
****Bandara internasional Soekarno-Hatta**
Sesampainya di bandara Soetta Aera langsung memesan grab ya karena tidak ada yang menjemputnya karena ia hidup sendiri ,tak lama grab pun datang.
Diapun pulang ke kontrakan sederhana nan bersih dengan 2 kamar kecil, dapur mini ,dan 1 kamar mandi . Aerapun membersihkan diri dia juga mengabari bosnya
Kim.Aera📲
"Bos aku udah nyampe Jakarta , file nya kirim lewat email "
BOS GALAK 📲
"Ok"
'Huft gitu doang balesnya' dengus Aera kesal dengan balasan bosnya yang singkat dan jelas
tiba-tiba handphone Aera kembali berdering
Ting....Ting.....Ting.....
Ayah📲
"Nak Minggu depan ulang tahun perusahaan ayah kamu harus pulang "
Kim.Aera
"Y"
'Giliran mau acara kek gini aja butuh aku hadir biar di lihat keluarga bahagia di depan koleganya , sedangkan saat aku ngabarin aku sakit aja jangankan jenguk nelpon aja ngga ' batin Aera
Aerapun hanya terus berbaring dan menatap langit\-langit kamar yang sudah 7 tahun iya tempati sendirian , sendirian itulah yang terus di rasakan Aera .
Aerapun akhirnya tertidur , keesokan harinya Aera berangkat ke Kalimantan dengan Farah asistennya dan kekasih Farah ya sungguh siksaan untuk jomblo melihat pasangan bucin.
Aera memang menyuruh Farah mengajak kekasihnya karena ia mengerti waktu Farah banyak tersita untuk pekerjaan . Aera menyelesaikan pekerjaan yang mungkin harusnya 1 Minggu menjadi 3 hari .
Aera memang orang yang sangat cerdas dan profesional walaupun dia wakil direktur dan sudah terkenal di dunia bisnis dia bukan orang yang sombong tapi memang cuek
Zhang Yixing Presdir nya pun sangat bangga dia sering memberi hadiah pada Aera ataupun tunjangan\-tunjangan seperti apartment atau mobil .
Namun selalu di tolak Aera dengan jawaban.
Dan hari ini disinilah Aera sekarang di bandara yang sudah iya kunjungi yang ke 4 kali dalam seminggu ini hari ini Aera datang untuk pulang ke kediaman lamanya rumah ayahnya .
Sungguh Aera sebenarnya enggan kembali mengingat terakhir kali ia pulang 3 tahun lalu ibu tirinya memberikan sifat mengusir nya perlahan dengan cara membuat dia tidak nyaman .
Aera memang membenci ibu tirinya tapi ia tidak pernah menyakiti nya , Aera sangat enggan berdekatan , berbicara dengannya tapi dia selalu menjahati Aera
Mungkin dia berfikir Aera adalah sebuah halangan untuk ia menguasai seluruh harta ayahnya , namun sedikit pun setelah 7 tahun ia tidak pernah memakan uang ayahnya
Bahkan sekarang Aerapun terbilang sukses karena uang jajan yang sedari dulu ia kumpulkan saat dia masuk kantor dia bisa membeli saham di perusahaan nya .
Aera juga bukan orang yang boros dia lebih baik menabung dan bersedekah dari pada membuang uangnya untuk hal-hal yang tidak penting .
Ya bisa di bilang Aera memiliki kehidupan yang sangat bagus namun kenyataannya banyak luka yang di sembunyikan Aera .
__.__
*Sejauh apa kau berlari pasti akan lelah
Sejauh apa kau pergi pasti akan kembali *
__.__
**Minal aidzin walfaidzin
Mohon maaf lahir dan batin
Dear para reader
Terimakasih yang sudah mampir dan membaca novel ini .
Apakah kalian menyukainya ?
Apakah ceritanya membosankan ?
Ataukah kurang menyukai banyak visual?
kalo yang suka boleh di follow like dan vote
berikan saran kalian juga yang guys
biar author nya makin semangat
selamat membaca 💓**