Prince and Celebrity

Prince and Celebrity
party



Pulang kerja ini seperti janjiku,aku akan pergi dengan shuwa untuk menonton fan membantunya mencari gaun untuk besok.


Aku sudah menerima tiket film itu dari manajerku.aku sehera menuju ke halte bus bersama dengan shuwa.sekitar 20 menit akhirnya kami sampai di pintu mall.


Tanpa ragu aku melangkah kan kakiku masuk ke dalam mall tersebut."kau mau pesan apa untuk menonton film?"tanya shuwa.


"Aku sih ya...yg biasa di makan klo ke bioskop.pop corn"shuwa mangut mangut.


"Eh tapi g pa pa nih aku terima tiket mu?tenang aja,uangnya pasti ku ganti"


"Eh g usah...itu...anu,kakaku sutradara film nya,trus dia dpt dua tiket dj kasihin ke aku"sambil tertawa gugup.lagi lagi dia hanya mangut mangut.


Setelah memesan makanan kami segera menuju ke teaternya.kami nonton tanpa suara.


Sedangkan aku sibuk memuji aktingku, hehe.sekitar 2 jam film itu akhirnya selesai.


"Mau makan dulu atau langsung beli baju?"aku bertanya.semoga makan dulu,aku laper soalnya."makan aja,mukamu kaya orang laper soalnya"


Akhirnya kami pergi ke restaurant yg berada di dalam mall.restoran itu hanya restoran biasa,tidak seperti restoran kelas atas yg biasa aku datangi.


Besok libur kerja,hanya hadir di pesta malam itu saja.selesai makan kami memilih baju pesta untuk shuwa.aku sih sudah di siapin kata kak yang yang.


Kami masuk ke toko baju dengan merk kalangan atas yg di desain oleh deraiser tertentu.


Shuwa bilang dia lebih suka baju yg pendek,jadi dia mencari dan memilih baju pendek.mahal memang,jika uangnya tak cukup aku bisa membantunya.



Ini adalah gaun yg di pilih shuwa.harga nya memang mahal tapi shuwa sanggup mmebayarnya.


"Apa kau mau pergi ke tempat lain setelah ini?"tanya shuwa padaku.ini sih sudah malam,jadi sebaiknya aku pulang.


"Ini sudah malam kita pulang saja bagaimana?"shuwa menyetujiu usulku.


Tentu saja shuwa pulang lebih dulu.dia menawarkan untuk pulang bersama menaiki taksi.tapi tentu saja ku tolak.bagaimana mungkin aku membiarkan dia tahu rumah ku.


Taksi yg dia pesan sudah datang.dia pun segera masuk ke dalam taksi , membuka kaca jendela dan melambaikan tangannya.


"Jika sudah sampai hubungi aku!!"serunya sambil melambaikan tangan dengan senyumnya yg selalu merekah itu.


Setelah menunggu taksi yg mengantar shuwa hilang dari pandangan mata,aku segera menelpon supir ku untuk mengantarku pulang.


Sekitar 10 menit aku menunggu,akhirnya supirku datang.aku pun pulang.sampai di rumah ayah dan ibu sudah menunggu di ruang tamu.


"Kau tau ini jam berapa?"sarkas ibu.


Well,ini masih jam setengan 10."kau dari mana saja?tak baik perempuan berkeliaran sampai selarut ini"ucap ayah dengan pandangan mata khawatir.


"Besok ada pesta,temanku shuwa pegawai baru dari divisi keuangan memintaku menemaninya mamcari baju"jawabku santai.dati sini aku bisa melihat kak yang yang asyik sekali dengan ponselnya.


"Rupanya kau menyamar tidak sia sia"ucap mama mendekat ke arahku dan memlukku."tapi lain ki harus ingat waktu"aku hanya mengangguk sambil tersenyum dan membalas pelukan mama.


Papa tersenyum."sudahlah,ini gaun untuk acara besok.besok ada hal penting.papa mengundang banyak orang dari banyak perusahaan,kau harus tampil cantik"ucap papa mengingatkan


"Hal penting apa?"tanyaku heran sambil memiringkan kepala."lihat saja besok.papa mengundang banyak perusahaan.grup xiao akan hadir beserta putranya.papa juga mengundang grup xu,dan banyak lagi"terang papa.


Yg benar saja,papa mengundang xu fang yin.yg pasti qionglue juga akan muncul.tapi yadi siapa yg papa bilang?grup xiao beserta putranya?aku tidak salah dengar.aku melihat mukanya setelah sekian lama.


-o0o-


Aku akhirnya bisa bangun siang.tentu mama,papa, dan kak yang yang sudah duluan sarapan.kalau tidak,bibi yin asisten pribadiku tidak akan mengantarkan makanan ke kamarku.


Tapi saat aku bengun aku seperti melupkan sesuatu.oh tentu saja,aku lupa dengan shuwa.aku segera membuka ponselku.yg benar saja.


62 pesan suara tak terjawab dan 10 pesan,dari no yg sama.


Shuwa


|jianli?


|apa kau sudah sampai rumah?


|hei jianli!!


|kenapa tidak membalas telfonku


|jianli?


|Jianli!!


|apa yang terjadi pada mu?!!


|JIANLI!!!


|apa kau sudah tidur?


Aku tersenyum membaca pesannya


Me


oh shuwa,maaf aku ketiduran dan| lupa menelfonmu,aku minta maaf.


-o0o-


S


udah jam mendekati pesta.aku segera memakai baju yg kemarin papa berikan padaku.hari ini,aku akan menjadi chloe liu.


Dress pink yg aku pakai saat ini membuatku berfirasat buruk.tapi tentu daja ku huang jauh jauh pikiran itu.gaun ini cantik.tapi entah kenapa firasat ku benar benar buruk.



Atau fangyin dan qionglue akan berulah?mana mungkin,itu akan mempermalukan grup xu.atau mungkin ling ling akan membully shuwa di pesta mengingat dia datang sendiri.


Aku berdoa supaya tidak terjadi apa apa dengan shuwa.


Aku segera menelpon shuwa.


"Ya ada apa,berubah pikiran untuk datang?"tanya dia dari seberang sana.aku menggeleng.


"Tidak,aku hanya mau berkata hati hati saat pesta nanti,aku tidak ada.hati hatilah pada ling ling"


"Tentu,kau juga.apapun urusanmu itu,hati hati lah"ucapnya yg ku jawab dengan anggukan"pasti".


Aku segera berangakat bersama mama,papa, dan kak yang yang.aula pesta sudah ramai oleh tamu undangan.


Saat aku berjalan,semua orang menatapku.


"Itu nona muda chloe"bisik mereka


"Cantik sekali..."


"Gaun itu bukankah gaun dari desainer ternama yg hanya ada 3 di dunia"


Komemtar itu membuat ku senang.aku dapat melihat shuwa yg menatapku tercengang sambil membawa minuman di tangan kirinya.


Aku memasang snyum yg tertuju padanya.dia kaget.membelalakan matanya.aku hanya tertawa kecil.


"Nona muda chloe"panggil seseoranh dengan suara yg aku benci.ling ling.


"Ada apa"ucapku dingin."apa kau mengenalku?aku direktur pemasaran shen ling ling"ucapnya dengan senyum manis.


"Oh,klo begitu aku permisi"ucapnku dan berlalu dari hadannya begitu saja.


Aku memcari sosok shuwa.akhirnya aku menemukannya yv sedang mengambil beberapa makanan.


"Hai,bukankah kau shuwa dari divisi keuangan?"tanyaku lembut.eh prangnya kaget dan tersedak.


"Ah maafkan aku.ini air minum"ucapku memberinya air.


"Terimakasih.tidak masalah.iya kau shuwa.nona chloe ada apa?"tanyanya


"Tidak hanya ingin menyapa"kami tertawa puad saat mengobrol.kami mengobrol sangat lama.


Kami berhenti saat pelayan memanggilku karena papa ingin bertemu.betapa bodohnya aku.aku tidak menyadari aku berbincang bincang di tempat terbuka bersama shuwa akan menyebabkan masalah baginy.


Saat aku kembali ingin menemui shuwa,aku melihat dia terjatuh dengan ling ling yg menumpahkan sebotol bir di atasnya yg mengalir dari kepala.


"Apa yg kau lakukan?"tanyaku dari belakangnya.


"Oh nona chloe,tadi dia terjatuh dan menumpahkan birnya,aku henfak membantunya"ucapnya berbohong.tentu saja itu kebohongan.


"Kalau bir itu tumpah,bagaimana bisa menganai kepalanya?"tanyaku tajam.dia gelgapan.


"Peringatan pertama"ucapku melewatinya dan membantu shuwa berdiri.aku membawanya ke kamar mandi dan memberinya sepasang baju ganti.


"Terima kasih"satu kata yg keluar dari mulutnya."tidak masalah,aku pergi dulu ya"dia mengangguk sambil tersenyum.


.


.


.


.


.


.