My Time for You [BTS]

My Time for You [BTS]
08



saat di lorong. semua nya ribut dan kegirangan karena kejadian tadi. banyak siswa juga yang menyaksikan.


yeonjun : "noona. daebakkk. kau benar benar hebatt!! (mengacungkan 2 jempolnya)"


ada siswa yang lebih berani di banding egin.


wunji : "menyingkir"


yuka : "tidak"


wunji : "ahh.. perlu kubuat menyingkir? (memangku tangan menyilang dan menatap yuka)"


jimin : "haish wanita ini!!"


wunji : "(menghadap bts dan txt) mundur (tersenyum)"


taehyung mengerti kode wunji. lalu taehyung menyuruh yang lainnya ikut mundur.


wunji : "ekhem. jadi, kau menantangku? (smirk)"


seketika wunji menampar kasar pipi yuka. semua terkejut dan melongo termasuk siswa siswi lainnya. wunji tidak peduli dibicarakan banyak siswa siswi.


wunji : "kurang? (berdesis) apa masih kurang?"


yuka : "(membalas tamparan hingga wunji tertatap loker)"


wunji : "akh.. (memegang kepala sebentar)"


siswi : "wunji ah! hidungmu berdarah!"


wunji segera mengecek dengan tangan nya sendiri dan wunji segera memukul yuka sampai berdarah di area pipi dan pingir mulutnya.


wunji : "DENGAR KAN AKU! JANGAN PERNAH BERANI MELAWANKU ATAU AKU AKAN MEMBUAT KALIAN KELUAR DARI SEKOLAHAN INI!! (melihat yuka dan gengnya lalu ke siswa siswi lainnya)"


taehyung segera menarik wunji. yang lainnya juga mengikuti. tertinggal txt.


subin : "hey noona. kau tak tau dia mempelai wanita pemilik sekolahan? (smirk) jangan berani melawannya atau kau akan sia sia membayarnya"


setelah subin mengatakan itu. geng txt segera menyusul bangtan dan wunji ke UKS.


saat di UKS.


taehyung : "kau terlalu kejam"


wunji : "apa kau membelanya? bela saja dia! (menyingkir dan ingin keluar)"


namun saat wunji ingin keluar, wunji ditahan taehyung.


taehyung : "aku permisi hyung (senyum lalu segera menarik wunji)"


wunji : "lepaskan! (memberontak)"


taehyung : "mwo?! apalagi?! kau ingin menampar ku?! silahkan!"


wunji : "(menampar taehyung) brgsk!! (menangis lalu lari)"


taehyung memegang pipinya dan taehyung agak terkejut. bisa bisa nya wunji menampar taehyung semudah itu?


wunji terus berlarian, dan wunji berhenti di suatu tempat yang menurutnya untuk menurunkan mood nya kembali. wunji duduk di pojokkan dan menangis.


wunji : "hiks.. aku tidak tau barus bagaimana.. apa aku hatus mati eoh.. hiks"


lalu wunji berjalan di pojokan batas. wunji melihat kebawah gedung atap.


wunji : "tinggi. apa aku harus melompat?"


saat wunji naik satu besi. ada teriakan dari taehyung.


taehyung : "WUNJI AH!"


wunji : "(segera menoleh)"


taehyung yang melihat wunji dengan mata merah sembab,masih mengeluarkan airmata dan wajah memerah.


taehyung : "hentikan. kumohon, aku baru saja memilikimu, jangan pergi"


taehyung berjalan pelan mengahampiei wunji. wunji masih terdiam ditempat. wunji masih menangis dan menggenggam erat perbatasan sambil terus menangis.


taehyung sampai tepat dibelakang wunji. taehyung segera memeluk wunji dari belakang dan menurunkan wunji. taehyung membalikkan badan wunji dan segera memeluk erat.


taehyung : "jangan melakukan hal nekat sayang. aku mencintaimu"


wunji tidak membalas perkataan taehyung. wunji terus menangis dalam pelukan taehyung.


taklama. handphone taehyung berdering.


*tlfn pov


taehyung : "(mengangkat) yeoboseo appa?"


appa : "dimaba kau taehyung?


taehyung : "atap appa"


appa : "appa dan amma akan kesana"


tiba tiba appa menutup telefon*.


taehyung : "appa akan kesini sayang. apa kau akan menangis?"


wunji : "oh? (muka polos memandang taehyung)"


taehyung segera mengusap airmata wunji.


appa : "(datang) taehyung"


taehyung : "(menoleh) appa, ada apa appa kemari?"


amma : "ada apa anak amma? kenapa menangis? kau membuatnya menangis? dan kenapa jidat wunji merah? (menatap taehyung dan memukul lengan taehyung)"


taehyung : "eomma! (manyun) bukan salah taehyung"


amma : "(mengelus rambut wunji pelan) benarkah?"


wunji : "(menatap amma) nee amma (tersenyum)"


appa : "tapi.. di cctv"


taehyung dan wunji terkejut mendengar appa mengatakan CCTV.


taehyung : "appa. biar tae jelaskan"


amma : "kalian menyembunyikan sesuatu dari amma dan appa?"


taehyung : "tidak amma. akan tae ceritakan"


taehyung : "appa ingat saat tae meregut kesucian wunji? saat itu wunji kesal pada wanita itu dan memberinya pelajaran pagi ini. lalu saat wanita itu sudah kalah. ada yuka yang menghalangi wunji jalan. tae ingin menghadang, tapi wunji jngin mengadapinya sendiri"


amma : "menghadapi sendiro dengan kemampuan beladiri?"


wunji : "bisa amma. tapi amm jangan salah faham pada wunji. wunji memakai keahlian bela diri hanya untuk keperluan mendadak yang menantang wunji,taehyung dan teman teman wunji (manyun)"


amma : "(mencubit kedua pipi wunji) aigo. kau menggemaskan. hm? (tersenyum)"


wunji : "(tersenyum)"


appa : "baiklah. appa kesini hanya untuk mengecek keadaan kalian setelah mendengar kabar"


wunji : "mian. wunji membuat kalian khawatir? (menunduk)"


appa : "gwenchana (mengelus rambut wunji pelan)"


taehyung : "appa"


appa : "(menoleh) hm?"


taehyung : "aku ingin mengajak wunji keluar. sepertinya wunji butuh udara segar diluar sekolahan"


appa : "baiklah. silahkan saja (tersenyum)"


taehyung : "tae duluan appa. amma (menunduk sekilas dan pergi menggandeng wunji)"


taehyung berjalan turun menuruni tangga pelan hingga parkiran. wunji hanya diam. tak berkata apapun. saat di dalam mobil pun sama. wunji tak bertanya dimana kemana.


taehyung membiarkan wunji menenangkan diri. hingga satujam perjalanan. wunji tidur. dan taehyung membiarkannya. sampai ditempat tujuan.


taehyung keluar dan memesan kebutuhan yang dibutuhkan nya saat ini. setelah beres. taehyung menghampiri wunji yang tertidur.


taehyung : "wunji ah. kita sudah sampai (mengelus rambut wunji)"


wunji : "(sedikit membuka mata) ini dimana"


taehyung : "surga"


wunji : "apa aku sudah mati?! kau membawaku mati taehyung?! aku bum mempunyai anak taehyung. bahkan aku-"


taehyung : "bodoh. kau belum mati. kenapa kau cerewet. ayo ikut"


wunji : "kemana?"


taehyung : "melompat jurang. aish pabo. ikuti saja bawel"


wunji hanya manyun mrndengar celoteh protes nya taehyung. tapi wunji tetap mengikuti taehyung dari belakang. sampai ditempat.


wunji : "tempat apa ini (muka bingung)"


taehyung : "menikmati masa kita berdua"


wunji : "apa?"


taehyung : "tidak. hanya saja beberapa minggu lagi kita akan lulus. nanti kita akan kesini lagi"


wunji : "indah. sungguh. aku menyukai tempat ini"


taehyung : "jadi. ini akan menjadi tempat favoritmu?"


wunji : "bisa dikatakan begitu"


taehyung : "akan kuturuti kemauanmu. kapan pun kau ingin kesini. aku akan mengantarmu kemari. siap sedia"


wunji : "(tersenyum) terimakasih. berkatmu aku lebih sering tersenyum tertawa"


taehyung : "aku sedang berusaha membuatmu bahagia noona. jadi tolong jangan halangi jalanku untuk membahagiakanmu"


wunji : "tidak ada yang menghalangi tuan. kau boleh saja membahagiakanku. dipersilahkan (tersenyum manis)"


taehyung : "gomawo (membelas senyuman wunji lalu menunjukkan smile box nya di depan wunji)"


wunji : "kita pulang? (tanya nya)"


taehyung : "menginap"


wunji : "tap-"


taehyung : "haish.. kita ujian online"


wunji : "kita?"


taehyung : "tidak (manyun)"


wunji : "yya! (memalingkan tatapan)"


taehyung memeluk wunji dari belakang. menopang kepala di dagu wunji.


taehyung : "berhenti marah atau aku-"


wunji : "(memotong pembicaraan taehyung) apa? mencium?" (mencium taehyung tbtb)"


taehyung : "(kaku sebentar) e-eh"


-MAAF JIKA MASIH ADA TYPO🙂-