My Evil Husband

My Evil Husband
#03



Sekolah


"Michelle!"


Michelle melihat ke arah suara tersebut, ternyata dia adalah kakak Michelle, taehyung.


"oh kakak" -michelle.


Taehyung memeluk michelle sebentar, lalu melepaskan nya.


"adikku tidak rindu padaku? Jahat sekali, padahal aku rindu untuk menjahili mu"-taehyung.


"kenapa harus aku? jahili saja ayah atau ibu" -michelle.


"aku masih ingin hidup adikku sayang mati"-michelle.


Michelle tersenyum sebentar karena melihat raut wajah taehyung yang ketakutan..


"wah pagi-pagi kakak adik lagi melepas rindu, sepertinya kemarin baru ketemu"-jimin.


"bukan urusanmu" -taehyung.


"santai kak~, aku cuman bercanda"-jimin.


"Jungkook dimana?" -taehyung.


"aku tidak tahu" -michelle.


"ke sini sama siapa dan pakai apa?"-taehyung.


"sendiri, bawa mobil" -Michelle.


"sendiri? Kamu tidak pergi bersama jungkook? Kenapa dia tidak mengantar mu?! Dia tidak bertanggung padamu!" -taehyung.


"jangan marah, ini keinginan ku sendiri untuk berangkat sekolah sendiri, jadi jangan menyalahkan jungkook ya" -michelle.


"tapi-"-taehyung.


'tring tring tring'


"bel sudah bunyi, ayo kita masuk kelas,kalau kita telat bisa dihukum" -michelle.


"baiklah"-jimin.


Taehyung pergi dari sekolah Michelle sedangkan Michelle dan Jimin memasuki kelas mereka masing-masing.


Michelle tidak menyadari bahwa jungkook melihat mu selama di parkiran tadi. Jungkook pun masuk ke dalam kelas.


'tring tring tring'


Bel istirahat berbunyi.


"Michelle ikut ke kantin?" -eunwoo.


"iya" -michelle.


"ayo" -eunwoo.


dia tidak melihat ataupun menyapa ku hari ini,huh apa peduliku* jungkook.


"ayo" -michelle.


"ya" -eunwoo.


Michelle dan eunwoo pun pergi ke kantin bersama. Jungkook mengikuti michelle dari belakang, Michelle menyadari nya dan menyuruh eunwoo untuk mempercepat langkah nya, dan menuju keramaian agar jungkook tidak bisa melihatnya.


si*l, terlalu ramai disini, ya sudahlah ngapain juga aku megikuti dia? buang-buang waktu*Jungkook.


Kantin


Sesampainya Michelle dan eunwoo di kantin, Chanyeol sedang meneriaki seorang wanita,yang pastinya itu adalah seulgi.


"kamu budek atau tuli?! aku sudah mengatakan kemarin jangan menempel denganku!kenapa kamu tidak menempel saja pada Dady sugar mu itu?!" - chanyeol.


"Chanyeol~ tapi aku me-"-seulgi.


"denger tidak apa yang aku katakan?! Mau pakai cara kekerasan agar kamu bisa mengerti?!" -chanyeol.


"chan suudah, jangan menjadi pusat perhatian hanya karena j*l*ng itu"-jimin.


Seulgi pun pergi dengan teman2 nya dalam keadaan menangis.


akan kubuat hidup Michelle tidak tenang!selama aku masih hidup tidak akan ada siapapun yang bisa merebut Chanyeol dariku!* Seulgi.


"anak itu kelakuannya makin hari makin parah aja"- eunwoo.


"eh, kalian sejak kapan datang?" -baekhyun.


"waktu chanyeol bentak dia"- eunwoo.


"maaf, tapi aku sama sekali tidak bisa mengontrol amarahku"- chanyeol.


"jika kamu mudah marah, para wanita takutnya tidak ada yang mau dekat denganmu" -baekhyun.


"aku tidak peduli!cewe itu palsu,mereka hanya ingin status dan uangku saja, mending tidak usah nikah saja" -chanyeol.


"hei jangan kaya gitu ngomongnya, kamu tidak boleh seperti itu, walaupun kelakukan nya buruk, dia itu tetep cewe, dan kamu harus hormati dia, kalau kamu cewe pasti kamu ga mau kan di bentak sama cowo"-michelle.


"chanyeol jadi cewek? Pfft hahhaa, nanti cowoknya malah kabur lag-aww" -jimin.


Jimin merintih kesakitan karena tangannya di remas sangat keras oleh Chanyeol.


"yasudah, jangan mikirin dia, kita makan dulu sebelum bel masuk berbunyi" -baekhyun.


"ya"


"Michelle kenapa tidak makan?" -jimin.


"tidak perlu, aku sudah makan di rumah tadi,aku akan meminum susu stroberi saja" -michelle.


Para sahabat Michelle tahu jika Michelle berbohong kalau Michelle sudah makan. Dilihat dari wajah pucat Michelle, walaupun Michelle memang memiliki warna kulit yang pucat. Tetapi para sahabatnya bisa membedakannya.


"baiklah"- jimin.


Para pria itu makan dengan damai ada disitu, meskipun  Michelle tetap mendapat tatapan tidak suka dari siswi yang berada di kantin, Michelle hanya mengabaikan mereka saja,karena sejak kecil dia sudah biasa mendapatkan tatapan seperti itu karena dekat dengan para pria yang ada di hadapannya.


Mereka sudah selesai makan, bel masuk pun berbunyi.


'tring tring tring'


"baiklah"


Kelas


Michelle duduk di kursi lalu mengambil buku karena guru sudah datang, tetapi jungkook daritadi belum memasuki kelas, Michelle tidak peduli dengan itu dan hanya fokus ke pelajaran.


'tring tring tring'


Bel pulang pun berbunyi, tetapi jungkook  sama sekali tidak memasuki kelas, Michelle sedikit khawatir padanya.


"Michelle, ayo kita pulang" -eunwoo.


"baiklah" -michelle.


"Michelle!"


Michelle melihat ke arah suara ternyata dia adalah jimin.


"kita ke gerbang bersama saja" -jimin.


"baiklah"


Mereka bertiga pun jalan di koridor sekolah menuju ke parkiran. Saat mereka melewati toilet Michelle mendengar suara seorang wanita.


"j-jungkook a-aku suka padamu, bisakah kita pacaran?"


Michelle langsung menuju ke asal suara tersebut, dan terlihat lah jungkook bersama dengan seorang wanita disitu. Michelle merasa sakit hati dan memasang wajah datar saat melihat jungkook dengan wanita itu.


"baiklah, aku akan pacaran dengamu"  - jungkook.


"benarkah? Terimakasih!"


Wanita yang tidak tahu mu itu langsung memeluk jungkook.


"kenapa berhenti Michelle?"-jimin.


"tidak ada,ayo"-michelle.


Eunwoo dan Jimin kebingungan karena Michelle tiba-tiba berhenti,tapi mereka menghiraukan nya karena Michelle lanjut berjalan dan mereka mengikuti michelle dari belakang.


Kejadian sebelum Michelle mendengarkan wanita yang mengakui perasaannya pada Jungkook.


Saat Jungkook hendak pergi ke parkiran, ada seorang wanita yang tiba-tiba menarik lengannya.


"j-jungkook, boleh bicara sebentar?"


"cepat, aku tidak punya banyak waktu" -jungkook. 


"j-jungkook  a-aku suka padamu, bisakah kita pacaran?"


Jungkook melihat Michelle berjalan kesini dengan pria, dan Michelle melihat ke arah Jungkook. Jungkook pun memikirkan untuk menerima permintaan dari wanita itu dengan alasan agar Michelle cemburu.


"baiklah, aku akan pacaran denganmu untuk saat ini" -jungkook.


"benarkah? Terimakasih!"


Wanita itu langsung memeluk Jungkook tetapi jungkook tidak membalas pelukannya.


heh~sepertinya aku berhasil*Jungkook.


Parkiran


"aku pulang duluan ya" -michelle.


"pulang sama siapa?" -chanyeol.


"sendiri, aku bawa mobil tenang aja" -michelle.


Michelle berjalan beberapa langkah menjauh dari para sahabat nya,di langkah ke-10 tiba-tiba..


'brukk'


"Michelle!!!"


Michelle pingsan dan para sahabatnya yang panik langsung membawanya ke rumah sakit.


Kediaman Jeon


'ckelk'


"tuan sudah pulang?makan dulu ya" -pelayan.


"baik bi, Michelle dimana?"-jungkook


"nona Michelle belum pulang"-pelayan.


kemana perginya anak itu?biarin ajalah,ngapain aku peduli sama dia*Jungkook.


Jungkook tidak memedulikan Michelle yang belum pulang ke rumah dan melanjutkan makannya dengan tidak tenang.


Rumah sakit


"dia kenapa dok?"-jimin.


"pasien pingsan karena lambungnya kosong dan dia juga terkena anemia, pastikan pasien selalu makan tepat waktu dan minum obat penambah darah,jika tidak maka akan berbahaya padanya"-dokter.


"baik dok, terimakasih"-jimin.


"sama-sama"-dokter.


Michelle telat makan?dia tadi juga berbohong kalau dia sudah sarapan,kenapa dia bisa sampai tidak makan?*Baekhyun.


"Michelle memang malas makan,tapi dia tidak pernah pingsan sampai seperti ini"-baekhyun.


"apakah b*jing*n itu tidak memberi Michelle makan?! berani sekali dia seperti itu pada Michelle!"-chanyeol.


"Chan,jangan berteriak disini,ini rumah sakit"-baekhyun.


"apa perlu kita memberitahu pada taehyung?"-jimin.


"jangan,lebih baik Michelle kita bawa ke villa kita saja"-baekhyun.


"aku setuju! daripada dia pulang ke rumah b*jng*n itu dan menderita"-chanyeol.


Mereka bertiga pun membawa michelle ke villa milik mereka dan membiarkan Michelle beristirahat dulu. Jimin dan Chanyeol menunggu Michelle bangun dengan cara bermain game. Sedangkan Baekhyun memasak makanan untuk mereka semua.