
kring kring...
jam menunjukkan pukul 06:20,tiba-tiba terdengar suara yang membuat gadis cantik yang masih berbalut dengan selimutnya itu terbangun dari tidur lelapnya,ia pun meraba-raba arah suara itu berasal dengan mata yang masih tertutup,setelah mematikan alarm yang membuat ia terbangun ia pun beranjak dari tempat tidur nya dan melangkah ke kamar mandi,untuk bersiap-siap karna ia akan berangkat ke sekolah barunya.
akhirnya Acha sudah di depan gerbang SMA angkasa jaya,Acha melangkah kan kaki nya memasuki pekarangan sekolah,ia berjalan menyusuri koridor dan tanpa sengaja seorang gadis berkacamata menabraknya dan menjatuhkan kopi di sepatu Dior milik Acha.
"maaf,aku ga sengaja sekali lagi aku minta maaf"ucap gadis itu tampak bersalah.
Acha tidak menggubrisnya ia sibuk membersihkan sepatunya dengan tissue yang diambil dari tasnya,ternyata walau sudah di bersihkan dengan tissue tapi nodanya tidak sepenuhnya hilang,mengingat hari ini hari pertama Acha sekolah tidak mungkin ia akan menggunakan sepatu yang kotor di hari pertama ia masuk ke sekolah barunya.
"kayaknya aku belum pernah melihat kamu,aku anak baru ya"tanya gadis itu kepada Acha seraya membantu Acha membersihkan sepatunya.
"iya"jawab Acha singkat.
"aku minta maaf ya sekali lagi,padahal hari ini,hari pertama kamu ke sekolah,aku minta maaf sekali lagi"ucapnya menyesali perbuatannya.
"iya gapapa"ucap Acha.
"ga mungkin kamu masuk ke kelas pake sepatu kotor itu,gimana kalo kamu pake sepatu aku aja walaupun sepatu aku ga semahal sepatu kamu tapi sepatu ini baru aku beli kemarin jadi Masi bagus"ucap gadis itu seraya melepas sepatunya.
"kalo aku pakek sepatu kamu,terus kamu pake apa?"ucap Acha.
"kamu tenang aja aku di suru Bu guru buat bantuin bersihin UKS jadi aku ga butuh sepatu terus aku bakal bersihin sepatu kamu nanti jam istirahat kamu ke UKS ya"ucap gadis itu dengan senyuman terlukis di wajahnya.
"yaudah sini sepatu kamu"ucap nya
Acha melepas sepatunya dan memberikannya kepada gadis tersebut dan sekarang ia memakai sepatu yang di berikan gadis itu kepadanya.
"makasih ya,ouh iya kamu tau ga ruang kesiswaan dimana?"tanya Acha kepada gadis itu.
"ouh ruang kesiswaan,dari sini kamu lurus aja terus belok kiri"ucap gadis itu kepada Acha.
"makasih ya"balas Acha.
gadis itu meninggal kan Acha,Acha pun pergi ke tempat yang ia tuju tadinya, sesampainya Acha di ruang kesiswaan ia langsung di sambut oleh guru yang memakai kacamata dan berbibir merah merona dan memiliki sanggul setinggi harapan kamu sama dia.
"kamu anak baru"tanya guru itu kepada Acha.
"iya buk"Jawab Acha.
"kamu cantik sekali"ucap guru itu sambil menoel pipi Acha.
"iya,makasih ibuk"balas Acha seraya mengusap pipinya.
"yaudah mari saya anter kamu ke kelas"ucap guru tersebut dan mendahului Acha.
"iya buk"
Acha berjalan dibelakang guru tersebut dan sampailah Acha di kelas barunya yaitu kelas 11 MIPA 1,guru tersebut mempersilahkan Acha masuk,semua mata tertuju ke arah Acha,siapa sih yang ga akan terpana dengan Acha yang memiliki paras yang sangat cantik.
"woah cantik bener"ucap salah satu murid.
"sayang kamu kenapa kesini anak kita kenapa"ucap salah satu murid pria,dan di berikan sorakan oleh seisi kelas.
"diaaammmmmmm"teriak guru yang mengantar Acha tadi.
"kalian berisik,udah sekarang perkenalkan diri kamu"lanjut guru tersebut.
"Hay semua,kenalin nama aku thalasya azheera"jelas Acha.
"Hay thalasya"ucap seisi kelas kecuali dua makhluk yang duduk di pojok kira yang menatap Acha sinis sedari Acha masuk tadi ntah ada masalah apa sama mereka.
"sekarang kamu bisa duduk di tempat kosong"ucap guru tersebut
"buk yang kosong cuma meja di belakang Serena"ucap gadis berambut pendek.
"yasudah kalau begitu thalasya duduk di belakang Serena,di pojok kanan"ucap guru tersebut.
"ibuk tapi itu kan tempat duduk ayang akuh"ucap gadis yang duduk di pojok kiri yang sedari tadi menatap Acha sinis.
"ayang ayang eyang,sudah thalasya kamu duduk disitu dan Gisella ayang kamu itu bisa duduk di sebelahnya kan ada dua meja dan kursi"ucap guru sambil meninggalkan kelas
Acha langsung berjalan ke tempat tersebut dan duduk di tempat itu,tiba tiba gadis imut yang memiliki rambut poni di depan mejanya Acha menoleh ke belakang dan menyapa Acha.
"Hay aku Serena"ucap Serena seraya menyodorkan tangannya.
"gue thalasya"jawab Acha membalas jabatan Serena.
"okeh"membalas senyuman Serena.
"woi serena lo ngapain temenan sama dia,liat aja sepatunya sepatu murahan"ucap Gisella menunjuk ke atas sepatu yang di kenakan Acha.
"emang kenapa,itu bukan urusan kamu"ucap Serena.
"Lo itu kan anak pemilik sekolah ini masa Lo temenan sama cewe miskin sih"sambung Gisella.
"Lo apa apaan sih sel,Lo sirik kan sama thalasya karna dia lebih cantik dari Lo,malah sangat jauh lebih cantik dari Lo,Hay gue Gion aku siswa terganteng di angkasa jaya"ucap Gion seraya menyodorkan tangannya ke arah Acha.
"gue thalasya"jawab Acha.
"Lo apa apaan sih Gion,gue ga mungkin iri sama cewe miskin kayak dia"timpal Acha.
Acha sama sekali tidak menggubris apa yang dikatakan oleh Gisella ia hanya diam,hingga tiba tiba terlihat seorang gadis di balik pintu ia tampak tegas dan cantik.
"semuanya guru lagi ada rapat jadi semuanya jangan berisik"ucap nya dengan lantang.
semua tampak diam setelah mendengar perkataan dari gadis tersebut ia pun berjalan menuju Acha ntah apa yang akan dilakukannya.
"Lo anak baru ya"ucapnya.
"iya,kenapa"jawab Acha.
"itu mereka ngomongin Lo dari tadi Lo ga denger"ucapnya seraya menunjuk kan ke arah Gisella and the geng yang sedari tadi mencemooh Acha.
"ngapain gue ngerespon gong gongan anjing"jawab Acha santai
semua mata tertuju kearah Acha dan memberikan tepukan tangan untuk Acha,terlihat jelas raut wajah Gisella and the geng sangat kesal,tidak dengan gadis yang di depannya yang tersenyum.
"gue suka gaya Lo,Hay gue Indri,dari dulu gue pengen punya temen yang sefrekuensi Ama gue ga kaya si yena yang menye menye"ucap nya seraya melihat ke arah Serena dan duduk di kursi di samping Serena.
"Indri kok gitu sih,ngatain yena"ucap yena.
"ouh iya thalasya bisa panggil aku yena,itu hanya panggilan untuk orang yang Deket sama yena"ucap gadis itu.
"emang kita udah Deket"jawab Acha.
"wahh thalasya sama kaya Indri,ngomongnya suka gitu,nanti kita bakal Deket"ucapnya sambil memajukan bibirnya.
"okeh yena,kalian juga bisa panggil gue Acha,itu panggilan hanya untuk orang yang Deket sama gue"ucap Acha.
"emang kita udah Deket"ucap Indri mengikuti perkataan Acha tadi.
"hhhhhhhh"mereka tertawa bersama.
"ouh iya Indri ini ketua kelas Cha"timpal yena
"woahh keren"sambung Acha.
"biasa aja kali"tambah Indri.
tiba tiba disaat mereka bertiga sedang bercerita ria, seseorang masuk ke dalam kelas.
"ayang kirain kamu ga Dateng"ucap Giselle kepada pria itu.
"ayang ayang,ayang geprek kali"balas nya.
"enak banget ya Lo telat,Lo kira ini sekolah bapak Lo"celetuk Indri.
"siapa bilang ini sekolah bapak gue,sekolah bapak dia"jawab pria itu seraya menunjuk ke arah yena.
ia langsung mengambil tempat duduk di samping Acha,Acha membalik kan wajahnya menghadap pria itu.
"Lo,Lo ngapain disini"ucap Acha dengan mata terbelalak.
***
bersambung.........
jangan lupa vote ya guys.....
jangan lupa like juga........
thanks untuk yang udah baca cerita aku***......