
"hheehehe biasalah" jawab Vanka nyeleneh
Reyna agatha hanya merotasi kan matanya malas karena jengah dengan sikap sahabat nya satu itu
...~#~...
"permisi neng ini mi ayam nya,,gk pake sawi kan neng?" tanya akang mi ayam untuk memastikan pesanan nya benar
ketiga cewe cantik itu pun menoleh ke akang mi ayam
"eh iya kang bener nih duit nya ya kang" ucap Reyna sambil memberikan uang 10ribu untuk membayar pesanan nya
"pas ya neng makasii" ujar kang mi ayam sambil tersenyum
"sama sama kang" balas Reyna tersenyum juga
lalu akang mi ayam tersebut kembali ketempat dagang an nya
"kok punya lu dah nyampe aja si Rey?" tanya Agatha
"gatau dah knp?" heran Reyna
"punya gua Ama Vanka mana?kok belum Dateng si?" tanya agatha lagi
"ya sabar lah dodol" kesal Vanka ke agatha yang tidak sabaran
"tuh mbok Iyem Ama bi Lilis nya noh" tunjuk Reyna
"ini neng pesenan nya" ujar mbok Iyem
"ini juga neng" saut bi Lilis
"oh iya mbok/bi" jawab mereka bertiga
mbok Iyem dan bi Lilis meletakkan pesanan mereka di meja kantin
"nih Bi uang seblak sama mi goreng nya" ucap Vanka sambil memberi uang nya dan uang Agatha ke Bu lilis
"oh iya neng makasih ya" jawab Bu Lilis tersenyum
"ini juga bi uang minuman nya ya" ucap Vanka lagi sambil memberi uang bayaran nya
"makasih neng" jawab mbok Iyem
"sama sama mbok" jawab mereka bertiga
mereka pun makan dengan khidmat,,,,tetapi tak berselang lama Agatha memulai kebiasaannya nya
"Van" panggil agatha
"hm?"
slurpp
"apaan?" tanya Vanka setelah menelan mi nya
"bagi Dong dikiiiiitt aja" pinta agatha sambil memelas kan muka nya
"jijik thaaa" ucap Vanka karena jijik dengan ekspresi dibuat buat Agatha
"ayolaa vaan bagi yaaaaa" mohon Agatha
"yaudah nih sesuap aja yaa" ujar Vanka
Vanka akhir nya pun mengalah dri pada Agatha terus menerus meminta seperti tadi
"aaaaa makaciii" girang Agatha
"yaa" kesal Vanka karena agatha memang meminta sesuap tpi sesuap itu bisa diartikan lebih banyak dari pada hanga sesuap
"Rey minta teh anget nya" ujar Agatha
tanpa mendengar kan persetujuan Reyna Agatha meminum teh anget tersebut
Reyna hanya diam malas menanggapi sifat Agatha yang satu ini
setelah selesai makan bel masuk berbunyi tapi karena hari ini guru pada rapat jdi banyak yang memilih untuk tetap berada di kantin
"kelas aja yuk" ajak Vanka
mereka bertiga memilih untuk berada didalam kelas ntah kegiatan apa yang mereka lakukan untuk mengisi Jamkos hari ini
mungkin seperti Vanka yang tidur diatas meja,,, Reyna yang sibuk membaca buku,,,dan Agatha yang sibuk mengscrool Instagram nya
namun kegiatan Agatha tak berlangsung lama,,kini ponsel nya berdering tanda ada telpon masuk disana tertera nama 'DUPLIKAT GUA' Agatha langsung mengangkat telepon nya
"Apaan?" ~agatha~
^^^"roftoop sini":^^^
:"gak ah males"
^^^"pulang gua beliin rujak":^^^
:"oke gua kesana"
^^^"cepet an ajak babu lu sekalian":^^^
:"oks yaudah bay"
tut
"Rey" panggil agatha
"hm" jawab Reyna yang masih fokus dengan buku nya
Agatha yang kesal pun menarik buku yang dibaca Reyna
"ck apaan si tha!??" kesal Reyna yang terganggu
"Arga ngajak ke roftoop ayok kesana" ajak Agatha
"yaudah tpi lu sama yang bangunin vanka" ucap Reyna
"oke"
Agatha berjalan menuju meja Vanka lalu mendekat kan mulut nya ketelinga Vanka
Reyna yang tau apa yang akan terjadi pun langsung menutup telinga nya dan menjauh dari tempat Agatha dan Vanka
"VANKA BANGUN ADA KEBAKARAN CEPETAN NANTI LU DITILANG POLISI MAU!!??" teriak Agatha tepat ditelinga Vanka
Vanka pun terbangun dari tidur nya karena suara membahana Agatha
"AAAAAAKKHHH MAMAAA KEBAKARAN SELAMATIN VANKA VANKA GABISA RENANG MAMAAA" teriak Vanka kaget bukan hanya itu bahkan Vanka berlari keliling kelas karena belum sepenuhnya sadar
"VANKA BERENTIIII" teriak Agatha
Vanka akhirnya berhenti dan seperti orang idiot
"mana kebakaran nya?" tanya Vanka
"gaadaa!!" kesal Reyna dan Agatha