My Teacher Is My Perfect Husband

My Teacher Is My Perfect Husband
1



Menjelang solat subuh Aulia segara pergi kekamar mandi dan mengambil air wudhu, dan segera menuaikan ibadah sholat. Setelah menunaikan kewajibannya kepada rabbnya ia pergi menuju keruang makan untuk sarapan, saat sudah dibawah disana sudah ada ayah, bunda serta abangnya. Diruang tamu ia melihat abangnya yang tengah melamun entah apa yg abangnya pikirkan, setelag sampai di meja makan ia pun menanyakannya kepada ayah dan bundanya.


"Selamat pagi ayah bunda" :ucapnya kepada kedua orang tuanya.


"Pagi juga nak":ucap mereka kepadanya dengan kompak.


"Bun, kenapa tu si abang ngelamun terus dari tadi" ucapnya pada bunda sambil memakan sepotong roti ditangannya.


"Bunda juga nggak tau tuh, tanya aja sama abangmu itu dan bunda bilangin kalo makan itu ya jangan sambil bicara nanti tersedak baru tau rasa kamu" ucap bundanya.


"Hehehe... maaf bun reflek aku,dan nanti akan kutanyakan pada abangku tersayang"ucapnya.


"Yasudah habiskan makanan kamu".


"Iya bunda" ucapnya sambil memakan sepotong roti lagi,setelah makan aku menghampiri abangku


"Abaaannngg "teriaknya kepada abang nya.


"Allahu Akbar, kamu ini ngagetin Abang tau dek, kalo Abang jantungan gimana kamu mau tanggung jawab, mulut udah kayak toa masjid aja kalo teriak teriak"


"Kalo jantungan ya tinggal dibawa ke rumah sakit gitu aja kok repot dan mulut adekmu ini bukan kayak toa ya bang mulut gue kayak artis Korea loh masak dibilang kayak toa, kalo gue toanya Abang bedugnya"


"Dasar adik durhaka, ganteng begini dibilang kayak bedug" ucap abangnya sambil menyisir rambutnya dengan tangannya."Udah ah sana berangkat sekolah, kamu nanti telat masuk sekolah".lanjutnya


"Idih kegeran lu bang siapa yang bilang kalau abang itu ganteng abang tuh jelek kayak topeng monyet, nanti aja masih jam 6:30 jadi masih lama, jadi gak akan telat kali bang"


"Kamu itu ngelindur ya liat tuh jam udah jam 7 lewat 40 menit cepat gih kesekolah"


"Hah udah jam 7 lewat 40 menit masa sih bang" ia segera melihat ke arah jam dinding dan ternyata benar udah jam 7 lewat 40 menit, ia pun segera ke luar dan sesampai di gerbang utama tiba tiba abangnya keluar.


"biar abang anter aja biar lebih cepat kesekolahnya" ucap abangnya sambil mengeluarkan motornya. Dan motornya pun melaju dengan kecepatan tinggi hingga mereka sampai di sekolah, ia pun langsung pamit ke abangnya dan berlari sebelum gerbang ditutup.


Saat sudah sampai di pelantaran sekolah, kulihat temanya yang menatapnya dengan heran.


"Kenapa kamu ngos ngos-ngosan begitu" tanya temannya


"Aku habis lari tadi takut telat" ucapnya pada temannya.


"Oh, yaudah yuk ke kelas, keburu bel masuk" ucapnya, ia dan temannya pun langsung menuju ke kelas, namun sebelum sampai dikelas bel masuk sudah berbunyi hari ini pelajarannya pak alvin lagi, ia dan temannya langsung berlari menelusuri koridor sekolah hingga sampai dikelas.


Di sana pak alvin sudah mulai mengajarkan materinya kepada teman temannya sebelum pak alvin menjelaskan ia dan temannya mengucapkan salam ke seluruh penghuni kelas 12 IPA 3.


"Assalamualaikum pak" ucap mereka serentak.


"Waalaikum salam, kenapa kalian telat" ucap pak alvin


"Maaf pak kami tadi Bangun agak kesiangan" ucapnya.


"Iya pak kami kesiangan tadi bangunnya" ucap temannya.


"Yaudah kalo gitu kali ini saya maafkan lain kali kalo telat saya hukum kalian" ucap pak alvin


"Iya pak, makasih" ucap kami berdua


"Hm, silahkan duduk dan keluarkan buku kalian" ucap pak alvin, ia dan temannya pun mengangguk, dan langsung menuju bangku kami masing masing lalu mengeluarkan buku kami, kemudian pak alvin menjelaskan materinya selama 1 jam dan sisanya ia memberikan tugas kepada kami.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Kring kring


Bel sekolah pun berbunyi bertanda waktunya istirahat, Aulia pun segera pergi kekantin untuk membeli makanan. Sesampai di kantin ia langsung memesan makanan lalu duduk di meja kantin paling pojok, saat akan duduk tiba tiba ada orang yang menghampirinya, dan tak lupa orang itu mengucapkan salam padanya.


"Assalamualaikum"Ucap seorang pria saat aku mendongkak betapa terkejutnya ia saat mengetahui siapa  pria itu.


"Waalaikum salam, loh bapak kenapa disini, bapak juga mau makan disini?" Tanyanya pada pria tersebut, ya orang itu adalah gurunya sendiri


"Hmm,kamu juga mau makan?"


"Iya pak, ini saya lagi nungguin pesanan saya, kalau bapak sudah pesan apa belum" ucapnya.


"Saya sudah pesan kok, ini lagi nungguin pesanan saya" ucapnya, ia hanya mengangguk saja mendengar penuturan gurunya itu.


Setelah beberapa menit Aulua dan pak alvin Menunggu akhirnya makanan mereka pun datang, aulia langsung menyantap makanan itu dengan lahap, sedangkan pak alvin Ia hanya menggeleng kepala melihat kelakuannya yang seperti orang tidak pernah makan.


"Lia Kamu kalo makan bisa tidak jangan cepet cepet, nanti kamu tersedak gimana, lagian nggak ada yang mau ngambil makanan kamu itu" ucap pak alvin


"Kalau nggak cepet cepet makannya, kapan habisnya pak, dan ya saya ingatkan ya pak jangan panggil saya dengan sebutan Lia, saya nggak suka panggil saja saya auli atau aida oke" ucapnya sambil manyatap makannya.


"Auli, habisin dulu makanan yang ada di mulut kamu itu baru bicara, nggak baik loh makan sambil bicara" ucap pak alvin


"Hm" gumamnya.


Saat pak alvin Akan menceramahinya lagi bel pun berbunyi, Aulia pun langsung saja menuju kekelas tanpa menghiraukan si guru nyebelin itu.


Ia pun langsung menuju tempat dudunya saat akan duduk, sahabatnya pun datang.


"Li, dari mana aja kamu aku cariin nggak ada" ucap sahabaku ameera


"Hehe tadi aku habis dari kantin, maaf ra beneran aku laper banget" ucap Aulia.


"Lah kamu kekantin nggak ngajak ngajak Li"ucap ameera


"Ya sorry Ra tadi aku buru buru, dan kamu tahu siapa tadi yang bikin aku jengkel Ra" ucap Aulia


"Itu si guru Nyebelin siapa lagi kalo bukan pak alvin, Dia itu asli nyebelin paket banget" ucap aulia


"jangan terlalu benci sama orang nanti jadi cinta loh Li" ucap ameera


"idih, siapa juga yang mau jatuh cinta sama manusia nyebelin dan dingin seperti dia" ucap aulia


"awas aja kalo kamu sampai jatuh cinta sama tuh guru" ucap ameera


"nggak akan pernah aku jatuh cinta sama dia" ucap aulia


"terserah kamu lah, kalo jodoh tau rasa kamu, udah kita duduk yuk, capek nih berdiri terus" ucap meera


"Hm" gumamnya, saat kami sudah duduk guru yang mengajar matematika pun datang.


"assalamualaikum anak anak" ucap guru tersebut


"waalaikum salam bu" ucap mereka semua.


"Hari ini kita akan membahas materi bab 2 ya" ucap Bu salsa Lalu kami pun mendengarkan Bu salsa Menjelaskan dengan sabarnya lalu kami juga langsung faham dengan apa yg beliau jelaskan, pelajaran nya Bu salsa Itu 2 jam, beberapa lama kemudian akhirnya pelajaran ini pun selesai dan bel pun berbunyi


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Kring kring


Bel sekolah berbunyi, waktunya pulang sekolah, ia pun langsung memasukkan buku-bukunya kedalam tas, lalu kami semua berdoa sebelum pulang dan setelah berdoa kami pun langsung berhamburan keluar kelas, ia pun langsung ke depan gerbang, dan disana sudah ada abangnya yang sedang menunggunya, lalu ia pun menghampiri abangnya itu.


"assalamualaikum bang" ucapnya.


"waalaikum salam, ayo kita pulang" ucap abangnya


"hm ayo, aku udah laper nih" ucapnya


"yaudah let's go" ucap abangnya, ia pun segera menaiki motor abangnya, dan abangnya pun langsung melajukan motornya membelah jalan raya, setelah beberapa lama akhirnya kami pun sampai dirumah, lalu ia dan abangnya pun segera masuk tak lupa mereka mengucapkan salam.


"assalamualaikum" ucapnya dan abangnya


"waalaikum salam, eh kalian udah pulang, langsung makan atau mandi dulu" ucap bundanya.


"em, ia langsung makan aja bunda, udah laper banget nih" ucapnya dan langsung duduk dikursi lalu ia makan dengan lahapnya, sedangkan bunda dan abangnya hanya geleng geleng kepala melihat kelakuannya itu.


"Abang mau makan apa mandi dulu" tanya bundanya


"aku mandi dulu aja bun" ucap abangnya


"hm yaudah, sekalian jangan lupa shalat ya nak" ucap bundanya


"iya Bun, aku keatas dulu ya Bun" ucap abangnya


"iya" jawab bundanya, dan abangnya pun langsung menaiki tangga lalu menuju kamarnya bertepatan dengan itu aulia selesai dengan acara makannya, setelahnya ia pamit kepada bundanya kekamarnya.


"bunda, Lia kekamar dulu ya, mau mandi sekalian shalat"


ucapku pada bunda


"iya nak, kalo sudah kamu langsung ruang tamu aja ya nak" ucap bundanya


"loh, emang kenapa Bun" tanyanya pada bundanya.


"karena ayahmu mau bicara denganmu sebentar " ucap bundanya.


"Hm, yaudah Bun aku keatas dulu ya" ucapnya dan bundanya hanya mengangguk saja, lalu ia beranjak dari ruang makan lalu menuju ke kamarnya setelah sampai dikamar ia pun langsung menuju kamar mandi lalu shalat kemudian menuju ruang tamu, disana sudah ada ayah, bunda dan abangnya lalu ayah pun menyuruhnya duduk disampingnya.


"hm yah, kenapa ayah menyuruhku kemari" tanyanya pada ayah


"gini nak, ayah ingin menjodohkanmu dengan anak teman ayah" ucap ayahnya yang membuat abangnya terkejut begitupun dengan nya.


"yah, kenapa adek harus dijodohin sih kan dia masih kecil" ucap abangnya


"ini sudah kesepakatan antara ayah dan teman ayah nak" ucap ayahnya


"tapi yah adek kan masih sekolah, masa ia harus mengurusi suami diusianya yang masih remaja ini" ucap abangnya


"udah bang nggak apa apa, kalo itu yang membuat ayah bahagia aku menerimanya" ucapnya pada abangnya, ia tidak mau mengecewakan ayah jadi ia menerima perjodohan ini


"tap----" ucap abangnya yg langsung terpotong olehnya


"nggak usah tapi tapian bang, aku sudah menerimanya dengan ikhlas, yaudah kalo gitu aku pamit kekamar dulu ya" ucapnya yg langsung menuju kamarnya dan tidur.


-


-


-


-


-


.


Dipublikasi: Senin, 4 September 2023


.


.


Jgn lupa like, komen dan vote ya guys. Sampai bertemu di part selanjutnya bye bye