Plot changing games

Plot changing games
Pendant



"apa ini.?" Xie menunjuk ke sebuah tempat,terlihat seperti biasa saja hanya saja tempat tersebut sudah tua. ada banyak tanaman liar tumbuh di mana-mana begitupun serangga hinggap di sana.


"seperti taman tapi sudah lama tak terpakai.."


jari telunjuk Shu menyentuh salah satu dinding mengamati dengan cermat sambil menggesekkan jari-jari nya.


"ini rapuh apakah umur telah memakan bangunan ini.?"gumam Xie


ketika jari Xie menggali beberapa titik kerikil dan pasir berjatuhan ke bawah "tunggu,ada sesuatu tersembunyi di dalam.!!"seru Shu


Xie bergegas mengali dengan cepat begitupun dengan Shu ikut membantu mereka menggaruk dinding tersebut dengan hati-hati dan juga penuh ketelitian takutnya ada sesuatu yang mereka lewatkan.


"apa ini.?" sejenak kedua nya berhenti memandang sesuatu terpampang di hadapan kedua nya sebuah kerangka terlihat dari balik dinding di antara bebatuan dan kerikil tersemat liontin di kerangka tersebut di mana batu safir sebagai permata nya.


Xie hendak mengambil liontin tersebut namun di cegah oleh Shu "kita tidak tau item apa itu akan lebih baik jika kita mengetahui nya lebih dulu"


Xie setuju dia melangkah mundur kemudian jari nya mengetik sebuah kata kedua mata nya menyipit mencari-cari informasi melalui sistem bahkan ia sempat bertanya secara langsung dengan pengikutnya maupun penonton namun nihil ia tidak menemukan apapun di sana.


"aku sudah bertanya dan mencari nya tidak ada yang tau item apa itu"


di sisi lain layar panel milik Shu penuh dengan komentar dari penonton,banyak dari mereka berasumsi jika item itu adalah item terkutuk siapapun yang memakai nya akan terkutuk namun belum ada kabar jika ada pengguna yang menggunakan nya selamat dari kutukan tersebut.


"layar panel mu berbunyi terus aku melihat jika penonton mu begitu banyak mereka berasumsi. soal item yang kita temukan bagaimana jika kau bertanya kepada mereka,mungkin ada petunjuk yang dapat kita temukan"ujar Xie mengusulkan


Shu sebenernya tidak ingin membuka panel walaupun ia tahu ada banyak notifikasi dari penonton nya namun mau tak mau ia harus membuka nya,panel layar terbuka pemberitahuan bermunculan di menu notifikasi di bagian ujung tertera siara milik nya.


[Siaran TV pemain sampah Shu Huang :


Jumlah penonton : 3000


Pengikut : 1000


Jumlah Hadiah : -


Total CD yang di hancurkan : 0


Total Siaran Dihapus : 0


Posisi saat ini : Pemain pecundang dengan keberuntungan payah .!! ]


dia melihat nya.!! hanya di misi kali ini penonton nya tidak menghapus atau menghancurkan CD milik nya apa yang terjadi.?


"ada apa kenapa kau diam.?" Xie melihat raut wajah Shu seakan menandakan jika sosok di depan nya merasakan suatu yang ganjal


"tidak aku hanya berfikir mengapa di misi ini siaran ku tidak ada penghancuran CD maupun penghapusan siaran.?"


Xie membuka kembali panel milik nya benar saja siaran milik Shu meningkatkan bahkan dia masuk dalam top trending "siaran mu meningkat berita perihal liontin yang kita temukan menjadi topik trending sekarang"


sebelum Shu menjawab perkataan Xie tiba-tiba panel nya berbunyi menampilkan notifikasi pesan.


tanpa pikir panjang Shu membuka nya ia mendapati isi pesan terkait item yang ia cari pesan tersebut berasal dari orang yang sama yang memberikan item langka sebelum nya.


"ada apa.?"kembali Xie bertanya


"seseorang memberiku pesan dan dia orang yang sama yang telah memberikan item langka sebelum nya"jelas Shu


buru-buru Xie mendekat ia membaca pesan tersebut


" Cinta akan tetap abadi di hati yang tepat meski raga telah mati,jiwa akan selalu ada untuk penantiannya dan biru lautan adalah saksi dari air kesedihan"


"aku tidak tau" sambil menggeleng pelan


Shu kembali mengamati liontin tersebut ia merasa ia pernah memiliki nya namun ia tidak ingat kembali dengan liontin tersebut.


"tunggu ada pesan lagi.!! apa ini kenapa pesan nya sangat meragukan.?" Shu menoleh menatap tubuh pemuda itu dengan bingung


"apa isi nya.?"


"item ini cocok untuk mu hanya itu"


panel kembali di tutup Xie mendekat ke arah Shu ia yakin jika Shu akan melakukan tidakan bodoh nya "dengarkan aku jangan kau ambil kita bisa menyelesaikan misi ini tanpa item tersebut."


seakan tuli Shu tak menghiraukan Xie dia tetap teguh dengan pendirian nya meski dia tau resiko yang akan di hadapi nya tanpa rasa takut Shu menarik liontin nya kemudian memakai nya di dalam diri nya.


"what the **** apa yang kau lakukan bodoh jika kau mati maka misi kali ini akan gagal kita harus hidup sampai misi selesai.!!"


tak lama Xie mengatakan hal tersebut Shu jatuh pingsan Xie benar-benar panik ia mencoba meneriakkan nama Shu berulang kali namun nihil Shu seakan tak mendengar nya.


Shu ingat Xie meneriakkan nama nya berulang kali tetapi di sisi lain ada sosok laki-laki berdiri tak jauh dari tempat nya berada dia tersenyum ke arah nya namun Shu tak dapat mengenali wajah sosok tersebut karna cahaya matahari begitu terik di hadapan nya.


lelaki itu mengucapkan sebuah kalimat ia tak tahu apa itu hanya dapat mengartikan melalui gerakan bibir nya,sebelum ia benar-benar menghampiri pemuda itu tubuh nya serasa di tarik oleh sesuatu.


"hei Shu bangunlah...bangun.!!"


kepala nya serasa pening Xie berulang kali meneriakkan nama nya seperti nya sesuatu terjadi pada nya ....


"apa yang terjadi kepala ku terasa pusing sekali.?"ujar nya mencoba bangkit


"hei kau jangan bergerak tetap seperti ini aku akan mencoba mencari batuan mungkin sistem akan membantu kita mengirim bala bantuan...."


Shu tetap diam melihat semua yang Xie lakukan laki-laki itu begitu panik padahal dia tidak terluka mungkin hanya pingsan.


"tunggu minumlah ini,sistem tidak dapat mengirim batuan aku hanya bisa memberi mu obat pereda sakit apa kau merasakan sakit di tubuh mu.?"


Shu meminum air dalam botol "bagaimana kau mendapatkan air bukankah di sini tidak ada air untuk di minum.?" sontak mendengar pertanyaan Shu membuat Xie tertawa


"apa otak mu cidera saat kau jatuh pingsan,semua pemain memiliki tas salah sistem dengan jumlah terbatas aku membawa air tersebut kebetulan.tak ku sangka itu akan berguna."


dagu Shu mengangguk mengerti ia mengembalikan air itu pada Xie "terimakasih" ujar nya sambil bangkit di bantu oleh Xie


"seperti nya liontin itu memiliki efek samping pada mu saat kau memakai nya aku sangat terkejut dan panik seketika mengetahui kau pingsan begitu saja,bukankah akan lebih baik jika liontin itu di biarkan saja .?"


"liontin ini mengingatkan ku akan seseorang namun aku lupa soal wajah nya dia mengatakan sesuatu sambil tersenyum "jelas Shu


nampak nya Xie tak menyukai perkataan Shu dia dengan tegas mengatakan "tidak, itu akan sangat berbahaya untuk mu akan lebih baik kau membuang nya atau meninggalkan nya di sini.!!" setelah mengatakan itu tangan Xie mencoba melepas liontin di leher Shu namun apa yang terjadi Xie terpental jauh menabrak dinding.


kedua mata Shu seakan tak percaya apa yang ia lihat barusan Xie terpental jauh akibat mencoba melepaskan liontin itu dari tubuh nya.


"apa kau baik-baik saja, seperti nya kau tak perlu melakukan itu aku rasa akan lebih baik jika seperti ini xi" pinta Shu


Xie terbatuk-batuk ia berdiri sempoyongan " seperti nya item itu tidak berlaku bagi mu namun akan lebih baik jika melepaskan nya sendiri" saran Xie


Permainan ini belum selesai misi masih berlanjut misteri akan selalu ada untuk membuka gerbang yang sesungguh nya bos menanti di sana namun celah di mana itu.?


***please support me (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠***)