
Sanzu yang mendengar kamu bilang begitu,ia pun menyeringai lebar,dan berjalan ke hadapanmu, menundukkan badannya,lalu berbisik di telinga (name),"kami,semua sudah mengetahui tentang mu,dan juga kami semua mengumpulkan foto-foto dirimu"ucapnya dengan suara berat yang seketika membuat (name) merinding.
Sanzu pun kembali ketempat duduknya semula,(name) pun berdiri dan berkata "apa kalian selama ini memata-matai ku?"tanya (name),"hahaha,tentu saya sayang~"ucap pria bernama Ran,"hentikan tindakan kalian itu sekarang juga!!!"ucap (name) dengan penuh tekanan.
"Lho sayang...kenapa kami harus berhenti memata-matai milik kami?"tanya pria bernama Rindou,yang entah kapan sudah berdiri di samping (name),(name) yang kaget seketika memukul wajah Rindou yang berada disampingnya,yang membuat hidung Rindou mengeluarkan darah segar.
"WAHHH!!???"ucap pria bernama Takeomi,yang tidak percaya bahwa (name) dapat memukul si bungsu Haitani,sampai mengeluarkan darah segar dari hidungnya.(name) yang menyadari bahwa ia tidak sengaja memukul Rindou, segera membantu Rindou yang tergeletak di lantai.
"M-maafkan aku,aku tidak sengaja, pasalnya kau tiba-tiba saja berada disampingku,itu membuat ku kaget"ucap (name) meminta maaf pada Rindou,dan mendudukkannya di sofa,(name) yang melihat bahwa hidung Rindou berdarah,ia segera pergi kedapur untuk mengambil kotak P3K.
Saat (name) pergi mengambil kotak P3K di dapur,ke 6 laki-laki yang sekarang berada diruang tamu (name),memperhatikan Rindou,dan berkata"dia gadis yang menarik"ucap pria bersurai putih panjang bernama Kokonoi,"kau benar,sungguh kita sangat beruntung mendapatkan gadis cantik seperti (name)"ucap pria bernama Kakucho.
Tak lama kemudian datang (name) dari dapur sambil memegang kotak P3K ditangannya,dan duduk di samping Rindou,(name) mengobati luka di hidung Rindou,saat (name) sibuk mengobati Rindou,Rindou pun juga sibuk memperhatikan wajah (name) dengar seksama yang sekarang berada dihadapannya,saat (name) sudah selesai membersihkan darah dan mengobati luka Rindou,ia pun ingin beranjak dari duduknya,
Tapi Rindou dengan sigap,menarik tangan (name),dan itu membuat (name) terjatuh dalam pelukan Rindou,(name) yang terjatuh di dada bidang milik Rindou,hanya bisa tersipu malu,kemudian Rindou memeluk tubuh (name) dengan lembut tetapi sangat erat,(name) yang sudah tidak tahan,ia ingin bangkit,tetapi Rindou menahannya.
"Biarkan seperti ini sebentar"ucap Rindou, kemudian kembali memeluk (name) erat.(name) hanya bisa pasrah,lagian ia juga nyaman dipeluk Rindou.
Author POV
"Aaargggghhhhh...(name) aku iri sama kamu,boleh tukeran posisi nggak?"
"Enak aja, gue di sini tuh pemeran utamanya,masa mau diganti dengan author sih"
"...gitu yah,awas aja aku bikin ceritamu jadi sad ending"
"E-ehh,jangan lah thor,yah,masa sad ending sih"
"Nggak juga bercandaðŸ¤ðŸ¤"
Normal POV
Ke 6 pria yang menatap Rindou dan (name) yang berpelukan,hanya bisa cemburu dan menyumpahi Rindou.
"Haitani sialan awas aja klo sampai rumah,aku kasih kau bogem mentah"batin Sanzu,"adik sialan bisa-bisa mengambil keuntungan dalam kesempitan"batin Ran,"seharusnya gue yang diposisi Rindou,Rindou nggak cocok"batin Mikey,"apaan sih ini Rindou sialan,bisa-bisanya dia yang pertama memeluk (name)"batin Kokonoi,"Haitani keparat,bajingan,seharusnya gue yang diposisi lu anjg"batin Kakucho,"awas aja Lo Rindou,sampai dirumah gue jadiin Lo samsak tinju gue"batin Takeomi.
Rindou yang melihat ke 6 lainnya yang sedang cemburu kepadanya,ia menatap mereka semua dengan tatapan kemenangan,dan menjurulkan lidahnya kepada mereka semua,pertanda bahwa ia sedang mengejek mereka,mereka yang melihat Rindou pun hanya bisa bersabar,walau amarah mereka sudah meluap-luap,"HAITANI SIALAN...AWAS KAU SAMPAI DI RUMAH,GUE BIKIN LO BABAK BELUR"batin mereka semua.
       KEESOKAN HARINYA
(Name) terbangun dari tidurnya,melihat jam di dinding kamarnya dan segera bergegas mandi
(Name) sengaja memakai pakaian seperti ini,bagi (name) kenyamanan adalah segalanya.
Saat (name) selesai mandi,(name) segera keluar dari kamarnya,dan segera menuju kemeja makan untuk sarapan.
Alangkah terkejutnya (name) saat menuruni tangga,ia melihat 7 parasit yang menyebalkan,yang ia tidak ingin lihat dari kemarin."hallo,baby~"ucap Sanzu,berjalan kearah (name) dan memeluknya,"untuk apa kalian datang kesini?"ucap (name) yang masih berada dalam pelukan Sanzu,Sanzu melepas pelukannya dari (name),"Kami membawa makanan untuk mu sayang~"ucap Ran,dan memperlihatkan kotak makanan yang ia bawa.
(Name) tidak menjawab perkataan Ran,(name) justru celingak-celinguk,"orang tua mu sedang pergi,ia memiliki proyek,mungkin akan pulang malam"ucap Takeomi,yang sadar bahwa (name) mencari orang tuanya,kamu pun ber'oh'riya,dan berjalan kearah dapur untuk membuat makanan.
Saat ingin berjalan kearah dapur tangan (name) ditahan oleh Kakucho,"lepaskan!!!"suruh (name),"sebaiknya kau tidak membuat makanan,kami membawa makanan untuk mu,ayo makan bersama"suruh Kakucho dengan menarik tangan (name) kemeja makan,(name) yang ditarik hanya bisa pasrah.
(Name) pun duduk,disampingnya ada Mikey,dan Sanzu,didepannya ada Kakucho,Kokonoi,Ran, Rindou,dan Tekeomi,"oiya..sayang,kami akan menemanimu,sampai orang tua mu datang"ucap Ran sambil memakan makanannya,"tidak perlu,dan jangan memanggilku dengan sebutan sayang"ucap (name) ketus,"kenapa,sebentar lagi kau juga jadi milik kami"ucap Mikey,sambil memeluk (name) dari samping kanan.
"Sayang~..suapin yah"ucap Mikey,dengan tatapan memelas,"nggak,kau kan punya tangan"ucap (name),"ayolah,kumohon sayang~"ucap Mikey,sambil mengeratkan pelukannya pada (name),(name) hanya menghela nafas panjang,dan mengambil salah satu makan dimeja makan,dan menyodorkannya pada Mikey,Mikey yang melihat (name) menyodorkan makanan kepadanya,ia langsung membuka mulutnya,dan mengunyah makanan yang (name) berikan, tanpa melepaskan pelukannya kepada (name).
Yang lainnya juga melihat apa yang Mikey lakukan,mereka pun ikut ikutan,"baby~...aku juga yah"ucap Sanzu,"my love,aku juga mau disuapin oleh mu"ucap Kokonoi,"aku juga ingin sayang~"ucap Ran,"sayangg~...jangan lupakan aku"ucap Rindou,"aku juga mau baby~"ucap Kakucho,"princess~...aku juga yah"ucap Takeomi.(name) yang melihat itu pun,hanya bisa pasrah,"sifat mereka ini,sangat berbeda dari penampilan mereka,mereka lebih cocok menjadi bayi besar"batin (name),sambil menyuapkan makanan kepada mereka satu-satu.
     ///10 menit kemudian///
(Name) dan yang lainnya pun sudah selesai sarapan,(name) pun membersihkan sisa-sisa makan yang ada dimeja makan,dan mencuci tempat makan.
Saat (name) mencuci tempat makan,tiba-tiba ada lengan kekar yang melingkar diperut rampingnya,ia menoleh dan ternyata Kakucho yang memeluknya dari belakang.
"Mau aku bantu sayang~"tawar Kakucho kepada (name),"tidak perlu kau duduk saya sama yang lainnya"suruh (name),bukannya menurut,Kakucho justru malah tetap membantu (name) dengan merapikan piring-piring yang sudah bersih kembali ke tempatnya,(name) yang melihat itu pun,menghela nafas panjang"aku sudah bilang,bahwa tidak usah kan"ucap (name),"tidak apa-apa sayang"ucap Kakucho sambil tersenyum kearah (name),dan berhasil membuat (name) tersipu malu.
(Name) yang tersipu hanya bisa mengalihkan pandangannya ke arah lain,Kakucho yang melihat (name) tersipu hanya bisa tertawa,"hahah..apa kau tersipu?"goda Kakucho,kepada (name),"H-hah,m-mana ada"elak (name),"hmm benarkah,kalau begitu kenapa wajahmu memerah?"tanya Kakucho,"i-itu,k-k-karna"ucap (name) yang terbata-bata,Kakucho yang melihat itu,tiba-tiba saja mencium bibirmu dengan singkat,(name) hanya bisa membulatkan matanya,dan tambah malu sambil bersemu merah.
Saat (name),berusaha menyembunyikan rona merah diwajahnya,ada orang yang datang dari arah ruang tamu."owhh...jadi Kakucho bersenang-senang sendiri ternyata"ucap Mikey,dengan raut wajah yang sangat cemburu."Mikey??"ucap (name)
TBC
SAMPAI SINI DULU YAH,SEMUGA TERHIBUR DENGAN CERITA SAYA,DAN GOMEN KALO CERITANYA KEGANTUNG.SAYA CAPEK NGETIK SOALNYA,HEHEHE
SEE YOU THE NEXT CHPAPTER^_^