Prince and Celebrity

Prince and Celebrity
coffe



Aku membuka mataku di pagi ini.langit tidak begitu cerah karena semalam hujan deras membasahi seluruh kota.


Aku segera menuju ke kamar mandi yg jelas untuk mandi loh ya bukan untuk yg laen.


Selesai mandi seperti biasa aku memakai identitas jianli.setelah selesai aku segera turun ke bawah.


Sudah ada mama sama papa yg menunggu.sedangkan kak yang yang tidak tau apa yg dia kerjakan tapi dia sibuk dengan handphonenya.


Akhirnya kami sarapan bersama.setelah itu aku mengendarai mobil pribadiku di antar oleh supir .


Sampai di kantor,


Baru saja aku duduk tidak sampai 15 detik,ling ling dan gengnya menggebrak mejaku.


"Heh kamu!cepat ambilkan aku kopi!"bentaknya.


Aku hanya mengangguk.sebagai jianli aku selalu menuruti permintaannya.agar nanti saat semuanya terbongkar menjadi seru.


Awalnya kakak ingin memcatnya,tapi aku yg melarangnya sampai identitasku terbongkar.ya itu tadi,biar seru.


Aku segera membuatkan kopi.setelah kopi jadi,aku membawanya ketempat ling ling memunggu.


Saat dia menerimanya.dia mendorongku hingga jatuh dan menyiramku dengan kopi yg masih panas itu."duh maaf sengaja nih"ucapnya tersenyum licik.


Seisi kantor memperhatikan kami.jujur saja,aku ini di kucilkan di kantor.


"Hei apa apaan kau!!"teriak seorang gadis yg membuat perhatian semua orang dikantor tertuju padanya.


"Kau tidak perlu ikut campur,lagi pula siapa kau?"ucapnya ketus


"Aku ji shuwa,pegawai baru dari divisi keuangan"jadi namanya shuwa?.


"Kau pegawai baru lebih baik pergi jika masih ingin di perusahaan ini"jika ling ling ingin memecatnya bukankah seharusnya meminta izin dariku?


"Tapi kau menindasnya!aku tidak bisa tinggal diam.lebih baik aku di pecat dari pada aku diam saja melihat kau  menindasnya!"


Duh semakin greget aja nih.jangan sampai pegawai baru itu di pecat gara gara nge belain aku.


"Ada apa ini?"titik terang.kak yang yang seperti pangeran kesiangan.seisi kantor menunduk memberi hormat.


"Ah begini tuan muda,nona ini menyiram kopi panas ke tubuh gadis ini"ucap shuwa membela.


"Tidak tuan muda itu tidak benar,jika anda tidak percaya tanyakan saja pada yaeyun"pintar sekali kau.yaeyun adalah sahabatmu dia pasti mendukungmu dasar manusia otak kambing.


Yaeyun berkata bahawa kejadiannya aku lah yg ingin menyiram ling ling dengan kopi panas,tapi tersandung dan akhirnya tumpah mengenai diriku sendiri.


Weh!lucu sekali.serius aku ketawa dalam hati.kalau bisa ya aku mau ketwa beneran tapi g bisa.


"Benarkah?!"


"Tidak!tidak seperti itu!!"sentak shuwa menyangkal cerita yaeyun.


"ya kejadian nya seperti itu.tapi tidak masalah,aku tidak apa apa.tidak perlu membuat perhitungan"dia nya ngomong kek gitu pake nada lemah lembut lagi.menjijikan.


Shuwa masih berusaha menyangkal.


"Cukup,kembali bekerja"final kak yang yang.


"Ah,tapi tuan muda liu,bolehkah aku dan gadis ini ijin sebentar?"tanya hadis yg bernama shuwa itu.


"Sampai jam makan siang"


"Terima kasih tuan muda liu"ucapnya sambil memunduk 90 derajat.aku dan dia sedang menuju halte bus.


"Oiya nama kamu siapa?"


"Aku jianli dari divisi pamasaran"


"Rumah kamu jauh atau deket sini?"


Dia ngga boleh tau identitasku.bukan berarti bohong tapi rumahku emng g deket tapi juga g jauh tuh.


"Lumayan si,atau aku ke toko terdekat cari baju aja"


"Eh jangan,badanmu lengket kan?mending di rumahku aja yg lumayan deket sekalian kamu mandi,bajunya pake punyaku dulu"


Apa ini orang yg bener bener di sebut teman?


"Nggak ngrepotin?"


"Ya enggaklah masa ngrepotin!kan kita teman!!"serunya sambil tersenyum lebar sambil mengulurkan teman.aku membalas uluran tangannya dengan tersenyum lebar juga.


Akhirnya kami naik bus menuju rumah shuwa."kamu tunggu sini aku ambilin dulu bajunya"shuwa segera pergi ke tempat yg kurasa adalah kamarnya, emang mau tempat apa lagi kalau bulan kamar?


Aku selesai dan menghampiri shuwa yg sedang duduk termenung."kamu mikir apa?"tanyaku duduk di sebelahnya.


"Besok malam  kan ada pesta di kantor,nah aku nggak punya baju pestanya,kamu dateng nggak?" keluhnya.yak!good!aku lupa soal itu.


"Ah itu...kayanya...g bisa deh,soalnya...aku itu...apa itu...ada urusan mendadak aku"dia mengangguk pelan.diapun membuka mulut lagi.


"mana lagi seingetku ngundang grup lain,kenapa sih itu si xu fang yin di undang juga jelas jelas sudah hianatin chloe liu ku!!"eh dianya cemberut dong.


"Kamu suka chloe liu?"


"Iya,hari ini kan hari terakhir film barunya rilis di bioskol tapi tiketnya mahal padahal mau nonton"aku pun tersenyum.


"Aku punya dua nih,mau nonton bareng nggak?"tawarku.matanya sekejap langsung berbinar.sudah pasti jawabanya mau!.nanti setelah pulang kerja aku dan shuwa akan pergi sekaligus nemenin nyari gaun pesta buat dia.


Aku shuwa mencari restourant,dari pada balik kantor ketemu rubah vampir,memding di luar aja,gitu kalau kata shuwa.


Aku pun kembali ke kantor.jam makan siang baru mulai,aku sm shuwa emang makan lebih awal di luar.shuwa segera ke mejanya menyelesaikan pekerjaannya.


Aku?aku ke ruangan kak yang yang untuk menelfon manajerku menyiapkan 2 tiket film.


Ceklek!


Aku mah g ush ketok pintu kalek.kakak sendiri juga.kak yang yang hanya melirikku dan melanjutkan pekerjaannya.aku menelfon manajerku.setelah selesai barulah aku membuka pembicaraan dengannya.


"Kak kok nggak makan siang?"tanyaku


"Nantilah,kamu dulu aja sana"


"Udh tadi di luar"


"Yelah duluan aja"


Kami diam,tanpa suara.kak yang yang pun membuka mulut lagi.


"Eh tadi siapa namnya yg belain kamu?"tanya kak yang yang.ciee kepo nih.


"Shuwa pegawai baru dari divisi keuangan"


"Itu si ling ling kurang ajar banget"


Aku hanya mengankat alisa mengiyakan.jam makan siang hampir berakhir jadi aku keluar dan menuju mejaku.


Saat aku baru mau mulai bekerja,jelas si gengnya ling ling dateng,bukan gengnya sih,dia cuma sendiri.


"Kamu ngapain keluar dari ruangan tuan muda liu?!"setengah berteriak.salah apa ketemu kakak sendiri?


Abaikan


"Kamu merayunya pasti iya kan?!"


Abaikan


"Ku kasih tau,cewek murahan kayak kamu g bakal bisa bersanding sama dia!"


Abaikan


"Kamh mengabaikanku mau mati kah?!!!"di teriak,semua memperhatikan.bodo maat.pecat aja aku.g takut tuh.


"Permisi,aku haus mau minum dulu"aku pun keluar dari meja.


"KAU!!"dia menamparku ya tuhan.bosan hidup kah?bener bener cari mati.


"Hei ling ling apa yg kau lakukan"lagi lagi kak yang yang datang di saat semua sudah terjadi.pangeran kesiangan -_


"Oh maaf tuan muda liu.aku tidak sengaja mendorongnya aku sedang ingin membantunya berdiri" yang beneeer...bantu aku berdiri atau bantu aku beridri? dengan wajah tersenyum itu dia lagi lagi mencari muka.


Munafik


.


.


.


.


.


.