Meet Love In Korea

Meet Love In Korea
Penjelasan I




Biarkan Saja


Mereka tak tau apa yang kita rasakan ,


Mereka hanya tau apa yang kita tampakkan.


______________________________________________


Aera sampai di Jakarta ia mengirimkan


tasnya pulang dengan grab dan Aera langsung pergi ke puncak untuk menonton balapan adiknya.



sesampainya ditempat Aera menghubungi eric


Tut...Tut...Tut..suara sambungan telepon


Eric cin aja📲


"Halo , ada apa kak ?"


"Pedokmu di mana "


(Pedok\= tempat/tenda berkumpul klub balap)


"Emang kakak di mana"


"Cepet kasih tau di mana"


"Tenda paling ujung warna biru kak"


Aera lalu mematikan panggilannya.


Aera menyusuri setiap tenda hingga dia menemukan tenda tempat adiknya berada di lihatnya Eric dan kawan Ray Aera pun menepuk bahu Eric dan Eric pun berbalik.


" Eh kak Rara" kata Eric cengengesan dan membuat Aera kaget di lihatnya Ray adiknya memangku seorang gadis dan saling berhadapan Eric pun memanggil pelan Ray


" Ray...Ray..." Kata Eric


" Apa...." kata Ray yang kaget melihat kakaknya di sebelah Eric sontak Ray pun menurunkan gadis itu di pangkuan nya.


" Aw sakit yank ngapa kok di turunin" kata gadis itu Ray tetap diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun Aera pun hendak berjalan hendak pergi dari tenda adiknya.


" Kak mau kemana" tanya Eric


" Mau cari makan dari pada disini makan orang" jawab Aera datar dan pergi , saat Ray hendak menyusul Aera tiba - tiba terdengar pengumuman.


" Sial" kata Ray


" Kan gue udah bilang jangan pacaran Lo masih ngeyel aja gue juga tau lagi gimana sifat kak Aera dia kan bos bokap gue" kata eric


" Udah sana sana siap siap gua yakin kak ll tu bakal nonton Lo sampai akhir jadi Lo harus menang" lanjut Eric



Dan memang benar Aera masih menonton Ray sampai akhirnya dia menang dan Aera memilih pulang sendiri.


" Ric Lo tau kak Rara di mana?" tanya Ray


" Udah pulang kalik , udah yok buruan keburu malem. eh bdw cewek tadi mana"


" Good Joob"


Mereka pun pulang sesampainya di kontrakan Ray dan Aera Ray terkejut karena kosong dan dia pun pergi kerumah pemilik kontrakan yang tak jauh dari tempat mereka.


" Assalamualaikum Bu"


" Waalaikum salam eh nak Ray ada apa?"


" Bu kok kontrakan saya kosong ya"


" Em kalian kan sudah pindah tadi siang nak Aera menyuruh orang memindahkan barang dan tadi sore pamit dengan ibu katanya sedan membeli rumah baru"


" Ibu apa tau alamatnya"


" Yaudah Bu saya pamit"


Ray pun menghampiri Eric yang menunggu di luar


" Gimana?" tanya Eric


" kata ibu kontrakan kak Rara pindah ke rumah baru , tapi masak ya dia tega banget ngga bilang apa apa ke gua" kata Ray


" itu tandanya dia kecewa banget sama Lo udah nginep rumah gue dulu besok kita ke kantornya"


Ray dan Eric pulang ke rumah Eric keesokan harinya mereka pun pergi ke kantor dimana ayah Eric & Aera bekerja, Eric mengantarkan Ray ke ruangan Aera .


" Assalamualaikum" kata Ray


" Waalaikum salam masuk" jawab Aera


" Kak Ray mohon dengerin penjelasan Ray kak"


" Ngomonglah" jawab Aera singkat


" Aku gak suka sama cewek kemarin itu kak .


aku cuma di kasih tau kawanku kalo pembalap biasanya bawa cewek kak, dan kebetulan cewek itu ngejar ngejar aku sejak pertama aku masuk"


" Terus kamu bangga gitu kamu di temenin cewek"


" Tab gak lah kak aku sadar aku lebih butuh suport dari kakak kak maafin aku, aku gak akan akan khianati. lagi kepercayaan kakak" bata Ray


Aera pun mendekat dan memeluk Ray


" Jangan di ulangi lagi ngerti , sesibuk apapun kakak , pasti kakak bakal usahain buat nonton dan ini kartu akses apartemen ***** nomor *** " kata Aera


"Makasih Kaka " jawab Ray


Ray pun pergi dari kantor Aera


_____._____._____


**HALO GUYS


JANGAN LUPA FOLLOW LIKE DAN VOTE


THANKS FOR READING


SARANGHAJA 💓**