengelus pipi sang adik lembut lalu mereka bertiga pun pegi dari hadapan angel.


***


Setelah sholat subuh Keyvan, Joan, dan juan tidak dapat terlelap kembali mengingat tadi angel yang muntah saat mereka kembali selesai sholat subuh dan sekarang angel sudah kembali tidur dengan wajah damai nya namun mereka bertiga memutuskan untuk tidak tidur lagi berjaga-jaga jika angel terbangun dan kembali muntah atau bahkan lebih dari itu.


" Lo kalau mau pulang, Gapapa keyv angel biar gue yang jaga " ucap joan datar melihat keyvan belum mengganti pakainnya dan masih mengunakan jas kantornya.


" Engga bang gue mau di sini aja jagain angel " ucap keyvan


" Tapi lo kan belum ganti sama sekali emamg lo ga risik apa pakai jas gitu terus " ucap joan lagi dia bukan nya mengusir keyvan tapi dia juga kasian melihat keyvan yang dari kemarin belum pulang untuk menjaga adik nya bahkan tidak memperdulikan penampilan nya. Karna keyvan yang waktu itu dari kantor langsung pergi ke rumah angel dan saat tahu gadis nya masuk rumah sakit pun dia langsung panik dan segera ke rumah sakit memastikan keadaan gadis nya tanpa pulang terlebih dahulu.


" Nanti gue pulang dulu bang tapi etar tunggu angel bangun dulu gue mau pamit mah dia kalu mau pulang " ucapnya tampa mengalihkan pandangan nya dari brankar gadis nya.


" Ckk. " sedangkan juan hanya berdecih dia masih belum bisa menerima keyvan sebagai kekasih adik nya entah mengapa dia hanya takut adik nya bergantung bukan hanya padanya dan keluarganya dan dia juga takut adiknya angel lebih menyayangi keyvan dari pada dirinya nya yang notabenya sebagai abang.


***


**************************


* ***Jangan lupa dukung author ya😇


** Dengan Vote, like dan koment nya


*** TerimaKasih❤😁***


**************************


* **Jangan lupa dukung author ya😇


** Dengan Vote, like dan koment nya.


**************************


* ***Jangan lupa dukung author ya😇


** Dengan Vote, like dan koment nya


*** TerimaKasih❤😁***


**************************


Maaf kalau masih banyak typo nya