My wife Bad Girl

My wife Bad Girl
Dia



saat sudah selesai menulis Regal memutuskan untuk tidur karena merasa lelah


"mimpi indah tha" gumam nya sambil tersenyum lalu menutup matanya


......~#~......


saat malam hari agatha membuka matanya dan sedikit menggeliat


"eungh~" lengguhan nya


"siapa yang mindahin gua kekamar? si Arga apa regal?" bingung Agatha


"au ah yang penting gua bisa tidur tadi" ucap nya sendiri


Agatha pun bangkit dari kasur kesayangan nya dan berdiri didepan meja rias nya dan menatap dirinya sendiri dari dalam cermin


"kamu ada dimana sekarang?kenapa kamu pergi gak bilang sama aku?" gumam Agatha sendu


Agatha terduduk dilantai sambil memeluk kaki nya


"ian Atha kangen" ucap nya sambil menangis


sedangkan disisi lain regal masih berada didalam mimpi nya


dia terlihat menggeliat cemas dan sepertinya dia sedang bermimpi buruk


lalu tiba tiba dia terbangun dan langsung duduk sambil mengusap kasar wajah nya


"maaf"


"maaf"


"maafin aku" ucap nya


tak lama terdengar suara ketukan pintu


tok


tok


tok


"Regal makan malam dulu ayo Mama tunggu dibawah ya jangan lama lama" ucap mama Regal


"iya maa"


setelah mendengar jawaban dari sang anak mama regal pun pergi menuju tempat makan


sedangkan regal beranjak dari tempat tidur nya menuju kamar mandi untuk membasuh muka nya


tak lama regal pun datang dan duduk didepan ibu nya


mereka sama sama diam dan saat sudah selesai mereka menuju ruang keluarga untuk berkumpul bersama


sang ayah menatap kearah anak lelaki satu satunya itu


regal yang merasa ditatap sang ayah pun menatap balik sang ayah


"kenapa?" tanya Regal


"kamu masih memikirkan dia?" tanya regan ayah Regal


papa regan pun menghela nafas nya menatap kearah istri nya


"apa kamu sudah menemukan nya?" tanya mama layla


"belum" ucap regal sambil menunduk


"apa kamu tidak ada niatan mencari gadis lain?" tanya sang papa


"huftt" regal membuang nafas nya


"sebenarnya aku sudah mencintai seseorang wajah nya juga terlihat mirip dengan dia aku kadang berfikir klo itu dia tpi aku belum terlalu yakin akan hal itu" jelas regal pada kedua orang tua nya


Regan dan layla menatap sendu kearah anak semata wayangnya itu


"klo kamu sudah mencintai seseorang cintai dia dengan tulus jangan karena dia mirip dengan seseorang yang berarti di masa lalu mu mereka berbeda kecuali dia memang orang dimasa lalu mu" nasihat mama layla


(oks kita buat kata kata dulu)


regal hanya mengangguk kan kepalanya


"yaudah mah pah regal kekamar dulu dah malem soalnya selamat malem mah pah" ucap regal dan berjalan menuju kamar nya


regan dan layla menatap sendu putra mereka yang berlalu


'semoga kamu biasa melupakan nya nak' batin mereka


disisi regal dia sedang berbaring dikasur nya sambil melihat sebuah foto


"apa kabar?" ucap nya sendiri


"tunggu aku"


lalu dia meletakkan foto itu dilaci meja belajar nya dan bergegas untuk tidur karena hari semakin larut


dan disisi lain ada seorang gadis cantik yang sedang bernyanyi dibalkon rumah nya


'*biarkan aku menjaga perasaan iniii'


'ooohh'


'menjaga segenap cinta yang telah kau berii'


'engkau pergi'


'aku takkan pergi'


'kau menjauh'


'aku takkan jauh'


'sebenarnya diriku masih'


'mengharap kan muu*'


gadis itu bernyanyi sambil mengingat masa lalu nya bersama orang yang ia cintai


saat selesai bernyanyi dia masuk kedalam kamar nya dan merebahkan tubuhnya di atas kasur lalu tertidur


oke sampe sini dulu jangan lupa komen like sama favorit in yaa