Senior The Dark Devil'S

Senior The Dark Devil'S
Bujukan+Rencana pulang



Mansion kakek&nenek,,,,,



dari jam enam malam entah kemana lisa barau samapai jam tujuh pagi.Lisa pun masuk ke rumah dengan wajah tanpa dosanya hingga terdengar suara yg memberhentikan langka lisa"lisa habis dari mana kau?"tanya kakek dengan nada yg dingin'glek'lisa menelan salfinya keringat dingin membasahi kening lisa"lisa,,anu,,apa,,,itu,,"jawab lisa gagap dikeranakan kakeknya sudah berada di hadapannya"jawab yg jelas!"perintah kakek tapi mampu membuat nyali lisa menciut"kamu habis bunuh berapa orang?"tanya kakek dingin"gak tau kek"jawab lisa pelan"kamu berhenti dengan dunia gelapmu itu!"perintah kakek tapi langsung digeleng cepat oleh lisa"sampai kapan pun lisa gak bakal keluar,bahkan sampai lisa di usir dari sini juga gk apa,kalo misalkan kakek gk mau punya cucu berandal kaya lsa"jawab lisa tak kalah tegas sambil menatap mata kakeknya."hais kakekmu tidak mempermasalakan hal itu,hanya kau tau kau jarang istirahat dan kau tau dunia mu itu sangat kejam"jawab nenek entak dari mana"lisa dunia mu itu menganggap nyawa sebuah maina"jelas kakek"tetap lisa gk bakal keluar"jawab lisa kakek dan nenek pun duduk di sofa tak melayani perkataan lisa karena mereka tau lisa sangat keras kepala apa yang lisa inginkan harus terwujudkan.lisa pun menghampiri kakek dan neneknya alangkah terkejudnya saat meliahat kakek dan nenek sedang menangis"maafkan lisa,tapi demi apapunlisa gk bisa"kata lisa menghapus air mata kakek dan nenek"kau membunuhseseorang sedangkan disana,,,,"jawab nenek tapi langsung di potong sama lisa"di sana ada orang yg berjuang antara hidup dan mati,gitu terus maksud kakek dan nenek dia kecelakaan karena lisa gitu" kakekdan nenek langsung menggeleng cepat"bukan begitu sayang"jawab nenek langsung memeluk lisa"selama ini kau hilang gibran dan gabriel mencari mu bahkan sebelum gibran tak sadarkan diri di sembat menyebut namamu"jelas kakek"tho the point"pulanglah,setidaknya rawatlah sampaik kakak mu sembuh"jawab *****"gak!"jawab lisa cepat"ayolah dan selesaikan masalamu"bujuk kakek"lisa terus menolak hingga akhirnya"oke lisa pulang,tapi lisa gk tau bakal selesaiin masala atau gk kalo masala lisa selesai lisa pulang tapi gk ke sini lagi lisa bakal pergi jauh sejauh mungkin"kata lisa"tapi nak"jawab kakek dan nenek memelas"kalo tiak mau yasudah"jawab lisa"oke kau boleh pergi ke nagara lain setela melihat mayat nenek"jawab nenek tak kalah tegas mendengar hal itu kakek pun langsung mengembangkan seyumnya beda dengan lisa yg hanya bisa menghela nafas kasar"aturlah besok lisa baru pulang"jawab lisa pada saat kakekmau bicara lisa segera berkata"lisa capek toh mereka di sana ada arang tuanya besok lisa baru berangkat"


lisa sedang memainkan poselnya,sesekali ia tersenyum"ada apa sih senyum senyum sendiri?"tanya kakek yg baru duduk"gak ada kek"jawab lisa berbohong"bohong lagi liatin gabriel nangisin gibran di rs"jawab nenk yg dari tadi mengintip apa yg dilakukan lisa."gak, apan si nek🙄"jawab lisa kesal"jujur ajasih"jawab nenek sambil tertawa kecil"tersera"jawab lisa ketus"kok kamu bisa dapat rekamannya?"tanya kakek bingung"kamu gak tau siapa cucumu"tanya nenek"owh iya baru ingat,tapi itu dari cctv,dokter apa suster?"tanya kakek lagi"dari tiga tiganya"jawab lisa sambil tertawa terbahak bahak."kenapasih?"tanya nenek keppo"keppo yah"ledek lisa dan sukses membuat nenek marah"jangan mara nih liat kak gabriel nangis ampe ingusan,kola yang satu ampe pingsan yang satu lagi ekspresinya kaya serangan jatung wkwkwk"jawab lisa tertawa sekeras kerasnya dan di ikuti sang kakek sedangkan nenek hanya bisa meneteskan air matanya melihat kebencian suami dan cucunya"segitu bencinya kelian?"tanya nenek"heheh maaf,kita juga udah nangis kok tadi ia gak lisa?"jawab kakek"betu2"jawab isa"apalagi lisa tadi pas solat keluar matanya bengkak"ledek kakek"kakek is,,,"jawab lisa cemberut melihat itu nenek dan kakek langsung tertawa"sin duduk di tengah"ajak nenek lisa pun memeluk neneknya jujur hati lisa sakit melihat abangnya terluka,lisa nangis di pelukan sang nenek"uadah jangan nangis"kata kakek nenk pun menghapus air matanya"lisa memang benci sama mereka tidak tapi lisa gak mau liat mereka seperti ini apalagi kak gibran dan gabriel gk slah apa2,lisa juga kangen mereka tapi lisa hanya bisa mantau mereka dari suruhan lisa"kata lisa dengan terbata bata"suda2 sekarang istirahat besok pagi2 kau hatus ke korea kan"kata nenek akhirnya lisa pun istirahat .