
Hari ini adalah hari pernikahan Michelle, semua orang sangat sibuk mengurus pernikahannya.
"ibu, aku tidak mau menikah dengannya"- jungkook.
"tidak, kau harus tetap menikah dengan Michelle, dia lebih baik daripada semua pacarmu itu, sudah lah tidak ada sopan santun, kasar, dan suka ke bar, lebih baik kamu bersama Michelle yang lebih sopan dan berpendidikan"-Ny. Jeon.
"ayah janji, kau tidak akan menyesal menikah dengan Michelle nak"-Tn. Jeon.
Beberapa saat kemudian...
Jungkook dan Michelle akhirnya resmi menjadi pasutri. Marga michelle pun di ganti menjadi Jeon, yang datang hanya keluarga saja, mereka mengucapkan selamat kepada pengantin baru.
"Michelle, kamu akan pindah ke sekolah jungkook ya nak"-Tn. Jeon.
"kenapa?" -michelle.
"karena, kami mau nak Michelle mengawasi jungkook di sekolah, kami mohon bantuan nya ya nak, kalau masalah surat pindah, kami sudah mengatur nya, jadi nak Michelle tenang saja"-Ny. Jeon.
Michelle pun mengangguk sambil tersenyum.
"berpamitan lah dulu ke keluarga mu nak"-Tn. Jeon.
"baiklah" -michelle.
Michelle pun berpamitan dengan orang tuanya lalu kakaknya.
"jika suami mu itu menyakiti mu sedikit saja, bilang padaku, aku akan langsung mengajar nya" -taehyung.
"baiklah" -michelle.
Seandainya bukan karena janji orang tuaku, aku tidak akan mengizinkan Michelle menikah dengan mu jungkook, karena Michelle masih polos dan tidak mengetahui sifat asli mu itu *taehyung.
Setelah itu taehyung menatap jungkook dengan tatapan tajam. Jungkook menyadari nya, tapi dia hanya mengabaikan nya saja.
"baiklah, kami pamit pulang dulu ya"-Ny. Jeon.
"kalian semua hati hati ya" -Ny. Kim.
Keluarga Jeon pun pulang ke rumah mereka, keluarga Kim pun juga pulang ke rumah mereka.
Kediaman keluarga Jeon
"jungkook,bawa Michi ke kamar mu"-Tn. Jeon.
"ya"-jungkook.
"aish, anak itu, maaf ya nak Michelle maklumi saja dia seperti itu, karena dia masih kekanak kanakan, jadi mohon bantuannya nak Michelle" -Ny. Jeon.
"baiklah, tidak masalah bu" -Michelle.
Kamar jungkook
Jungkook pun masuk ke kamarnya, dan ingin menutup pintunya tapi Michelle menahan pintunya.
"aku mau masuk"-michelle.
"siapa yang nyuruh kamu tidur di sini?"-jungkook.
"tapi-" -michelle.
"kamu tidur aja di kamar tamu sana"-jungkook.
'bam'
Jungkook pun langsung menutup pintu kamarnya. Michelle tidak bisa melawan, akhirnya Michelle menuju ke kamar tamu, mengunci pintunya, lalu tidur.
Keesokan harinya
Jam menunjukkan pukul 5 pagi
Michelle sudah bangun, lalu ia menuju ke dapur untuk memasak sarapan pagi. Ibu jungkook yang mendengar ada suara masakan dari dapur, langsung menuju ke dapur dan melihat mu sedang memasak sambil tersenyum.
"Michelle sedang masak apa?aromanya sampai ke kamar ibu"-Ny. Jeon.
"aku memasak nasi goreng kimchi bu"-michelle.
"apa perlu ibu bantu?" -Ny. Jeon.
"tidak perlu bu, sebentar lagi juga selesai"-michelle.
"baiklah" -Ny. Jeon.
Ny. Jeon pun duduk di kursi ruang makan sambil melihat Michelle memasak, setelah Michelle selesai memasak,ia menyajikan makanan itu di meja makan.
"waah, harum sekali aromanya, Michelle yang memasak?" -Tn. Jeon.
"iya yah" -michelle.
"oh iya, jungkook masih tidur?" -Ny. Jeon.
"iya bu, dia masih tidur" -michelle
"bisakah kamu bangunkan dia nak?" -michelle.
"baik bu" -michelle.
'tok tok tok'
Michelle mengetok pintunya kamar jungkook tapi tidak ada jawaban dari jungkook.
Ternyata pintu kamar jungkook tidak di kunci, lalu kau pun membuka pintu nya. Jungkook baru bangun.
"untuk apa kesini"-jungkook.
"a-aku hanya ingin membangunkan mu saj-"-michelle.
"aku sudah bangun, keluar!"- jungkook.
Michelle pun keluar dari kamar Jungkook. Michelle menuju kamar tamu lalu ia mandi dan mengganti baju untuk sekolah. Michelle sudah selesai bersiap, dan menuju ruang makan untuk sarapan. Ternyata jungkook sudah duduk di ruang makan dengan raut muka kesal.
"lambat sekali"- jungkook.
"hei, tidak boleh seperti itu dengan istri mu"-Ny. Jeon.
"aku berangkat" -jungkook.
"tunggu istri mu" -Tn. Jeon.
Jungkook pun mendengus kesal, dia tidak punya pilihan lain, dia akhirnya menunggu Michelle selesai makan.
"ayah ibu aku berangkat dulu ya" -michelle.
"baiklah nak, hati hati ya, kalau ada apa apa Jungkook bisa membantu mu"-Ny. Jeon.
aku tidak akan pernah membantunya, merepotkan sekali*Jungkook.
"baik bu"-michelle.
"jungkook, bantulah Michael Kalau dia kesusahan, ingat itu" -Tn. Jeon.
"ya" -jungkook.
Michelle dan jungkook pun pergi ke sekolah, selama di perjalanan hening, sama sekali tidak ada percakapan sama sekali.
Sekolah
Jungkook segera turun dari mobilnya, Michelle juga ikut turun, jungkook memasuki kelas, kantin, bahkan toilet Michelle terus mengikuti nya.
"kenapa kau terus mengikuti ku?!"- jungkook.
"ibu yang suruh" -michelle.
Jungkook pun hanya bisa diam, dia takut kalau dia memarahi Michelle, Michelle akan mengadu ke ibunya.
"tapi jangan ke toilet juga lah!"- jungkook.
"maaf": Michelle.
Michelle merasa keberadaan nya telah menganggu Jungkook,ia pun memutuskan untuk pergi dari situ.
"dia pergi nanti dia... ,ya sudahlah biarkan saja" -michelle.
Michelle pergi meninggalkan jungkook dengan hati yang sedih.
Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak Michelle dari belakang,dengan spontan Michelle langsung menghadal ke belakang.
"Michelle?"
"jimin?" -michelle.
"hey Michelle!"-jimin.
"sejak kapan kamu pindah sekolah kesini Michelle?" -jimin.
"hari ini" -michelle.
"ngomong-ngomong baekhyun, chanyoel, sama eunwoo sekolah disini juga"-jimin.
"benarkah? Aku ingin menemui mereka"-michelle.
"baiklah, ayo ikut aku"-jimin.
Jimin dan Michelle menjadi pusat perhatian di koridor sekolahnya, karena jimin populer di sekolah, dan Michelle mendapat banyak tatapan tidak suka terhadap dirinya, tetapi Michelle hanya membalas nya dengan senyuman.
Jimin dan Michelle pun sampai di tempat tujuan.
"hey! Kalian bertiga! lihat aku membawa siapa" ucap jimin.
Mereka ber-3 pun melihat jimin, dan mereka terlonjak kaget.
"Michelle?!" seru mereka ber-3.
Mereka bertiga terkejut karena Michelle beneran Pindah ke sekolah jungkook.
"sejak kapan kamu pindah ke sini?"- eunwoo.
"hari ini" -michelle.
Michelle tersenyum manis setelah menjawab pertanyaan dari eunwoo. Mereka ber-4 memalingkan muka dari Michelle.
"muka kalian kenapa merah semua? Kalian sakit?" -michelle.
"t-tidak"-jimin.
"baiklah, tapi kalian jangan sampai sakit ya" -michelle.
Senyuman yang manis sekali, jangan salahkan jika aku menyukainya *jimin.
"kalian udah makan?" -michelle.
"belum"-mereka ber-4.
"kenapa belum makan? kalau begitu kita ke kantin" -michelle.
"hahaha, Michelle ini dari dulu sikapnya ga berubah ya, selalu khawatir sama kami"-baekhyun.
"kalau tidak ada aku yang nyuruh kalian makan, kalian tidak akan makan" -michelle.
"iya, iya yaudah ayo kita ke kantin"-chanyeol.
Mereka ber-5 pun pergi ke kantin, kau mendapat sorotan mata yang tajam dari siswi di lorong.
"siapa tuh cewe, baru liat kok udah nempel sih sama mereka"
"iya beruntung banget ya dia"
"dia j*l*ng mungkin"
"Michelle,omongan mereka tidak perlu kamu dengar ya"- baekhyun.
"iya, mereka sering kaya gitu,jangan di masukin ke hati cuekin aja ya"- chanyoel.
"tidak masalah,aku sudah biasa" -michelle.