
alic,kau bisa istitahat disini,karena hari sudah malam,benarkan bipo.?tanya paman billy.
ya,alic kita tidak bisa pergi saat hari sudah petang.
kenapa bipo?
karena para serigala akan keluar untuk memangsa.akan lebih baik jika kita tinggal di rumah paman billy,dan esok pagi aku akan membawa mu mengelilingi tempat tinggal ku.
kata bipo,dengan wajah penuh berharap.
duduklah kemari,kemari mendekat ponakan ku sayang.aku akan menceritakan sesuatu pada kalian,dahulu saat aku seumuran kalian,eh tidak aku lebih kecil dari kalian.
aku tinggal di rumah ini bersama ibu ku juga ibu mi bipo.
disini masih tidak begitu banyak rumah.
ya hanya rumah ku,keluarga brendders.
saat tengah malam,aku mendengar langkah kaki seseorang,yaaa sepertinya dia sedang lari,entahlah aku tidak ingat dengan jelas,yang aku tahu dia seseorang yang sudah tua,dia berlari lalu mengetuk-ngetuk pintu rumah kami.
kami sangat takut karena saat itu tidak ada seorang pria pun di dalam rumah,hanya ada aku,dan aku masih sangat mudah dan tak mengerti apa-apa ibu ku,mai brendders sangat takut.dia mencoba melihat ke liar jendela.
dan saat itu aku pun melihat ke arah jendela.
aku melihat serigala yang sangat besar dan ganas,serigala itu memeliki mata berwarna merah dengan bulu coklat,hitam dan putih di bagian dagunya,yaa aku menginggatnya sangat jelas.air liur keluar dari mulutnya,aku bisa melihat giginya yang tajam juga banyak sambil meneteskan air liur.
sepertinya dia sangat lapar.
lalu tiba-tiba serigala itu berhenti tepat di depan jendela kami.
membelakangi kami,aku dan ibu ku masih melihat ke arah luar jendela.
tanpa di sangka-sangka pria tua itu berjalan di belakang serigala itu tepat di depan mata kami.
ibu ku,langsung bergegas di depan pintu rumah kami,yang jaraknya cukup jauh karena pintu rumah kami ada di belakang jendela yang aku lihat.
kakek itu berjalan perlahan dan perlahan tepat di bibir rumah kami tiba-tiba serigala itu bergegas berlari ke arah pria itu aku berjerit lekas bu,biarkan dia masuk.
ibu ku membuka pintu rumah dan menarik pria tua itu masuk kedalam rumah lalu mengunci pintu rumah sementara ibu mu bipo dia mendorong meja untuk menahan pintu rumah.
sementara di luar serigala itu mengongong.
lalu ibu ku bertanya pada pria itu.
apa yang terjadi tuan?
aku seorang pedagang,aku berasal dari desa sebelah,aku menjual rempah-rempah untuk tuan dion,saat jual beli yang kami sepakati telah selesai.aku bergegas pulang untuk pergi ke penginapan.
di jalan menuju penginapan,ada seseorang yang mencoba menyerang ku,
saat aku mempercepat langkah kaki ku orang tersebut juga mempercepat langkah kakinya.
aku bergegas menuju ke penginapan.
saat aku mencoba untuk istirahat hati ku sangat gelisah.
aku coba keluar kamar perlahan,saat aku ada di kamar mandi umum tempat penginapan aku melihat pria yang mengikuti ku dengan segerombolan orang dia memashki penginapan dan mencari ku,lalu aku lari hingga aku tiba disini.
tuan ada darah di baju mu.
benarkah?tak percaya.
ya,panah itu menujuh arah ku tapi aku menghindarinya.