
Keesokan paginya,(name) terbangun dari tidurnya,berusaha mengumpulkan nyawanya,dan melihat jam dinding di kamarnya,dan menunjukkan pukul 07.30.
Ia pun bergegas,untuk pergi ke kamar mandi,saat ingin ke kamar mandi,seseorang mengetuk pintu kamar (name).(name) yang mendengar ketukan itu pun, bergegas membuka pintu kamarnya.
Dan mendapati ibunya yang berdiri di depan pintu kamar (name),"lho ibu,ada apa mengetuk pintu kamarku?"tanya (name),"ibu,ingin (name) bergegas,untuk bersiap-siap"suruh ibu (name),"ada apa ibu,apa kita akan keluar?"tanya (name) lagi,"tidak (name),sebentar rekan perjanjian ayah,akan datang untuk melihat dirimu".
"Hahhh,tentu aku akan segera bersiap,ibu"."ibu dan ayah menunggumu diruang tamu",setelah itu ibunya berlenggang pergi.
Setelah ibunya pergi,(name) menutup pintu kamarnya,dan pergi mandi,dikamar mandi,(name) hanya berpikir,"kenapa dirinya harus dijodohkan?,dan siapa yang akan menjadi calonnya nanti?",sebuah pertanyaan (name),lontarkan kepada dirinya sendiri.
///10 menit kemudian///
(Name) segera turun,menemui ibu dan ayahnya yang sudah menunggunya di ruang tamu.
///Di sisi lain///
Bonten POV
"Oiii,,Sanzu,Rin.Cepat,atau kita akan terlambat"suruh orang dengan luka vertikal di matanya,"sabar dasar orang tua"ejek pria dengan nama Sanzu,"sudah-sudah,nanti kita bisa terlambat betulan"ucap pria berambut hitam dengan luka bakar di sekitar matanya.
Normal POV
"Ya ampun,(name) kau sangat cantik"ucap ibu (name),"hehehe...terima kasih ibu"ucap (name),sambil menampilkan senyumannya.
(Name) pun duduk di kursi ruang tamunya,saat (name) duduk,(name) melamun,"bagaimana sifat calon suamiku nanti,apakah dia sudah tua,atau muda,apakah dia akan menyakitiku nanti?"itulah yang (name) pikirkan saat (name) melamun.
(Name) itu tipe wanita,yang sangat membenci laki-laki,(name) menganggap bahwa semua laki-laki,akan selalu menyakiti wanita.
Author POV
"Haduhhh,(name) kamu ini kebanyakan nonton sinetron di Indosiar kali yah,dimana setiap episodenya laki-laki yang selalu menyakiti perempuan, positif thinking aja yah (name)"
Normal POV
///7 menit kemudian///
Dingdongggg
Bunyi bel rumah (name),(name) yang sedari tadi melamun disadarkan oleh bunyian bel di rumahnya.
Ibunya membuka pintu rumah,dan didepan pintu tersebut menampilkan 7orang pria.Ibu (name) menyuruh mereka semua masuk.
Ibu (name) pergi kedapur untuk mengambilkan minuman,dan ibu(name) meninggalkan (name) dan ke 7 pria itu diruang tamu.
"Kau,bukannya takeomi,kokonoi,dan kakucho yah?"tanya (name) memastikan,"benar"ucap kokonoi,(name) yang memperhatikan satu-satu dari mereka,tiba-tiba perhatian (name) tertuju apa ke 3 pria yang lainnya,menurut (name) ia pernah bertemu mereka ber 3 tapi,(name) lupa itu di mana.
Salah satu pria yang sadar bahwa (name) memperhatikannya,pun bertanya,"apa kau mengenalku?"tanya pria bersurai pink,"aku tidak mengenal kalian,tapi aku rasa,aku pernah bertemu dengan kalian"ucap (name),"waktu di toilet itu"ucap tiba-tiba pria bersurai ubur-ubur.
Mendengar itu (name),langsung kaget dan mengatakan"jadi itu kalian?"tanya (name),"iya,aku Sanzu,dia Rin,dan di sebelahnya Ran"ucap pria bersurai pink.setelah mendengarnya,(name) mengalihkan pandangannya kepada pria bersurai putih pendek.
"Nama ku Mikey"ucap datar pria itu,yang sadar bahwa (name) memperhatikannya,"hah..i-iya"ucap (name).
///8 menit kemudian///
(Name) melihat ibunya yang keluar dari dapur,sambil membawa nampan yang berisikan minuman,ditangannya,lalu meletakkannya dimeja ruang tamu.
Ibu (name),dan ayah (name),ikut bergabung,diruang tamu sambil membicarakan tentang perjanjian ayah (name) dan ke7 orang itu.(name) yang melihat itupun hanya bisa menyimak obrolan mereka.
"Hahhh....mereka ngomongin apa sih dari tadi,mana aku bosan banget lagi disini terus.Aku mau mukul seseorang untuk menghilangkan rasa bosan ku tapi siapa yah?,Hmmm...klo dilihat² mereka ini sangat tampan,tapi tetap saja aku tidak menyukai mereka"batin (name) yang sibuk dengan pikirannya sendiri.
Tanpa (name) sadari ada yang memperhatikannya,dari tadi."Dia,sangat manis dan cantik ketika sedang melamun"batin pria dengan surai ungu-hitam yang tertata rapi,yang sedari tadi menatap (name) dengan sangat lekat.
(Name) yang sadar dari lamunannya, menyadari bahwa pria yang bernama Ran itu menatapnya tanpa henti,(name) yang melihat itu,hanya bisa melemparkan senyum manis,dari bibirnya."apaan sih ini orang,lihatin gue terus,pengen rasanya gue mukul tuh mukanya,hahhh..sabar (name)"batin (name),saat tersenyum kepada Ran.
Ran yang melihat itu,hanya bisa tersipu malu dan mengalihkan pandangannya kearah lain"ya ampun,dia terlihat lebih cantik saat tersenyum"batin Ran,yang masih tersipu malu.Bukan hanya Ran yang tersipu malu,Kokonoi,Rindou,dan Sanzu yang duduk didekat Ran,dan memperhatikan (name) saat tersenyum hanya bisa membeku sambil tersipu malu,melihat senyuman manis yang (name) perlihatkan.
"Astaga naga,aku tidak tahan lagi.Ingin rasanya aku serangan jantung,hanya karna senyuman"batin Rindou,Kokonoi,dan Sanzu.
Author POV
"Ini ceritanya,(name) duduk dihadapan Ran,Rindou,Kokonoi,dan Sanzu.sementara Mikey,Kakucho,Takeomi,sibuk membicarakan tentang perjanjian mereka dengan ayah (name)"
Normal POV
Setelah lama berbincang tentang perjanjian mereka,ayah (name),dan ibu (name) pergi meninggalkan (name) dan ke7 pria tersebut di ruang tamu.
"Ehhh...kok aku ditinggalkan sihh,sama ayah dan ibu,ingin sekali rasanya aku pergi dari rumah ini"batin (name),yang sudah tidak tahan berlama-lama diruang tamu.
Tanpa (name) sadari,sedari tadi (name) diperhatikan dengan intens dan lekat oleh ke7 pria,yang duduk diruang tamu (name)."jika dilihat dari fotonya memang cantik,tapi siapa sangka aslinya lebih cantik lagi"ucap seseorang dengan nama Sanzu.(name) yang mendengar hal itu,kemudian menatap Sanzu,"apa maksudmu?"tanya (name).
TBC
Sampai sini dulu yah,gomen kalo ceritanya tidak masuk,dan nggak jelas,soalnya saya kehabisan kata-kata.
See you the next chapter^_^