My Friend

My Friend
my friend (aku tak percaya)



aku membaca materi pelajaran yang aku terima tadi pagi di sekolah.


ditemani bipo boneka teddy bear.


alic,apa yang kau lakukan,sedari tadi kamu memandang buku dan menulis.


aku sedang belajar bipo.


apakah aki boleh bermain alic?ehhh tidak apakah aku boleh belajar bersama mu?


aku melihat bipo dengan paras wajah bertanya-tanya apakah boneka bisa membaca?tapi bipo bisa berbicara dan melihat,tapi untuk membaca apakah bisa?


lalu aku tertawa terbahak-bahak.


alic,kenapa?kenapa kau tertawa?apa yang lucu.


aku terdiam lalu senyum menjawab pertanyaan bipo.


apakah kau yakin ingin belajar membaca?


tentu,jawabnya.


kemarilah bipo,mendekat.


bipo duduk di bawah dagu ku.


dia memegang buku ku,


dia terdiam kepalanya,tangannya kakinua,ya seluruh badannya kaku.


bipo?dengan nada suara khawatir,


bipo?bipo?


apakah kau baik-baik saja.


bipo tetap terdiam.


dalam hati ku,aku sangat takut kehilangannya,lalu dia berubah menjadi boneka beruang selamanya.


aku membalikkan tubuh bipo dan mengalihkan pandangannya dari buku yang di peggangnya aku melihat mat bipo berubah,matanya yang hitam cerah berubah menjadi coklat terang.


aku selesai membaca sambil tersenyum menatap ku.


kau membaca?


bipo?apakah kau baru saja mengatakan kau membaca?.tapi yang aku lihat kau hanya memegang buku ini lalu tubuh mu menjadi kaku.


apakah itu yang kau sebut membaca?


aku terheran,sambil berpikir boneka ini sungguh aneh.


tentu alic,aku membacanya.


aku bertanya padanya,


kau yakin?.baiklah katakan pada ku,siapa president pertama negar indonesia?


lalu aku mencoba merahi buku itu membuka halaman yang di katakan bipo dan ternyata itu benar aku sungguh tidak percaya.


bipo?siapa kau sebenarnya dalam hati ku bergumam.


bipo melihat ku,alic aku bisa membantu mu.


apakah aku bisa belajar dengan mu sekarang?


tentu bipo.


aku membaca dan membahas banyak hal tentang isi buku yang aku baca bersamanya.


tok tok tok,alic?


apa yang kau lakukan sayang?


kau tahu,ini sudah malam,apakah kau masih belajar?


dengan siapa kau berbicara?


alic tolong buka pintu kamar mu,


suara itu tidak asing,ya suara ibu ku.dengan nada bicara yang khawatir.


bipo,ibu ku di depan pintu kamar ku,bisakah sekarang diam?dan tidak bersuara?


tentu alic,aku bisa.


aku membuka pintu kamar ku,


kreeeeek.


ibu,aku sedang belajar dan mengkhafal.


aku mendengar suara orang lain.


ibu berkeliling di kamar ku,dia melihat ke arah jendela.lalu membuka korden memastikan tak ada orang di kamar ku,dia mengangkat seprai kasur tapi tak menemukan sesuatu.


lalu dia melihat telfon di atas laci meja belajar ku.


alic,berapa kali ibu bilang jangan sering menggunakan telfon,sekarang sudah malam sebaiknya kau istirahat dan berhenti menggunakan telfon.dia mematikan lampu kamar ku,lalu menyuruh ku bergegas tidur dan mencium kening ku.


selamat malam sayang,mimpi indah segera tidur besok kau akan pergi ke sekolah.


ibu menghilang perlahan dari kamar ku.


menutup pintu kamar ku perlahan.


bipo,aku mengendong bipo dan memindahkannya di sebelah ku.


ayo bipo istirahat,besok kita akan pergi kesekolah.


memeluk bipo.


selamat malam bipo,selamat malam alic,mimpi indah