![My Time for You [BTS]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/my-time-for-you--bts-.webp)
taehyung masih menunduk. karena takut kena marah. lalu wunji memegang tangan taehyung. taehyung sedikit melihat wunji lalu wunji tersenyum memepercayai taehyung agar taehyung tidak ragu lagi dan yakin.
taehyung : appa. mian.
appa : mwo?
taehyung : tae merengkut kesucian wunji appa. mianhae.
appa melongo sebentar, begitupun dengan amma. lalu appa tertawa. taehyung dan wunji kebingungan.
appa : aigo, anak appa sudah tidak betah ya. haha.
taehyung : a-appa. dengarkan tae.
appa : baiklah jelaskan bagaimana kau bisa mengambil semudah itu?
taehyung : tadi tae diberi minuman prangsng appa. awalnya tae tidak menyadari. tapi melihat reaksi yang berjalan, aku menyadarinya. aku mengontrol hawa itu smpai mendapatkan wunji lalu aku mengajak wunji di kamarmandi namja.
appa : aigo. anak appa sudah besar. hm? appa tak memarahimu tae. itu wajar jika kalian melakukan hubungan intim. kalian sudah menikah.
taehyung : lalu dengan janji?
appa : appa hanya mengujimu. tapi kau sudah berhasil mengontrol saat kau diuji obat tersebut.
taehyung hanya tersenyum.
amma : lakukanlah sesuka kalian setelah makan malam nanti.
taehyung : amma! (sedikit manyun)
amma hanya terkekeh menggoda anak nya yang baru menikah itu. wunji hanya tersenyum. lalu taehyung melirik wunji dan berbicara.
taehyung : aku ingin bermain denganmu nnti dirumah. (bisiknya)
wunji : kau.. (menunjukkan wajah geram)
amma : ada masalah?
wunji : aniya amma. seperti biasa, taehyung menjengkelkan!
amma dan appa hanya tersenyum melihat pernikahan muda mereka. masih terasa muda jika mereka menikah. tapi entah yang dirasakan amma dan appa sangat senang.
amma : besok amma dan appa akan pergi mengurus pekerjaan. sesuai janji yang amma bilang tadi pagi. amma akan mengirimkan kalian uang tiap minggu. jangan boros, dan amma akan mentransfernya di rekening taehyung.
appa : jadi amma akan mentransfer uang di taehyung, appa akan mentransfer ke rekening wunji.
wunji : appa, apa tidak berlebihan?
appa : terima saja wunji. jika kau hamil sewaktu kami tidak ada biaya banyak bukan.
amma : ingat taehyung, wunji jika sakit masukkan ke ruang VVIP atas nama appa. arraseo?
wunji : kenapa menggunakan nama appa?
amma : taehyung belum menceritakannya?
wunji : taehyung membisu! aku jadi ingin mencari pengganti. (tersenyum namun ditahan)
taehyung : kau, dasar! kau akan kuberi hukuman yang pantas! (memalingkan wajah dan menyilangkan kedua tangan di depan dada)
amma, appa, wunji tersenyum melihat tingkah labil taehyung anaknya itu.
wunji : amma, kami pamit pulang.
lalu wunji membisik kan sesuatu kepada amma "akan kuusahakan membuat penerus hehe". lalu amma memukul pelan wunji karena gemash.
wunji : ammaa!! (manyun)
amma : haigo. anak amma ini terlalu manja hm? pulanglah dengan selamat.
wunji : oppa!
taehyung : mwo? sekali lagi?
wunji : OPPA! dasar tuli!!
taehyung : wae?-_-
wunji : gendong
wunji : masih terasa nyeri karena perbuatanmu kau tau! (lanjutnya)
taehyung kebingungan. dan taehyung segera menggendong istrinya yang terlalu membeberkan nya. amma dan appa hanya tersenyum kecil. wunji? tersenyum manis.
saat dimobil taehyung.
wunji : oppa
taehyung : mwo?
wunji : aniya.
taehyung hanya diam. lalu taehyung segera menacapkam gas untuk pulang kerumah. sesampainya dirumah.
taehyung : kajja.
wunji : omo. apakah itu adik adik?
taehyung : mwo?
lalu taehyung melihat arah depan dan ternyata geng txt dan geng bangtan sedang berkumpul. lalu, taehyung menghela nafas pelan.
wunji : ditunda dulu sayang. (tersenyum lalu telunjuknya mencolek hidung taehyung)
taehyung : arraseo.
saat wunji dan taehyung turun. geng bangtan dan grng txt menyapa.
yeonjun : "hyungg!"
taehyung : "oh. yeonjun"
jhope : "kenapa kau pulang?"
taehyung : "aku diberi minum prgsng hyung"
all : "apa?!"
taehyung hanya mengangguk.
jhope : "lalu bagaimana? kau melakukan dengan yeoja itu?"
taehyung : "ani. aku segera mencari wunji"
jimin : "kau.. melakukannya? dimana?"
jungkook : "tapi, katamu kau sudah janji-"
taehyung : "aku sudah menjelaskan dengan appa. dia menerimanya. dan katanya tak perlu memikirkannya. dia hanya menguji ketidak sabaranku. aku bisa menahannya. namun dia yg membuatku begitu, untung saja aku lgsng segera"
wunji : "keknya perlu dikasih pelajaran"
taehyung : "apa katamu?"
wunji : "aku ingin memberinya pelajaran. kalian? dilarang mencegahku!"
wunji segera masuk rumah, dan yang lainnya hanya bisa melongo dan melotot karena terkejut.
namjoon : "aku terkejut, wunji sebegitu kejam"
taehyung : "mungkin itu sifat kasarnya jika aku diganggu. aku juga pertama kali melihatnya"
taehyung : "masuklah, aku akan membujuk wunji sebentar"
semuanya mengangguk dan masuk bersama.
taehyung menyusul wunji ke kamar.
taehyung : "wunji ah. sayang. buka"
wunji : "kau bodoh? aku tak pernah mengunci pintu!"
seketika taehyung membuka pintu dan menyusul wunji ke ranjang nya.
taehyung : "ada apa? katakan padaku"
wunji : "apa kau marah jika aku akan memberi pelajaran pada egin?"
taehyung : "tidak, beri saja dia pelajaran. jika bisa. buat dia dikeluarkan"
wunji : "yya! kau penerus memiliki sekolah! kenapa tidak kau ha?!"
taehyung terkejut dan kebingungan.
taehyung : "kau benar, kenapa otak ku pendek?"
wunji : "otakmu tak pernah lancar. hanya mesum yang kau fikirkan!"
taehyung : "yya!! ah iya. kita ditunggu dibawah. kajja?"
wunji : "gendong"
taehyung tersenyum dan segera menggendong wunji di punggung, dan langsung menuju turun ke bawah menemui geng bangtan dan geng txt.
jungkook : "hey. si manja datang"
wunji menjawab dengan manyun an nya. dan setelah itu semua tertawa.
wunji : "ah oppa. jangan menertawakanku! (manyun)"
taehyun : "hyung, bolehkan aku mencubit istrimu?"
taehyung : "dipersilahkan (senyum lebar)"
saat taehyung sampai disofa, mendudukan wunji di sofa bersebelahan dengan taehyung, dengan sigap taehyun mendekati dan mencubit wunji.
taehyun : "maaf noona aku mencubitmu, aku pertama kali gemas dengan yeoja sepertimu"
jimin : "jangan sampai kau menyukai noona mu sendiri"
taehyun : "tidak hyung, uri yeojachingu tak secomel noona"
jimin : "weoh. ternyata kau memiliki yeojachingu ha?"
taehyun : "keceplosan"
semuanya tertawa mendengar perdebatan antara jimin dan taehyun.
wunji : "geumanhae"
jimin : "hanya bercanda (manyun)"
wunji : "jamkanman. changi, tarawa"
taehyung : "nega?"
wunji : "siapa lagi? jimin?"
taehyung : "ah tidak tidak. areaseo-_- jamkanman ne"
jimin : "neee"
saat wunji pergi ke dapur, taehyung mengikutinya.
taehyung : "aku lupa menyiapkan minuman untuk mereka. bodohnya aku"
wunji : "sejak kapan kau pandai ha?"
taehyung : "haish jinjja. kau sudah berani membantahku?"
wunji : "kau suami nakal. aku berani membantahmu. bagaimana?"
taehyung : "setelah mereka pulang, aku akan menghukummu"
wunji : "walau larut malam?"
taehyung : "em kau benar"
wunji : "yya! kau tak tau lelahnya?"
taehyung : "kau hanya perlu diam dan mengikuti nya saja"
wunji : "haish jinjja! dasar suami super mesum!!"
taehyung langsung memeluk wunji dari belakang dan meletakkan kepalanya di bahu wunji. lalu berkata,
taehyung : "wunji ah, kenapa kau membuatku jatuh cinta padamu dari awal"
wunji : "molla. seharusnya aku tanya padamu, kenapa kau jatuh cinta padaku?"
taehyung : "aku juga tak paham dengan rasaku. bukan karena kau cantik"
wunji : "lalu?"
taehyung : "susah menjelaskan. aku hanya ingin menuruti apa yang hatiku katakan, dimana berjalannya hatiku ini. aku akan mengikuti kata hatiku, tertuju padamu tepat sasaran"
wunji hanya tersenyum mendengar jawaban dari taehyung.
"Jangan mencintai seseorang dari pandang fisik. Cintailah orang dari kesetiaan, ketulusan, keikhlasan hati yang indah. Itu akan menyebabkan hubungan kalian tetap baik dan berjalan dengan lancar. Berdoalah agar hubungan kalian dijaga. Dan, jangan lupa jaga sikap untuk seseorang yang kalian inginkan."